Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

PROGRAM STUDI BARU DI AKPAR PERTIWI, PROGRAM STUDI KEKINIAN, D4 MANAJEMEN HOTEL

Hallo Guys…

Siang-siang gini, jangan pada lemes yaaa. Walaupun puasa, kita harus tetap semangat. Diantaranya, semangat buat nyari kampus baru, yeaaaaaayyyy.

Buat kamu-kamu yang masih bingung mau kuliah dimana, coba datangi kampus kita deh, Kampus Akademik Pariwisata Pertiwi. Yang sudah berdiri sejak tahun 1999 dan terakreditasi B lho. Kereeen kan?

Nah….di Akpar Pertiwi, sekarang ada program studi baru nih, Namanya D4 Manajemen Hotel. Jurusan ini cocok banget buat kamu yang seneng banget dengan dunia kuliner dan ingin banget kerja di industry perhotelan.

Mahasiswa sedang melakukan kunjungan industri ke hotel Kartika Chandra

Kerja di hotel memang enak, selain kerja di ruangan AC (asiiik dingin), kita juga bisa makan enak, menikamti fasilitas kolam renang dan spa, sampai gajinya itu lho, mahasiswa baru lulus saja, sudah bisa dapat gaji sampai Rp 7 juta. Itu diluar service dan tips yaaa (Ssssstttt…jangan bilang-bilang yaaa).

Kunjungan salah satu perusahaan yang mencari lulusan mahasiswa Akpar Pertiwi.

Dosen yang mengajar di Akpar Pertiwi, kece badai lho. Mulai dari tampilan, sampai keilmuannya, dan yang terpenting, hampir 75%, dosennya merupakan praktisi yang masih aktif bekerja di perhotelan. So, sharing pengalaman dan ilmunya, pasti up to date banget kan?

Dari sisi pelajaran, juga kekinian banget lho. Ada mata kuliah manajemen penyelenggaraan perhotelan, F&B Produk, Pastry & Bakery, Bartender sampai ada juga mata kuliah manajemen kamar dan komputer perhotelan. Gokiiiiil.

Nah… untuk kamu-kamu yang sudah kerja, jangan khawatir, perkuliahannya juga sangat dinamis Guys. Ada 3 pilihan jam kuliah yang bisa dipilih. Pertama, kelas regular (Senin-Kamis, Pukul 09.00-14.30), kedua, kelas malam (Senin-Kamis 18.00-21.30) dan yang ketiga, ada juga kelas karyawan (Jumat, Pukul 18.00-21.30 dan Sabtu, Pukul 09.00-16.00).

So… Ayo Guys.

Daftarin diri kamu sekarang….

Semakin kamu cepet daftar, semakin kita kasih diskon khusus yaaa.

Ditunggu yaa Guys. See You

PROGRAM STUDI BARU DI AKPAR PERTIWI, PROGRAM STUDI KEKINIAN, D4 MANAJEMEN ACARA

Hallo Guys…

Sudah pada lulus SMA yaaaa? Kereeeen. Selamat yaaaaa. Sekarang waktunya melanjutkan Pendidikan lagi nih. Btw… Sudah dapat kampus belum? Atau jangan-jangan, malah masih bingung mau kuliah di jurusan apa. Hehehe… Jangan bingung. Datang saja ke Kampus Akpar Pertiwi, kampus kekinian yang kece dan hits banget tentunya.

Devi & friends sedang melakukan kunjungan ke Trans 7

Di Akpar Pertiwi, sekarang ada program studi baru nih, Namanya D4 Manajemen Acara atau D4 Event Management. Jurusan ini cocok banget buat kamu yang seneng banget dengan dunia event, seneng jalan-jalan, sampai yang punya keinginan untuk bekerja di dunia entertainment. Asikk kan?

