Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

Pertiwi Peduli Banjir Jakarta

Hampir keseluruhan warga Jakarta mengenal siklus banjir lima tahunan, dalam catatan sejarah banjir di wilayah Jakarta, sejak tahun 1621 terjadi banjir besar di Jakarta, kemudian disusul tahun 1654, 1873 dan tahun 1918 pada zaman kolonial. Pada periode akhir, banjir besar sempat terjadi pada tahun 1979, 1996, 2002, 2007 dan belum lama ini akhir tahun 2012 atau awal 2013.

Melihat data banjir yang melanda Ibu Kota pada 1996, 2002, dan 2007, akhir tahun 2012 membuat banyak masyarakat yang memperkuat bahwa siklus banjir di Jakarta itu 5 tahun sekali. Tetapi awal 2014 ini sebagian wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat hujan lebat yang terus melanda di musim penghujan.

Hujan sepanjang hari di Bogor dan Depok membuat debit air di bendungan Katulampa meninggi, hal tersebut membuat penjaga pintu air Katulampa harus membuka gerbang untuk menstabilkan ketinggian air di bendungan tersebut. Akibatnya, aliran air tersebut membuat sungai Ciliwung meluap, hingga membuat banjir di wilayah Kampung Rawa Sepat, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. bahkan ketika puncak banjir akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 3 meter.

Kampus Pertiwi Cililitan yang berada dekat dengan lokasi banjir tersebut melakukan aksi cepat tanggap, bekerja sama dengan Tim SAR BNPB mengevakuasi korban bencana banjir pada tahun 2014 ini ke Kampus Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.

Perguruan Tinggi yang memiliki unit Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) ini, setiap tahun jika terjadi bencana banjir di Jakarta, kampus ini melakukan aksi cepat tanggap terhadap kejadian tersebut dengan membuka lebar kepada warga yang terkena bencana untuk mengungsi di kampus ini.

Kondisi banjir yang membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, membuat banyak warga yang tidak sempat membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Kampus Pertiwi yang pada saat kondisi banjir selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema “Pertiwi Peduli Pendidikan” English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.

Pekan Asah Terampil II Akademi Pariwisata Pertiwi

Selasa (17/12/13), Dalam rangka meningkatkan bakat dan kemampuan serta mengasah keterampilan mahasiswa Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi, maka PUDIR I bidang akademik AKPAR Pertiwi mengadakan kegiatan secara rutin yang diberi nama “Pekan Asah Terampil” Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengasah kemampuan mahasiswa di bidangnya dan sebagai nilai tambah mata kuliah yang diajarkan oleh para dosen.
 
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 1 dan 3 ini meliputi praktek Kitchen, Housekeeping, Pastry & Bakery, Restaurant, Front Office, Bar, Banquet dan Steward. Dalam setiap praktek tersebut mahasiswa yang menjadi peserta turut aktif dan dengan tekun menjalani keseluruhan kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga berakhir pada sore hari.
Pekan Asah Terampil
 
Pekan Asah Terampil Akademi Pariwisata Pertiwi 2013
 
Pekan Asah Terampil
 
Pekan asah terampil kali ini bertemakan “Black and White” Dan merupakan kegiatan kedua kalinya. AKPAR Pertiwi mengharapakan agar kegiatan yang sangat bermanfaat ini tetap konsisten berjalan, agar para mahasiswa dapat terus mengevaluasi dan mengasah kemampuannya sebagai tenaga profesional di bidang Pariwisata dan Perhotelan. AKPAR Pertiwi juga menginginkan para mahasiswa lulusannya nanti mampu menjadi tenaga profesional yang unggul dan siap terjun di industri Pariwisata dan Perhotelan yang ada di Indonesia maupunn di mancanegara.

Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi 2013

 
 
Sabtu (30/11/13), Seluruh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing & Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi berkumpul dalam acara Basic Leadership Training (BLT) di Hotel Masrs’ 91, Cipayung, Bogor. Kegiatan yang merupakan pengganti dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus ini berlangsung penuh dengan antusiasme dari para peserta.
 
