Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

EDUTRIP AKPAR PERTIWI 2015

}|

Di akhir tahun 2015 ini AKPAR PERTIWI 
mengadakan Kegiatan Education Trip atau disingkat menjadi EDUTRIP 2015. Kegiatan ini merupakan gabungan dari Basic Leadership Training, Pelatihan Table Manner, Temu Alumni dan Outbound. Keempat kegiatan tersebut dilakukan dilaksanakan di Hotel Kartika Chandra Jakarta dan Villa Tjokro Cisarua pada 16 dan 17 Desember 2015 lalu.

Basic Leadership Training (BLT) 

Materi BLT berupa Motivasi Berprestasi diberikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani S.E., MBA. Selain sebagai  Pimpinan Yayasan Pendidikan Pertiwi Global,? beliau juga berpengalaman lebih dari 30 tahun di bidang usaha pendidikan. Dari berbagai penelitian, motivasi merupakan faktor penentu kinerja dan kesuksesan seseorang.  Karyawan yang bermotivasi tinggi cenderung melakukan pekerjaannya dengan baik. Hasil pekerjaan yang dilakukannya akan baik juga bila ia menikmati pekerjaan. 

Pelatihan Table Manner
Table manner a
dalah sopan santun atau etika yang digunakan saat makan yang mencakup penggunaan peralatan dengan tepat. Materi diberikan oleh Banquet Manager Kartika Chandra, Bapak Arif. Hidangan diawali dengan sajian roti dengan butter. Memakan roti menggunakan tangan dengan peralatan pisau roti. Kemudian dilanjutkan dengan appetizer, yaitu cream soup. ?Hidangan utama adalah tenderloin steak?? yang dimasak well done? dengan mash potato?Full course diakhiri dengan desert berupa strawberry cake.

 

Temu Alumni

?Acara ini merupakan sharing pengalaman dari dunia kerja dari 4 orang kaka-kakak Alumni AKPAR Pertiwi kepada adik-adik yang masih kuliah. Secara umum, Kakak-kakak Alumni memiliki kebanggaan dan mampu berkarir cemerlang setelah menyelesaikan pendidikan dari AKPAR Pertiwi.

Kakak Asep Sofyan adalah Alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2007. Pengalamannya adalah di Cathay Singapore, Starbucks Coffe Dubai dan saat ini bekerja di kapal pesiar AIDA Cruises Germany. Beliau berpesan bahwa membiasakan berbahasa Inggris sebagai keterampilan penting di dunia kapal pesiar.

Kakak Ade Uki adalah Alumni AKPAR Pertiwi angkatan pertama (tahun 1999) yang lulus tahun 2002. Pengalamannya selama 4 tahun di RSIA Pemata Cibubur, 2 tahun di Hotel Mega Anggrek dan saat ini telah bekerja hampir 2 tahun di RS Mitra Kemayoran. Beliau berpesan agar mempererat hubungan dengan alumni sebagai jalan masuk berkarir di dunia perhotelan.

Kakak Eva Susanti adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Pengalaman beliau di bidang housekeeping di Plaza Blok M dan Mall of Indonesia. Saat ini bekerja di Plaza Indonesia sejak 2011 sebagai housekeeping manager. Menurut Kak Eva, Pendidikan itu penting. Karena merupakan persyaratan untuk promosi ke posisi Supervisor dan Manager. Selain itu jangan malu untuk memulai dari bawah. Karena membangun keterampilan diperlukan proses. 

Kakak Sapta adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Sebelumnya bekerja di Hotel Crowne Plaza, Grand Hyatt Jakarta dan PT Aerofood ACS. Pengalaman beliau aktif di organisasi Karang Taruna, Ketua Senat Mahasiswa AKPAR Pertiwi, Korwil Partai Demokrat dan volunteer Onshore Sea Shepherd Conservation Society mendukung karirnya yang saat ini dipercaya sebagai Captain di bagian Food and Beverages Hotel Delonix Karawang. Menurutnya, pengalaman organisasi saat menjadi mahasiswa adalah elemen penting untuk promosi karir di dunia kerja. 

Outbound

?Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin rasa saling percaya dan memperkuat bekerja sama dalam kelompok dan organisasi.