Mahasiswa Akpar sedang menikmati snorkeling di Pulau Tidung

Para dosen yang ngajar, keren-keren pastinya, praktisi atau CEO yang bekerja langsung di industri event. So, sharing pengalaman dan dinamika perkuliahannya, pasti seru banget kan? Pelajarannya juga kekinian banget lho, ada mata kuliah manajemen festival dan carnaval, manajemen hiburan (musik), animasi video dan broadcasting sampai ada juga mata kuliah produksi dan administrasi tender. Gimana? Seru banget pastinya.

Keceriaan dosen & mahasiswa Akpar Pertiwi

Perkuliahannya juga sangat dinamis Guys. Ada 3 pilihan jam kuliah yang bisa dipilih. Pertama, kelas regular (Senin-Kamis, Pukul 09.00-14.30), kedua, kelas malam (Senin-Kamis 18.00-21.30) dan yang ketiga, ada juga kelas karyawan (Jumat, Pukul 18.00-21.30 dan Sabtu, Pukul 09.00-16.00).

 

So… Ayo Guys.

Daftarin diri kamu sekarang…

Semakin kamu cepet daftar, semakin kita kasih diskon khusus yaaa.

Ditunggu yaa Guys. See You …

 

Akpar Pertiwi Goes To Jogya 2018

FIELD TRIP

AKPAR PERTIWI GOES TO JOGYA 2018

KITA SATU KELUARGA

 

Beberapa waktu yang lalu, Mahasiswa Semester 4 Akpar Pertiwi, mengadakan Field Trip dengan tujuan destinasi wisata ke Jogyakarta. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 5-8 Maret 2018 dan diikuti oleh 46 mahasiswa dengan 5 orang sebagai dosen pembimbing.

Destinasi pertama yang dituju adalah Candi Borobudur, sebuah heritage yang merupakan warisan budaya dari Indonesia berkelas dunia. Tingginya anak tangga menuju puncak tertinggi dari Candi Borobudur, tidak melemahkan semangat dan keceriaan mahasiswa. Mereka berfoto, bercengkrama sekaligus menikmati suasana pagi yang hangat.

Selepas dari Candi Borobudur, destinasi selanjutnya adalah Candi Prambanan. Suasana di candi ini sangat panas, maklum, mahasiswa dan rombongan memang tiba tepat pukul 12.00. Tap, lagi-lagi, panasnya terik matahari terus membuat mahasiswa semakin bergairah menikmati indahnya Candi Prambanan. Dilokasi ini pula, mahasiswa berfoto bersama dengan membawa teks bertuliskan “Field Trip Akpar Pertiwi Goes To Jogya, Kita Satu Keluarga”.

Sehabis main panas-panasan, sudah saatnya untuk menuju Hotel Lynn. Hotel bintang 3 dengan fasilitas yang berada di tengah kota Jogya. Tak disangka, mahasiswa Akpar Pertiwi disambut dengan meriah oleh General Manager Hotel Lynn, diberikan welcome drink hingga sajian kopi terbaik untuk para dosen pembimbing.

Di sore hari, mahasiswa sudah bersiap dan tampil kece untuk Table Manner. Pihak Lynn Hotel begitu siap dan sempurna dalam mempersiapkan Table Manner ini, mulai dari handbook, making bed, demo F&B product, tour the hotel hingga acara intinya, yakni Table Manner itu sendiri.

Tepat pada pukul 22.00, kegiatan Table Manner berakhir. Agenda selanjutnya adalah tidur. Tapi, apalah daya. Ternyata mahasiswa ingin menikmati suasana Malioboro pada malam hari. Akhirnya dengan segala pertimbangan, para dosen memberikan keleluasaan bagi mahasiawa untuk menikmati malam hari di Jogya. Yeeeaayayyy, begitu teriaknya.

Di hari ke 2, mahasiswa Akpar Pertiwi menuju daerah Bantul, dengan destinasi wisata Goa Pindul dan Rafting. Menikmati stalaktit dan bebatuan yang indah di dalam goa dengan menggunakan ban yang besar.  Suasana di dalam goa yang gelap, banyak kelelewar menambah seru perjalanan wisata kali ini.