Acara yang berlangsung selama dua hari ini, meliputi kegiatan seminar dengan materi kepemimpinan, simulasi games, out bound dan kompetisi kekompakan kelompok dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.
alt
Hadir sebaga pembicara dalam acara ini, Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A membawakan materi mengenai kepemimpinan, serta Bapak Dr. H. Suharsono.M.Pd. MM yang membawakan materi mengenai motivasi berprestasi.
 
Setelah acara seminar mengenai kepemimpinan, pada malam harinya, mahasiswa melanjutkan ke acara penampilan kelompok maupun individual pada pentas seni, dilanjutkan acara renungan malam dan ditutup dengan acara api unggun.
 
Pada hari kedua, acara dimulai selepas shalat subuh, setelah melakukan senam bersama, peserta langsung menuju arena out bound yang telah disiapkan oleh tim panitia. Dalam arena out bound tersebut, banyak sekali permainan-permainan yang di dalamnya memiliki makna mengenai kepemimpinan dan kerja sama kelompok.
 
 
Dalam acara penutup, Bapak Didi Mulyadi, SS. MM selaku Ketua STBA Pertiwi mengatakan “terdapat empat pilar proses pembelajaran learning to know (menguasai pengetahuan), learning to do (menguasai keterampilan), learning to be (mengembangkan diri), learning to live together (hidup bermasyarakat).” Beliau mengharapkan selepas acara ini, para mahasiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dilingkungan kerja dan dilingkungan kampus. Acara ini lalu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang berprestasi serta pengenalan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.
 
Dokumentasi:

Pelatihan Internet dan E-Commerce Kampus Pertiwi

Perkembangan terknologi yang kian melaju pesat membuat kita harus selalu mengupdate pengetahuan kita tentang teknologi terkini. Tentunya tidak semua teknologi terkini kita pelajari, melainkan yang paling terkait dengan rutinitas keseharian kita serta memiliki potensi atau manfaat yang besar di masa yang akan datang.
 
Melihat fenomena tersebut, Kampus Pertiwi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan pelatihan “Internet dan E-Commerce” Bagi seluruh mahasiswa Kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) Cililitan.
 
E-Commerce dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan perdagangan elektronik. Pengertian dari e-commerce sendiri merupakan salah satu cara penjualan atau pemasaran barang ataupun jasa melalui sistem elektronik atau kita sebut dengan dunia internet, televisi dan jaringan komputer lainnya. Internet sendiri merupakan jaringan computer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk berbagi informasi dimana internet ini telah digunakan untuk komersial seja tahun 1995. 
 
Dahulu e-commerce ini hanya digunakan oleh sesama perusahaan besar dan sarana perusahaan memasarkan produknya ke pelanggan, kegiatan ini dikenal dengan istilah Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Consumer (B2C). Namun, seiring perkembangannya e-commerce kini berkembang dengan banyaknya kegiatan Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C). Artinya e-commerce pada saat ini telah dimanfaatkan oleh semua kalangan baik pengusaha besar, pengusaha kecil hingga antara sesama pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhannya.
 
Acara yang digelar pada Jum’at (04/10/2013) di Kampus Pertiwi Cililitan terlihat para peserta memenuhi aula tempat seminar ini diadakan. Untuk mengefektifkan pelatihan tersebut, pihak panitia membagi 2 kelompok, kelompok pertama di aula dan kelompok kedua di lab komputer.
 
Dalam pelatihan ini sebagai trainer Ubaidillah Mughni memberikan pemahaman mengenai e-commerce dengan penyampaian yang mudah dipahami, tidak seperti jika kita mengikuti mata kuliah e-commerce di dalam kelas yang membahas SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing) atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI) hingga protokol kemanan https.
 
Selain menjelaskan e-commerce dalam pelatihan ini peserta juga melakukan praktek langsung dalam pembuatan blog dengan menggunakan media publikasi wordpress dan blogspot. Selain itu, para peserta juga diberikan sekilas informasi mengenai pembuatan website berbayar.
 