 

 

Peluang Karier Pariwisata & Perhotelan Sangat Besar di Indonesia

Perkembangan industri pariwisata dan perhotelan yang melaju pesat mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia profesional dalam bidang tersebut, tak terkecuali di negri kita sendiri. Indonesia, dengan keindahan alam dan budaya yang beragam, membuat Indonesia menjadi tujuan wisata para turis mancanegara.

Menurut direktur Akademi Pariwisata Pertiwi, Ibu Rina Ekawati, S.E., M.M. “semakin pesatnya perkembangan industry pariwisata dan perhotelan, maka semakin besar pula peluang kerjanya. Meski demikian, persaingan kerja di kedua industri tersebut tidak hanya mengandalkan tingginya strata pendidikan.”

Keahlian khusus dalam bidang yang dikuasai tentunya akan mempermudah SDM dalam dunia pariwisata dan perhotelan untuk diserap pada industri tersebut. Salah satu bidang dari industri pariwisata dan perhotelan yang diharuskan memiliki kemampuan khusus adalah kuliner. Dunia kuliner di Indonesia semakin diminati, terbukti dari banyaknya tayangan kuliner yang terus berkembang dan terus dicari di televisi. Diharapkan, mahasiswa dapat menangkap peluang yang terbuka lebar tersebut.

“Oleh karena itu Akpar Pertiwi memfasilitasi mahasiswa baik dengan pelatihan maupun dengan sarana dan prasana belajar yang semakin memadai,” kata Bu Rina. Ibu Rina Juga menambahkan, prospek karier di industri tersebut dapat dilihat dari jumlah lulusan akademi pariwisata yang tersebar di berbagai perusahaan maupun hotel-hotel. Baik hotel standar maupun yang berbintang lima. 

“Alhamdulillah, prospek karier Akpar Pertiwi tetap selalu menjanjikan. Terbukti, alumni kami sebagian besar tidak ada yang menganggur,” imbuhnya. 😀

 

Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi Angkatan ke-6

 Sabtu (29/12/14), Seluruh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing & Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi berkumpul dalam acara Basic Leadership Training (BLT) di Vila Tjokro, Cisarua, Bogor. Kegiatan yang merupakan pengganti dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus. Selain bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa mengenai kepemimpinan, acara ini juga memberikan kesempatan kepada para mahasiswa antar cabang kampus pertiwi agar dapat saling mengenal satu sama lain. Sehingga mahasiswa dapat memperluas jalinan pertemanannya, tidak sekedar mengenal kawan satu kelasnya saja.


Acara yang berlangsung selama dua hari ini, meliputi kegiatan seminar dengan materi kepemimpinan, simulasi games, out bound dan kompetisi kekompakan kelompok dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.

Hadir sebaga pembicara dalam acara ini, Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A membawakan materi mengenai kepemimpinan, serta Bapak Dr. H. Suharsono.M.Pd. MM yang membawakan materi mengenai ilmu kepemimpinan dan seni bagaimana cara agar kita dapat sukses dalam lingkungan kerja kelompok.

Setelah acara seminar mengenai kepemimpinan, pada malam harinya, mahasiswa melanjutkan ke acara penampilan kelompok maupun individual pada pentas seni, dilanjutkan acara renungan malam.

Pada hari kedua, acara dimulai selepas shalat subuh, setelah melakukan senam bersama, peserta langsung menuju arena out bound yang telah disiapkan oleh tim panitia. Dalam arena out bound tersebut, banyak sekali permainan-permainan yang di dalamnya memiliki makna mengenai kepemimpinan dan kerja sama kelompok.



Dalam acara penutup, Bapak Didi Mulyadi, SS. MM selaku Ketua STBA Pertiwi mengatakan “Acara Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi kali ini merupakan acara yang termeriah jika dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya” Beliau mengharapkan selepas acara ini, para mahasiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dilingkungan kerja dan dilingkungan kampus. Acara ini lalu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang berprestasi serta pengenalan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Partisipasi Aktif Akpar Pertiwi Dalam Kegiatan Anti Narkoba

Kegiatan kaderisasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba BNN dan akademi pariwisata pertiwi

Sebagai salah satu bidang yang bersentuhan dengan dunia hiburan, sektor pariwisata merupakan salah satu yang rentan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dan ada kalanya pelaku industri pariwisata juga turut menjadi penyalahguna atau bahkan terlibat dalam peredaran gelapnya. Untuk mencegah hal tersebut diperlukannya pendidikan dan penyuluhan bahaya narkoba sejak dini, yang dapat dilakukan melalui sosialisasi secara langsung atau dengan menggunakan media komunikasi, baik cetak maupun digital.

