Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

Pelatihan Internet dan E-Commerce Kampus Pertiwi

Perkembangan terknologi yang kian melaju pesat membuat kita harus selalu mengupdate pengetahuan kita tentang teknologi terkini. Tentunya tidak semua teknologi terkini kita pelajari, melainkan yang paling terkait dengan rutinitas keseharian kita serta memiliki potensi atau manfaat yang besar di masa yang akan datang.
 
Melihat fenomena tersebut, Kampus Pertiwi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan pelatihan “Internet dan E-Commerce” Bagi seluruh mahasiswa Kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) Cililitan.
 
E-Commerce dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan perdagangan elektronik. Pengertian dari e-commerce sendiri merupakan salah satu cara penjualan atau pemasaran barang ataupun jasa melalui sistem elektronik atau kita sebut dengan dunia internet, televisi dan jaringan komputer lainnya. Internet sendiri merupakan jaringan computer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk berbagi informasi dimana internet ini telah digunakan untuk komersial seja tahun 1995. 
 
Dahulu e-commerce ini hanya digunakan oleh sesama perusahaan besar dan sarana perusahaan memasarkan produknya ke pelanggan, kegiatan ini dikenal dengan istilah Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Consumer (B2C). Namun, seiring perkembangannya e-commerce kini berkembang dengan banyaknya kegiatan Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C). Artinya e-commerce pada saat ini telah dimanfaatkan oleh semua kalangan baik pengusaha besar, pengusaha kecil hingga antara sesama pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhannya.
 
Acara yang digelar pada Jum’at (04/10/2013) di Kampus Pertiwi Cililitan terlihat para peserta memenuhi aula tempat seminar ini diadakan. Untuk mengefektifkan pelatihan tersebut, pihak panitia membagi 2 kelompok, kelompok pertama di aula dan kelompok kedua di lab komputer.
 
Dalam pelatihan ini sebagai trainer Ubaidillah Mughni memberikan pemahaman mengenai e-commerce dengan penyampaian yang mudah dipahami, tidak seperti jika kita mengikuti mata kuliah e-commerce di dalam kelas yang membahas SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing) atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI) hingga protokol kemanan https.
 
Selain menjelaskan e-commerce dalam pelatihan ini peserta juga melakukan praktek langsung dalam pembuatan blog dengan menggunakan media publikasi wordpress dan blogspot. Selain itu, para peserta juga diberikan sekilas informasi mengenai pembuatan website berbayar.
 
Antusiasme dan keinginan belajar para peserta yang tinggi terlihat dengan terus mengalirnya pertanyaan kepada sang trainer. Namun, karena waktu yang disediakan peserta sangat terbatas, maka dari pihak panitiapun hanya bisa memberikan panduan/materi yang diberikan trainer agar praktek yang dilakukan dalam pelatihan ini dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Testimonial Alumni AKPAR Pertiwi

1. Maksum Achsan Damanik

 http://www.youtube.com/watch`?v=SRSkUnpu58w

2. Afrizal Berd Aditya

Afrizal Berd Aditya

My first impressions during studying at AKPAR PERTIWI were I was in good hands as a transfer student, and the curriculum at the time was quite adequate. And guided by good faculty lecturers. Two days after graduation party I started my career in JW. Marriott as a banquet casual. And I got promoted as a permanent staff on February 2nd 2005 as a banquet waiter. After that I moved to Sailendra coffee shop and raised as a captain in Sailendra. And then I moved again to Asuka Japanese Restaurant, raised as a supervisor and Assistant Manager in the same place. My position right now is as an Assistant Manager at Asuka Japanese Restaurant.

3. Wendri

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi 2013

Latihan Dasar Kepemimpinan

Demi membangun jiwa kepemimpinan dalam organisasi yang efektif, efisien yang membawa perubahan positif di lingkungan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi memberikan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) khususnya bagi pengurus organisasi internal kemahasiswaan kampus.

Acara yang berlokasi di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur ini dilaksanakan pada tanggal 5 s.d 6 Oktober 2013. Dalam acara ini, para mahasiswa diberikan materi mengenai dasar-dasar kepemimpinan, tipe kepemimpinan, mindset seorang pemimpin dan beberapa materi kepemimpinan lainnya.

Sebagai pembicara Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A. menyampaikan materi kepemimpinan dengan diselingi beberapa simulasi games yang mengandung filosofis kepemimpinan dan kerja sama tim.

Dari acara tersebut, Perguruan Tinggi Pertiwi mengharapkan kepada para mahasiswa yang diidentikkan sebagai kaum perubah, tidak hanya terperangkap dalam aktivitas akademis semata. Pengayaan diri melalui keaktifan di organisasi kampus menjadi kewajiban mutlak. Selain bertujuan meningkatkan mental kepemimpinan, organisasi juga mampu menciptakan mahasiswa yang siap menghadapi persoalan saat menghadapi dunia kerja dengan segudang persoalannya nanti.

Kampus Perrtiwi Menjadi Sentral Gerakan Anti Narkoba Untuk BEM/Senat Sekolah Tinggi Maupun Akademi Pariwisata di Wilayah DKI Jakarta

Penyuluhan Gerakan anti narkobaSenin (09/09/13) Kampus Pertiwi Cilitan menjadi sentral penyuluhan sekaligus pengkaderan gerakan anti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Acara ini diikuti oleh pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan Senat di Sekolah Tinggi maupun Akademi Pariwisata di wilayah DKI Jakarta.
 