Antusiasme dan keinginan belajar para peserta yang tinggi terlihat dengan terus mengalirnya pertanyaan kepada sang trainer. Namun, karena waktu yang disediakan peserta sangat terbatas, maka dari pihak panitiapun hanya bisa memberikan panduan/materi yang diberikan trainer agar praktek yang dilakukan dalam pelatihan ini dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Testimonial Alumni AKPAR Pertiwi

1. Maksum Achsan Damanik

 http://www.youtube.com/watch`?v=SRSkUnpu58w

2. Afrizal Berd Aditya

Afrizal Berd Aditya

My first impressions during studying at AKPAR PERTIWI were I was in good hands as a transfer student, and the curriculum at the time was quite adequate. And guided by good faculty lecturers. Two days after graduation party I started my career in JW. Marriott as a banquet casual. And I got promoted as a permanent staff on February 2nd 2005 as a banquet waiter. After that I moved to Sailendra coffee shop and raised as a captain in Sailendra. And then I moved again to Asuka Japanese Restaurant, raised as a supervisor and Assistant Manager in the same place. My position right now is as an Assistant Manager at Asuka Japanese Restaurant.

3. Wendri

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi 2013

Latihan Dasar Kepemimpinan

Demi membangun jiwa kepemimpinan dalam organisasi yang efektif, efisien yang membawa perubahan positif di lingkungan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi memberikan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) khususnya bagi pengurus organisasi internal kemahasiswaan kampus.

Acara yang berlokasi di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur ini dilaksanakan pada tanggal 5 s.d 6 Oktober 2013. Dalam acara ini, para mahasiswa diberikan materi mengenai dasar-dasar kepemimpinan, tipe kepemimpinan, mindset seorang pemimpin dan beberapa materi kepemimpinan lainnya.

Sebagai pembicara Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A. menyampaikan materi kepemimpinan dengan diselingi beberapa simulasi games yang mengandung filosofis kepemimpinan dan kerja sama tim.

Dari acara tersebut, Perguruan Tinggi Pertiwi mengharapkan kepada para mahasiswa yang diidentikkan sebagai kaum perubah, tidak hanya terperangkap dalam aktivitas akademis semata. Pengayaan diri melalui keaktifan di organisasi kampus menjadi kewajiban mutlak. Selain bertujuan meningkatkan mental kepemimpinan, organisasi juga mampu menciptakan mahasiswa yang siap menghadapi persoalan saat menghadapi dunia kerja dengan segudang persoalannya nanti.

Kampus Perrtiwi Menjadi Sentral Gerakan Anti Narkoba Untuk BEM/Senat Sekolah Tinggi Maupun Akademi Pariwisata di Wilayah DKI Jakarta

Penyuluhan Gerakan anti narkobaSenin (09/09/13) Kampus Pertiwi Cilitan menjadi sentral penyuluhan sekaligus pengkaderan gerakan anti narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia. Acara ini diikuti oleh pengurus BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan Senat di Sekolah Tinggi maupun Akademi Pariwisata di wilayah DKI Jakarta.
 
Selain dihadiri oleh mahasiswa, dosen, serta direktur Akademi Pariwisata Pertiwi. Beberapa perwakilan BEM/Senat yang hadir dalam acara pengkaderan ini antara lain dari Akademi Pariwisata Jakarta, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dan beberapa Akademi Pariwisata lainnya yang berlokasi di Jakarta.
 
Sasaraan dari advokasi dan pembentukan kader anti narkoba dari mahasiswa kepariwisataan karena penyebaran narkoba disinyalir banyak dilakukan pada tempat-tempat hiburan dan dan tempat-tempat wisata tertentu. Oleh sebab itu, BNN mensosialisasikan kepada para calon tenaga profesional di bidang kepariwisataan agar kedepannya mereka dapat melakukan pencegahan serta dapat berkordinasi dengan baik bersama BNN dalam menghentikan peredaran narkoba di lingkungan mereka\”, begitu kata Dr. Victor Pudjiani, Sp.B. FICS. DFM direktur advokasi BNN dalam penyampaian materi pertama.
 