Puas dengan bermain di bawah Goa Pindul, rombongan menuju Sungai untuk bermain Jogya. Tak disangka, teryata hujan deras tiba. Kondisi air semakin tinggi dan deras. Tapi lagi-lagi, mahasiswa malah semakin bersemangat. Memacu adrenalin katanya.

Pada malam hari, rombongan mahasiswa menuju Taman Lampion. Dengan efek lampion, beraneka ragam hewan, kendaraan dan bunga, tampil indah dan mempesona. Tak ayal, ini menjadi spot yang tepat untuk…. Selfie!

Keesokan harinya, sebelum pulang, ada waktu bebas. Waktu itu digunakan untuk seluruh rombongan untuk ber….be…..lan…..ja. Maklum, Jogya itu murah-murah. Rombongan dosen berbelanja di Pasar Beringharjo dan Pusat KaosJogya. Membeli tas, batik, kaos hingga souvernirs untuk oleh-oleh. Dan memang, murraaaaaah. Dapat banyak deh.

Tepat pukul 11.00, rombongan check out dari Hotel Lynn untuk menuju Jakarta. Akpar Pertiwi mengucapkan terima kasih atas segala pelayanan yang diberikan oleh Lynn Hotel. Sungguh indah kenangan di Jogya, karena Jogya, memang istimewa.

[WD_FB id=”1″]

AUDIENSI MAHASISWA AKPAR PERTIWI DENGAN KOMISI X DPR RI

Peranan Komisi X DPR RI Dalam Memajukan Pariwisata Indonesia

Shock! Itulah satu kata yang mungkin terlintas dari benak mahasiswa semester 3, baik pagi maupun malam, ketika mendapatkan jawaban dari DPR RI Komisi X tentang niatannya audiensi yang direspon positif. Bagaimana tidak, surat yang dilayangkan pada hari Kamis, 18 Januari 2018, mendapatkan balasan langsung pada keesokan harinya, Jumat, 19 Januari 2018. Isinya adalah, Mahasiswa Akpar Pertiwi diterima dan akan ditemui langusng oleh Wakil Ketua Komisi X. Luar Biasa! Tentu ini adalah hak yang istimewa. DPR RI dengan segala agenda jadwalnya yang pada merayap, tentu merespon surat dengan cepat aalah suatu hal yang luar biasa. Oleh karenanya, dalam kunjungan ini, mahasiswa Akpar Pertiwi tidak akan melewatkannya begitu saja. Dan ini terbukti dari persiapan yang dilakukan.

Berangkat pada pukul 08.00 pagi dari Kampus Cililitan dengan menggunakan kendaraan oniline, mahasiswa begitu antusias. Dengan menggunakan seragam yang rapih dan penampinan yang kece, mahasiswa Akpar Pertiwi terlihat seperti calon anggota DPR RI di masa depan. Setibanya di Gedung DPR RI, mahasiswa menuju Gedung Nusantara I, ke lantai 3, dan disambut oleh Fraksi PKS Komisi X. Disana, sudah ada Pak Rosandi dan Bu Susi selalu dosen dari Akpar Pertiwi yang juga tenaga ahli Komisi X.

Acara dimulai dengan sambutan dari PLT Direktur Akpar Pertiwi dan disambung oleh Wadir III Bidang Kemahasiswaan, yakni Bpk. Muhammad Heykal. Sebagi selingan, mahasiswa juga menyanyikan yel-yel ala Akpar Pertiwi. Setelah itu, kemudian pemaparan dari Bapak Andi Sholahuddin, mantan Anggota DPR 2004-2009 yang saat ini menjabat Tenaga Ahli Komisi X. Lalu pembicara 2 yang juga bertindak sebagai moderator adalah Bapak Firmansyah yang menjabat sebagi tenaga ahli Komisi X yang juga merupakan dosen di Unpad.