Menyikapi hal tersebut Akademi Pariwisata (Akpar) Pertiwi sebuah lembaga pendidikan yang meluluskan tenaga profesional di bidang pariwisata dan perhotelan selalu turut aktif dalam kegiatan anti narkoba dalam lingkungan kampus maupun yang berada diluar lingkungan kampus. Pada kegiatan luar kampus, Akpar Pertiwi selalu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di Indonesia, BNN memiliki tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.

Kegiatan terbaru BNN dengan Akpar Pertiwi ialah Advokasi dan Pelatihan Kader Anti Narkoba 2014 di gedung Cawang Kencana, Kramat Jati. Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri 5 Perguruan Tinggi Swasta dengan jumlah peserta 60 orang. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (27-28 Oktober 2014). Pada hari pertama, para peserta dibina untuk menjadi kader anti narkoba yang siap mensosialisasikan tentang bahaya obat-obatan terlarang tersebut di lingkukangan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Pada hari kedua, para peserta mendapatkan pengarahan tentang bagaimana menggunakan media sosial online untuk menyebar luaskan informasi tentang bahaya narkoba. Para kader anti narkoba dapat menggunakan media sosial seperti twitter, facebook, youtube, dan yang lainnya sebagai media sosialisasi gerakan anti narkoba. Mereka dapat membuat jargon atau himbauan persuasif yang mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan kader anti narkoba ini dapat menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan bahaya narkotia dan mampu menggerakkan seluruh koponen masyarakat dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia.

Pelatihan Dasar Kepemimpinan Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun 2014

Latihan dasar mahasiswaPerguruan Tinggi Pertiwi kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang ditujukan bagi calon senat mahasiswa STBA, STIE dan AKPAR Pertiwi untuk seluruh cabang Kampus Pertiwi. Kegiatan LDKM pada kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelatihan selama dua hari kali ini diadakan di Kampus Pertiwi Cililitan, yang mana pada tahun sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur.

Selain tempat yang berbeda, pada LDKM kali ini, selain materi kepemimpinan acara ini juga diisi dengan workshop terkait pelatihan berorganisasi dengan baik, hingga pembuatan proposal kegiatan.

Pada awal sesi, Materi pertama dengan tema “Konsep diri (soft skill) dan Kepemimpinan” di sampaikan oleh Dr. H.Suharsono, M.Pd yang kemudian dilanjukan materi Manajemen Organisasi yang disampaikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A yang penyampaiannya disertai simulasi dan permainan terkait dengan team work building, Analisis SWOT, visi misi dalam organisasi.

Setelah sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Kelengkapan Organisasi, materi yang memuat tentang penjelasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Struktur Organisasi, serta Analisa pekerjaan disampaikan oleh Pembantu Direktur (Pudir 1) AKPAR Pertiwi, yaitu Ibu Rina Ekawati,SE.MM. Setelah jeda sholat Ashar, peserta kembali mengikuti materi lanjutan tentang bagaimana mengadakan rapat yang efektif dari Bapak Arif Nugroho yang merupakan vice presiden dari Pertiwi Group.

Pada malam harinya, peserta diberikan penyampaian materi yang menarik dari ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., MM, mengenai teknik pembuatan proposal yang menjual. Penyampaian materi disertai dengan workshop pembuatan proposal yang difasilitasi oleh pembantu ketua STIE Pertiwi bidang kemahasiswaan, Bapak Mutdi Ismuni, SE., MM. Pada sesi ini, para peserta diminta untuk membuat kelompok dan membuat sebuah proposal yang menarik untuk dipresentasikan keesokan harinya.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini (18-19 Oktober 2014) diakhiri setelah materi Presentasi Efektif dari Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Muyadi SS., MM dan penyampaian proposal dari kelompok-kelompok peserta yang telah ditugaskan sebelumnya. Sebelum ditutup pada acara tersebut sempat dibagikan penghargaan kepada peserta yang berprestasi, pada penutupan tersebut beberapa peserta juga menyampaikan kesan dan pesan dari acara tersebut. Mereka merasa acara tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mengasah kemampuan berorganisasi, mereka juga menginginkan apa yang telah mereka dapatkan ini, dapat diaplikasikan dalam organisasi senat di Perguruan Tinggi Peritiwi nantinya.