Acara yang digelar selama dua hari ini, pada hari pertama diisi oleh Dr. Victor Pudjiani, Sp.B. FICS. DFM yang menjelaskan mengenai segala macam jenis narkoba dan penyalahgunaannya. kemudian pada sesi kedua diisi oleh Drs. Ali Johardi, SH (Kepala BNNP DKI Jakarta) yang menjelaskan mengenai penyalahgunaan narkoba dalam perspektif hukum, serta trend peredaran gelap narkoba.
Gerakan Anti Narkoba Akpar Pertiwi
Pada hari ke-2 materi yang disampaikan lebih mengarah kepada bagaimana memotivasi para mahasiswa untuk mencegah diri sendiri dan orang-orang terdekat di lingkungan sekitarnya. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Ayu Gunawan Sastrosusilo yang memotivasi dengan membangun kapasitas diri para mahasiswa dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Pada sesi kedua diisi materi mengenai \”Pendidikan Sebaya Dalam Pencegahan dan Penyalaghunaan Narkoba\” Yang disampaikan oleh Dr. Aisah Dahlan yang merupakan ketua Yayasan Sahabat Rekan Sebaya.
 
Melalui acara ini BNN mengharapkan agar para mahasiswa yang merupakan garda pembangunan memiliki andil yang sangat penting dalam kemajuan bangsa. Dalam hal ini adalah menyuarakan mengenai bahaya narkoba yang akan mengakibatkan kehancuran bangsa. Setelah acara ini paling tidak para mahasiswa menjadi corong aktif dalam menyuarakan gerakan anti narkoba di kampus maupun di lingkungan sekitarnya. (em)
 

Belajar Membuat Masakan Hotel Bersama Akademi Pariwisata Pertiwi Depok

Kegiatan Pastry and Bakery Akademi Pariwisata Pertiwi Depok

Sebagai bukti kepedulian terhadap masyarakat Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi menjalankan program sosialnya (Corporate social responsibility) dengan bergagi ilmu “Pastry & Bakery” atau dikenal juga dengan sajian hotel yang berupa kue, minuman, dan makanan lainnya.

Kegiatan ini dilakukan di dua tempat, di Kampus Pertiwi Bekasi (31/08/13) dan Kampus Pertiwi Depok (02/09/13). Tim AKPAR Pertiwi mengundang ibu-ibu dari kelurahan setempat untuk hadir dalam acara tersebut, dan respons dari undangan tersebut disambut dengan baik oleh masyarakat sekitar, terbukti dengan penuhnya kursi yang disediakan oleh panitia, baik di Bekasi maupun di Depok.

Dalam kegiatan demo memasak ini, tim AKPAR Pertiwi memberikan pelatihan cara membuat omelet keju, moctail (minuman buah tanpa alkohol), muffin cake, serta membuat garnish (hiasan makanan).

GarnishMembuat Hiasan Garnish yang enak di makan

Para peserta yang kebanyakan diantaranya merupakan ibu rumah tangga terlihat sangat antusias sekali, banyak dari mereka yang ingin melihat dari dekat keseluruhan cara membuat masakan tersebut. Mereka juga dipersilahkan untuk menyicipi berbagai hidangan yang telah selesai dibuat.

Para peserta terlihat sangat antusias sekali, banyak dari mereka yang ingin melihat dari dekat keseluruhan cara membuat masakan tersebut. Mereka juga dipersilahkan untuk menyicipi berbagai hidangan yang telah selesai dibuat.

Banyak dari peserta yang mengaharapkan adanya pelatihan yang serupa untuk kedepannya nanti, bahkan beberapa diantara peserta yang merupakan anggota perkumpulan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ingin melakukan kerja sama untuk kedepannya, baik dalam pelaksanaan lomba memasak maupun dalam pembinaan pelatihan lainnya.

Tim AKPAR Pertiwi Sendiri hanya berharap dari pelatihan singkat ini dapat bermanfaat bagi para peserta, dan semoga apa yang didapat oleh peserta bisa diterapkan dan dikreasikan kembali di rumah masing-masing.

Akpar Pertiwi Depok