Dalam pemaparannya, keduanya menyampaikan tentang bagaimana Indonesia merupakan negara yang indah, kaya budaya dan luas, tetapi pengelolaan pariwisatanya, masih belum optimal. Padahal saat ini, pariwisata sudah menjadi penyumbang desivi ke 4 terbesar dibawah minyak bumi, batu bara dan sawit. Bahkan sudah menjadi yang ke 2 di tahun 2018 ini. Namun sejumlah permasalahan masih saja ditemui, seperti akses, penginapan hingga kebersihan. Sejumlah pertanyaan pun banyak disampaikan oleh mahasiswa, seperti dari Aldi yang bertanya tentang, mengapa dan bagaimana prospek untuk wisata halal di Indonesia.

Selepas makan siang, Wakil Ketua Komisi X pun tiba, yakni Bapak Dr. Adul Fikri Faqih MM. Beliau menyambuat dan memberikan pemaparan terkait hubungan antara pendidikan di perguruan tinggi dengan pariwisata Indonesia. Sebagai wakil Ketua DPR RI Komisi X, tentu data yang disajikan sangat menarik dan membuka pikiran para mahasiswa. Tak terasa, selama 1 jam beliau memberikan pemaparan, maka berakhir sesi audiensi ini. Acara terakhir dilakukan dengan penukaran cinderamata serta foto Bersama.

Selepas shalat Dzuhur, mahasiswa diajak menuju museum DPR dan Gedung Rapat Paripurna. Walaupun sempat terkendala adanya gempa yang menggunjang Banten sehingga berdampak ke Jakarta, namun acara masih tetap bisa dilaksanakan. Di museum, mahasiswa didampingi oleh Kepala Museum, yakni Bapak Teddy. Beliau memberikan penjelasan terkait sejarah pendirian gedung DPR dan sejarah kemerdekaan RI dari sisi organisasi yang menjadi cikal bakal DPR RI. Banyak foto yang terpampang disana yang tidak dimengerti, namun setelah dijelaskan, barulah para mahasiswa bisa mengerti. Di dalam museum, para mahasiswa bebas mengamil foto dan video, yang tidak boleh adalah memegangnya. Puas berada di museum, para mahasiswa diajak oleh Pak Teddy menuju ruangan Rapat Paripurna. Disinilah tempat dimana president Indonesia dilantik. Gedung yang memiiki nilai sejarah yang luar biasa bagi bangsa Indonesia.

Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 15.30, sudah sore dan saatnya pulang. Tapi sebelum pulang, selfie dulu. Dahhhh… 😀

Akpar Pertiwi – Field Trip To Pulau Tidung

Sebagai bentuk keberhasilan dalam menyelenggarakan kegiatan Pertiwi Food Festival 2017 yang berlangsung pada bulan Mei 2017 lalu, seluruh panitia yang berasal dari Mahasiswa Semester IV, baik pagi maupun malam, yang berjumlah 42 orang, melakukan kegaitan liburan bersama ke salah satu di Kepulauan Seribu, yakni Pulau Tidung. Kegiatan ini diberi nama Field Trip to Tidung Island yang diselenggarakan 15-16 Juli 2017. Adapun sebagai pendamping, Wadir III Bidang Kemahasiswaan Akpar Pertiwi, yakni Bapak Muhammad Heykal S.ST., M.Par didampingi oleh Bapak Jodi, sebagai salah satu dosen favorit di Akpar Pertiwi, ikut menemani para mahasiswa.

Sebagai Ketua Panitia, terpilihlah Muhammad Idris Leo Pahardi dan diwaliki oleh Fatur Rahman yang berasal dari kelas yang sama, yakni kelas pagi. Keduanya dan dibantu oleh panitia yang lain mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan keberhasilan acara Field Trip tersebut, mulai dari peralatan yang harus dibawa, briefing ketika snorkeling, pembagian kamar, hingga acara malam keakraban.