Selain dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta direktur Akademi Pariwisata Pertiwi. Beberapa perwakilan BEM/Senat yang hadir dalam acara pengkaderan ini antara lain dari Akademi Pariwisata Jakarta, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dan beberapa Akademi Pariwisata lainnya yang berlokasi di Jakarta.
 
Sasaraan dari advokasi dan pembentukan kader anti narkoba dari mahasiswa kepariwisataan karena penyebaran narkoba disinyalir banyak dilakukan pada tempat-tempat hiburan dan dan tempat-tempat wisata tertentu. Oleh sebab itu, BNN mensosialisasikan kepada para calon tenaga profesional di bidang kepariwisataan agar kedepannya mereka dapat melakukan pencegahan serta dapat berkordinasi dengan baik bersama BNN dalam menghentikan peredaran narkoba di lingkungan mereka\”, begitu kata Dr. Victor Pudjiani, Sp.B. FICS. DFM direktur advokasi BNN dalam penyampaian materi pertama.
 
Acara yang digelar selama dua hari ini, pada hari pertama diisi oleh Dr. Victor Pudjiani, Sp.B. FICS. DFM yang menjelaskan mengenai segala macam jenis narkoba dan penyalahgunaannya. kemudian pada sesi kedua diisi oleh Drs. Ali Johardi, SH (Kepala BNNP DKI Jakarta) yang menjelaskan mengenai penyalahgunaan narkoba dalam perspektif hukum, serta trend peredaran gelap narkoba.
Gerakan Anti Narkoba Akpar Pertiwi
Pada hari ke-2 materi yang disampaikan lebih mengarah kepada bagaimana memotivasi para mahasiswa untuk mencegah diri sendiri dan orang-orang terdekat di lingkungan sekitarnya. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Ayu Gunawan Sastrosusilo yang memotivasi dengan membangun kapasitas diri para mahasiswa dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Pada sesi kedua diisi materi mengenai \”Pendidikan Sebaya Dalam Pencegahan dan Penyalaghunaan Narkoba\” Yang disampaikan oleh Dr. Aisah Dahlan yang merupakan ketua Yayasan Sahabat Rekan Sebaya.
 
Melalui acara ini BNN mengharapkan agar para mahasiswa yang merupakan garda pembangunan memiliki andil yang sangat penting dalam kemajuan bangsa. Dalam hal ini adalah menyuarakan mengenai bahaya narkoba yang akan mengakibatkan kehancuran bangsa. Setelah acara ini paling tidak para mahasiswa menjadi corong aktif dalam menyuarakan gerakan anti narkoba di kampus maupun di lingkungan sekitarnya. (em)
 

Belajar Membuat Masakan Hotel Bersama Akademi Pariwisata Pertiwi Depok

Kegiatan Pastry and Bakery Akademi Pariwisata Pertiwi Depok

Sebagai bukti kepedulian terhadap masyarakat Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi menjalankan program sosialnya (Corporate social responsibility) dengan bergagi ilmu “Pastry & Bakery” atau dikenal juga dengan sajian hotel yang berupa kue, minuman, dan makanan lainnya.

Kegiatan ini dilakukan di dua tempat, di Kampus Pertiwi Bekasi (31/08/13) dan Kampus Pertiwi Depok (02/09/13). Tim AKPAR Pertiwi mengundang ibu-ibu dari kelurahan setempat untuk hadir dalam acara tersebut, dan respons dari undangan tersebut disambut dengan baik oleh masyarakat sekitar, terbukti dengan penuhnya kursi yang disediakan oleh panitia, baik di Bekasi maupun di Depok.

Dalam kegiatan demo memasak ini, tim AKPAR Pertiwi memberikan pelatihan cara membuat omelet keju, moctail (minuman buah tanpa alkohol), muffin cake, serta membuat garnish (hiasan makanan).

GarnishMembuat Hiasan Garnish yang enak di makan

Para peserta yang kebanyakan diantaranya merupakan ibu rumah tangga terlihat sangat antusias sekali, banyak dari mereka yang ingin melihat dari dekat keseluruhan cara membuat masakan tersebut. Mereka juga dipersilahkan untuk menyicipi berbagai hidangan yang telah selesai dibuat.

Para peserta terlihat sangat antusias sekali, banyak dari mereka yang ingin melihat dari dekat keseluruhan cara membuat masakan tersebut. Mereka juga dipersilahkan untuk menyicipi berbagai hidangan yang telah selesai dibuat.

Banyak dari peserta yang mengaharapkan adanya pelatihan yang serupa untuk kedepannya nanti, bahkan beberapa diantara peserta yang merupakan anggota perkumpulan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ingin melakukan kerja sama untuk kedepannya, baik dalam pelaksanaan lomba memasak maupun dalam pembinaan pelatihan lainnya.

Tim AKPAR Pertiwi Sendiri hanya berharap dari pelatihan singkat ini dapat bermanfaat bagi para peserta, dan semoga apa yang didapat oleh peserta bisa diterapkan dan dikreasikan kembali di rumah masing-masing.

Akpar Pertiwi Depok