Dokumentasi dan Materi LDKM 2014:

  1. Manajemen Organisasi
  2. Manajemen Rapat
  3. Tim Kerja
  4. Teknik Membuat Proposal
  5. Tips For Presentation

 

Basic Leadership Training AKPAR Pertiwi 2014

Panitia Basic Leadership Training (BLT) Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi mengajak seluruh mahasiswa baru/pindahan untuk mengikuti kegiatan wajib, bagi mahasiswa baru STBA dan AKPAR Pertiwi. Kegiatan ini sebagai pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, selain itu para peserta akan memperoleh pendidikan kepemimpinan dengan konsep full of Edutainment, penuh tantangan, dinamis, yang sarat dengan penanaman nilai-nilai dan pola pikir seorang pemimpin.

Pada kegiatan BLT 2014 kali ini direncanakan berlokasi di Villa Tjokro, Jl. Raya Puncak Km. 84, Ciburial, Cisarua, Puncak – Bogor. Acara akan diselenggarakan pada hari Sabtu & Minggu 15 – 16 November 2014.

Para peserta selain dapat merasakan suasana segar dengan pemandangan nan indah yang dapat membantu menyegarkan otak, para peserta juga diberikan pelatihan outdoor & indoor, serta diberikan materi kemempinan yang disampaikan oleh trainer-trainer berpengalaman.

Untuk Informasi Pendaftaran dapat melalui :

Cililitan (021.8015349), Bekasi (021.8802649), Depok (021.7703426), Tangerang (021.5511757), Karawang (0267.8452345)

 

Gebyar Ramadhan Akpar Pertiwi “Menciptakan Insan Pariwisata Berakhlak Mulia”

Datangnya bulan Ramadhan merupakan saat yang dinantikan oleh setiap insan beriman, sebab di bulan itu banyak keutamaan dan pahala yang dijanjikan. Yang dengan melakukan amalan-amalan yang dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka mereka berharap untuk bisa menuai cinta dan ampunan ar-Rahman.
Firman Allah ta’ala:
“Saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran.” (QS. al-Ma’idah: 3).
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang memberikan buka bagi orang yang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu, hanya saja hal itu sama sekali tidak mengurangi pahalanya sedikitpun.” (HR. Tirmidzi, dan dia menyatakan sahih).

Terdorong oleh tekad dan semangat untuk menjadikan Ramadhan ini penuh makna dan berkah, Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan acara“GEBYAR RAMADHAN” Pengadaan program dalam rangkaian acara ini adalah untuk berbagi berkah kepada sesama karena sesungguhnya semua rahmat yang Tuhan berikan melalui kita adalah untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin baik untuk diri kita sendiri dan juga orang-orang yang berada di sekitar kita, khususnya yang membutuhkan.

Selain maksud tersebut di atas, kamipun dengan berjalannya kegiatan ini bermaksud agar dapat: Meningkatkan kepedulian kita untuk dapat saling menolong di antara sesama, meningkatkan nilai-nilai ketakwaan kepada Allah ta’ala, meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya nilai berbagi, mempererat jalinan ukhuwah islamiyah dan mempersiapkan bekal ilmu dalam menyambut bulan Puasa.

Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu 6 Juli 2014 (08.30- 17.50) meliputi kegiatan Pesantren Kilat, berbuka puasa bersama mahasiswa AKPAR Pertiwi (Ifthar jama’i) dan berbagi ta’jil kepada pengguna jalan di sekitar kampus Pertiwi. Semoga acara ini dapat menjadi sebuah kegiatan Berbagi dengan sesama ini dapat menjadi rutinitas dari Akademi, baik di bulan suci Ramadhan maupun pada bulan yang lainnya.