Dengan persiapan selama kurang lebih 2 bulan, akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba. Perjalanan dimulai dari Kampus, semua mahasiswa berkumpul pada pukul 04.00 pagi. Lalu pergi menuju Pelabuhan Muara Angke sehabis Shalat Subuh menggunakan kendaraan dari Bus TNI AL. Tepat pada pukul 05.45 tiba di Pelabuhan Muara Angke dan ternyata keadaan disana, sudah sangat amat ramai sekali. Banyak nelayan dan juga wisatawan lokal dengan berkelompok-kelompok.

Pukul 06.00 pagi, loket pun dibuka, salah satu perwakilan membeli tiket. Tak lama kemudian, tiket di dapat dan menaiki Kapal Laut. Semuanya diwajibkan untuk menggunakan rompi air untuk keselamatan. Dalam 1 kapal, terdapat 225 penumpang dan terisi penuh. Perjalanan menuju Pulau Tidung memakan waktu hingga 2,5 jam. Perjalanan agak terlambat dari jadwal, dikarenakan ada inspeksi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengenai keselamatan dan kelayakan kapal. Walhasil, pukul 08.30 WIB, Kapal baru diizinkan berangkat. Seluruh mahasiswa mengambil posisi yang nyaman, ada yang di dalam sambal tiduran dan ada yang di pinggir kapal. Selama diperjalanan, ada mahasiswa yang tidur, melamun, bernyanyi hingga bercanda riang dengan wisatawan yang lain. Dan tak lupa, berfoto-foto juga agenda yang tak mungkin dilupakan.

Tak terasa, Kapal pun tiba di Pulau Tidung. Tour Guide yang akan menemani selama berada di Pulau Tidung, sudah siap menyambut kedatangan mahasiswa. Tour guide mengarahkan menuju penginapan sejauh 200 meter. Perjalanan di laut memang membuat mahasiswa lemas hingga membuatnya lapar, maka makan siang yang sudah siap di penginapan, pun langsung dilahap tanpa aba-aba. Hehehehe….

Agenda pada siang itu adalah agenda yang paling ditunggu, yakni snorkling. Bermain dengan ikan yang cantik serta menikmati terumbu karang, tentu pengalaman pertama yang tak akan terlupakan. Dengan dibantu oleh 4 orang tour guide professional yang bisa menyelam, para mahasiswa terlihat bersemangat. Walaupun sebelumnya ada yang khawatir karena tak bisa berenang. Snorkling dilakukan diantara Pulau Tidung dengan Pulau Payung. Laut yang jernih, gelombang yang tenang, cuaca yang cerah, membuat 3 jam snorkling jadi tak terasa.

Sehabis snorkling, destinasi selanjutnya adalah Jembatan Cinta. Sebuah destinasi yang sangat ikonik disana. Konon katanya, apabila kita berani untuk meloncat dari jembatan cinta ke laut, maka kita akan dipertemukan dengan jodoh. Ciiiieeeeee…. Karenanya, mahasiswa yang jomblo, langsung meloncat dengan modal nekat. Padahal ketinggian jembatan dengan air laut, bisa mencapai 4 meter. Demi jodoh katanya. Hehehe….Yang tak berani, ada yang bermain banana boat, bermain pasir dan makan bakso dipinggir pantai. Tak terasa, matahari pun sudah terbenam, saatnya kembali ke penginapan dan persiapan acara malam keakraban.

Tepat pada pukul 20.00 WIB, setelah melaksanakan ibadah shalat Isya berjamaah, seluruh mahasiswa berkumpul menuju pesisir pantai. Disana akan dilakukan kegaitan barbeque, bermain games, tuker kado hingga penerbangan lampion. Sambil menikmati angina yang sejuk, ditambah desiran ombak, kegiatan berjalan dengan meriah. Games pilih jujur atau lakukan membuat suasana meriah dan riuh. Tukar kado dilakukan dengan berbagai hadiah yang unik, ada yang mendapatkan topi, kaca mata bahkan ada pula yang memberikan sandal. Terakhir, acara ditutup dengan penerbangan lampion setelah dituliskan harapan di dalamnya.

Keesokan harinya, seluruh mahasiswa menikmati sunset di pinggir pantai. Sambil menikmati makan pagi dan berolahraga tentunya, sambal mencari oleh-oleh juga. Suasana dengan warga dan wisatawan sekitar juga penuh keakraban. Sekembalinya menikmati suasana pagi, akhirnya tiba waktunya untuk bersiap-siap pulang. Liburan ini memang hanya sebentar, tetapi tetap saja once in a life time!

My dad leased the restaurant

My dad leased the restaurant at the Coast Inn in the late 1950s. People’s recollection of when the Boom Boom Room became fully gay is wrong. The idea that it started 50 years ago isn’t true. ”It’s actually fitting [to be back on the wing],” he said. ”My first game for a World Cup team was on the wing against Japan back in 2007. It’s kind of nice that I get that opportunity again for my second World Cup here in New Zealand similar circumstances and the same number..

Cheap NBA Snapbacks Involve participants actively. Give speeches that are customized, not canned. Do this, and your audiences will honor you with applause and invitations to return.. Industrial policy. What follows is MH summary of Secretary Clinton and Mr. President. Living in a studio apartment without a parking space or proper airconditioning can cost as much as a four bedroom house with a pool in the sticks. Even moving to a city’s outer suburbs means spending a lot more for a lot less space, whether you’re renting or buying. This can hurt a bit if you think about it for too long.. Cheap NBA Snapbacks

Cheap Snapbacks There are many styles of hats, including flex fit hats, fitted hats, reversible hats or even cuffed knit beanies. This gives you a great selection to choose when you are looking to make a purchase. There are different materials used to make basketball hats. Cheap Snapbacks

cheap Football Snapback To generalise in this way is not helpful,” Kezelmansaid.As Dr Kelezman points out: “The challenge for those reporting or speaking about child abuse in the public arena is how to increase community awareness while minimising the risks of re traumatisation for those affected and secondary traumatisation for members of the community.”The need to put things up online ASAP seems to sometimes take precent over the need supreme hats to report ethically and fairly.Pointing out people with “damaged backgrounds” as possible sex offenders demeanors and trivializes the trauma they have suffered. There is enough protection out there, from police and corrections, to ensure people who are correctly identified as pedophiles remain isolated from children. We do not need online news sites creating hysteria and judging people based on a few characteristics. cheap Football Snapback

replica snapbacks The women were from poor backgrounds, spoke little English and were lured with promises of a better life. As part of the contract, the women would owe a debt ranging from $40,000 to $60,000 and would be “owned” by the organization until that debt was repaid.The women were often encouraged to have breast implants to make them more appealing to potential clients. The cost of the surgery was added to their debt replica snapbacks.

Semarak Ramadhan Akpar Pertiwi

Akpar Pertiwi akan mengadakan kegiatan SEMARAK (Semangat Mahasiswa Rayakan Keberkahan) RAMADHAN 1437. Aneka acara akan disajikan, seperti Kajian Islami, Motivasi dr Pembina/Ketua YPPG, Dzikir Bersama, Pembacaan Shalawat hingga aneka hiburan (standup, musik dan games) dan tak lupa berbuka puasa bersama. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Selasa, 14 Juni pukul 16.00.
Acara berupa:
1. santunan kepada santri dari yayasan miftahul jannah dan yayasan ahsanu amala sebanyak 60 santri.
2. Penyerahan barang/baju/jilbab bekas layak pakai ke yg membutuhkan.
3. Penyerahan sembako

Pertiwi Food Festival

Acara Pertiwi Food Festival yang bertema “ no CREATIVITY without EAT “ ini diselenggarakan atas dasar kesadaran mahasiswa/i dalam turut serta mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia. Dari berbagai kegiatan yang kami selenggarakan, maka Akademi Pariwisata Pertiwi dapat lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas khususnya siswa/i SMA, SMK, MA di Jabodetabek yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan mampu memberikan manfaat positif serta memotivasi setiap pengunjung untuk dapat menjadi bagian dalam meningkatkan kreatifitas di bidang kuliner.
 