SEMINAR “Manfaat Penampilan & Perawatan Diri Bagi Remaja”

Industri jasa merupakan industri yang berkembang dengan pesat di Indonesia. Perkembangan industri jasa telah merambah ke berbagai bidang,misalnya bidang perhotelan, pendidikan, hingga jasa medis. Bekerja di industri jasa khususnya di bidang industry jasa pariwisata dibidang perhotelan, sangat dibutuhkan tenaga ahli yang tidak hanya ahli dibidangnya atau menguasai bahasa asing, tetapi harus di dukung dengan penampilan yang rapi, bersih ditambah dengan sikap ramah dan sopan akan sangat membantu karyawan dalam memberikan pelayanan yang memuaskan (satisfication). Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu ciri dari pada keberhasilan hotel menjual jasa pelayanan adalah pada kepuasan tamu (guest satisfication).

Dengan demikian betapa pentingnya peranan grooming dalam dunia pelayanan jasa, khususnya pada dunia perhotelan, maka AKPAR Pertiwi mewajibkan setiap mahasiswa-nya khususnya yang akan melakukan praktek kerja lapangan untuk mengikuti pelatihan teknik berpenampilan yang baik, teknik merawat diri bagi pria dan wanita, merawat wajah agar terlihat segar, rapi, dan make up yang baik sehingga tampak terlihat tidak mencolok ketika bekerja, kegiatan ini dikenal dengan nama kegiatan “Beauty & Handsome Class.”

Untuk menciptakan hal tersebut Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan kegiatan Seminar Perawatan Diri “Manfaat Penampilan & Perawatan Diri Bagi Remaja” Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi betapa pentingnya merawat diri dan menjaga penampilan bagi pria dan wanita. Dalam seminar ini, mahasiswa juga dipraktekkan langsung beberapa teknik berdandan seperti menggunakan make up dengan warna yang harus disesuaikan sehingga tidak terlalu mencolok dan terlihat berlebihan bagi para wanita. Bersama instruktur  Hj. Tuti Indrayani, SE, MBA dan Ibu Lia yang sudah berecimpung di dunia kecantikan sejak tahun 70-an.

Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa/i, dosen dari AKPAR Pertiwi dan mahasiswa/i dari Universitas Krisnadwipayana. Dalam seminar ini para mahasiswa/i mengikuti dengan antusias sehingga mereka mendapatkan banyak sekali ilmu baru. Di dalam seminar ini Ibu Yeni menyampaikan mengenai betapa pentingnya merawat diri dan menjaga penampilan bagi pria dan wanita, menginformasikan tata cara teknik berdandan seperti menggunakan make up dengan warna yang harus disesuaikan sehingga tidak terlalu mencolok dan terlihat berlebihan bagi para wanita dan pria agar terlihat selalu segar dan bersih, menginformasikan cara menata rambut baik pria dan wanita harus selalu rapi dan disesuaikan dengan kondisi yang ada dan menginformasikan cara merawat diri yang efektif dan efisien yang dapat aplikasikan sendiri ketika waktu senggang tanpa harus selalu pergi ke salon kecantikan.

Di akhir acara peserta diberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi dan tanya jawab secara langsung dengan narasumber dan tidak lupa pula pihak panitia memberikan sertifikat kepada peserta yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini. Semoga AKPAR Pertiwi dapat selalu mengadakan seminar secara rutin  dilain waktu yang sangat bermanfaat untuk para remaja. (Anisatul Auliya, SST.Par.,M.Par)

Wisuda Bersama STBA – STIE – AKPAR Pertiwi Tahun 2014

Rabu (30/04/14) Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) melahirkan lebih dari 300 lulusan baru dalam Wisuda Bersama Tahun Akademik 2013-2014. Berlokasi di Gedung SMESCO UKM (SME Tower) Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut para wisudawan/i memperoleh kesempatan mendengarkan orasi ilmiah dari Dr. Suharsono MPD, MM. Dalam orasinya Direktur Utama dari BBC English Training Specialist dan STBA Pertiwi tersebut membahas tentang “bagaiamana membangun budaya organisasi melalui pengembangan karakter” Beliau menyampaikan bahwa “budaya organisasi merupakan refleksi dan kepribadian serta karakter dari sebuah organisasi.”

Karakter seseorang dan organisasi dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang dan anggota-anggota organisasi. Kebiasaan yang sudah terpola akan menjadi karakter dalam suatu organisasi. Suatu kebiasaan terbentuk dari tindakan-tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang. Tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pola pikiran yang ada pada orang tersebut. Pembentukan karakter dimulai dari pembentukan pola pikir. Pola pikir yang keliru akan membentuk karakter yang kurang menunjang dalam pencapaian visi dan cita-cita.

Karakter yang telah terbentuk dalam diri seseorang dan dalam diri anggota-anggota organisasi akan membentuk budaya organisasi tersebut. Pembentukan budaya organisasi dapat dilakukan melalui pembentukan karakter orang-orang dalam organisasi tersebut.

Dalam acara wisuda bersama ini juga diumumkan para wisudawan/i terbaik dari 3 unit Perguruan Tinggi. Terdapat 8 mahasiswa STIE, 3 mahasiswa STBA dan 3 mahasiswa AKPAR. Antara lain:

  • STIE: Siti Aminah (SDM), Ahmad Juwaeni (Pemasaran), Intan Purnamasari (SDM), Anita Murnilawati (Pemasaran), Yuliana (Perpajakan), Rukoyah Apriyanti (Auditing), Asriani Natong (Perpajakan), Ariska Pandestika (Auditing).
  • STBA: Serly Nauly Wijayanti S (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Anastasia Anggraeni (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Dwi Deta Artio (D3 Bahasa & Sastra Inggris).
  • AKPAR: Siti Yuningsih (D3 Perhotelan), Kristin Oktaviani (D3 Perhotelan), Nia Yulianti (D3 Perhotelan).

Setelah acara pelantikan para wisudawan/i acara ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama wisudawan, senat, dosen, panitia dan keluarga Wisudawan/i.

 

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Posko Banjir Kampus Pertiwi

 

 

Posko Banjir STBA Pertiwi CililitanJumat (31/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama sang istri dan dua anaknya berkunjung ke tempat pengungsian korban banjir di STBA Pertiwi, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi langsung blusukan ke ke belakang titik pengungsi. Dari situ Jokowi melihat rumah-rumah warga yang beberapa waktu lalu diterjang banjir luapan Sungai Ciliwung.

Iriana dan dua anaknya yang ditinggalkan Jokowi meninjau lokasi banjir ikut turun dari mobil dan berbincang dengan beberapa ibu korban pengungsi yang berada di Aula pengungsian gedung STBA Pertiwi. Ibu-ibu itu tak mengenal Iriana. Mereka hanya menjawab pertanyaan Iriana dengan seadanya.

Dilansir dari Kompas Online, Sekitar lima menit kemudian, Jokowi datang melewati kumpulan ibu-ibu itu. Ia tak menyadari sang istri berada di tengah-tengah pengungsi. Jokowi baru tersadar setelah salah satu wartawan melontarkan canda kepadanya, “Pak pengungsi ini enggak disapa?” Jokowi pun terkejut melihat sang istri berbaur di tengah pengungsi. “Loh, kok di sini? Kenalin Bu, ini Ibu Jokowi, istri saya,” ujar Jokowi.

Sontak ibu-ibu yang mengobrol dengannya tadi terkejut. “Loh, ini istrinya Pak Jokowi toh. Aduh, maaf ya Bu, enggak kenalin,” ujar ibu-ibu itu bergantian bersalaman dan berfoto bersama.

Iriana Jokowi

Setelah menyalami warga, jokowi diajak Lurah Cililitan Wawa Kartiwa untuk melihat kondisi lapangan wilayah yang terdampak banjir dari atas kampus STBA Pertiwi. Nampak rumah-rumah yang masih kotor dan ditinggal penghuninya akibat banjir.

Lurah Cililitan tersebut juga menjelaskan bahwa STBA Pertiwi termasuk salah satu posko terbesar di wilayah tersebut yang menampung korban banjir mencapai 250 jiwa. Mereka berasal dari wilayah RW 07 yang terkena dampak luapan Kali Ciliwung. Dari 16 RT di RW 07, hanya RT 05 dan 010 yang tidak terkena banjir.

Setelah menengok pengungsi di STBA Pertiwi, Jokowi kemudian mendistribusikan bantuan ke pengungsi lainnya di belakang STBA dan Gang Arus, Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.