Jangan Lewatkan, Sabtu 19 Maret 2016 di Kampus Pertiwi Cililitan.
Jl. Dewi Sartika Kav. 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.
 Sabtu 19 Maret 2016
Pukul 09.00 WIB-s.d. 19.00 WIB
 

Kunjungan Alumni ke Kampus AKPAR Pertiwi

Selasa (2 Februari 2016) AKPAR Pertiwi kedatangan 4 orang tamu istimewa, yaitu alumni AKPAR Pertiwi angkatan pertama (1999). Mereka adalah Bapak Ade Uki, Bapak Imam Santosa, Bapak Juana dan Bapak Ansari Jamal. Tim AKPAR yang dipimpin oleh Ibu Rina Ekawati (Direktur AKPAR Pertiwi) pun menyambut para alumni yang juga pionir AKPAR Pertiwi ini. Hadir pula Bapak H. Rochanda yang senantiasa membimbing para alumni saat mereka masih duduk di bangku kuliah dahulu. AKPAR merasakan kebutuhan untuk berhubungan dengan alumni terkait perkembangan di dunia industri, OJT dan DW di hotel melalui jaringan alumni dan bagaimana untuk terus menumbuhkan kebanggana terhadap alma mater AKPAR Pertiwi.

 

Alumni tak lupa memberikan beberapa saran membangun bagi AKPAR agar para dosen terus memberikan teladan dan sharing pengalaman hidup, karena saat menjadi mahasiswa dahulu belum memiliki arahan dan tujuan hidup yang jelas. Dulu di awal kuliah sempat merasakan kekecewaan, karena tidak sesuai antara promosi dengan kenyataan yang ditemui di Kampus. Namun alumni juga merasakan 5 olah (olah raga, olah bati, olah hati, olah jiwa dan oleh rasa) saat menjadi mahasiswa dan berada di Kampus. Olah raga dari futsal dan basket, Olah batin dari LDK atau BLT. Olah hati dan oleh jiwa dari organisasi senat, PMR dan pecinta alam. Olah rasa dari kegiatan  berbagi di bulan Ramadhan. Saat ini AKPAR telah berkembang dan telah memiliki fasilitas laboratorium untuk praktik perhotelan di Kampus Cililitan.  

Alumni pun memiliki kebutuhan dari Kampus AKPAR saat melamar atau berpindah kerja. Pihak kantor sering melakukan verifikasi data ke kampus untuk menanyakan keabsahan ijazah dan kebenaran alumni tersebut pernah kuliah di AKPAR Pertiwi. Selain itu ada keinginan dari para Alumni (terutama angkatan 1999) untuk dapat berkumpul saat bulan Ramadhan di Kampus Cililitan sambil berbuka puasa atau berkumpul sambil memberikan santunan untuk anak yatim. Ada panggilan yang dirasakan dari alma mater. Alumni ada dan jaya karena adanya Kampus juga. Kampus pun jugadisarankan agar tidak segan atau sungkan  terhadap peran dan bantuan alumni. Alumni memiliki keinginan untuk memberikan kuliah dan berbagi pengalaman di dunia industri agar dapat menularkan motivasi bagi para mahasiswa yang sedang berkuliah di AKPAR Pertiwi saat ini.

 

EDUTRIP AKPAR PERTIWI 2015

}|

Di akhir tahun 2015 ini AKPAR PERTIWI 
mengadakan Kegiatan Education Trip atau disingkat menjadi EDUTRIP 2015. Kegiatan ini merupakan gabungan dari Basic Leadership Training, Pelatihan Table Manner, Temu Alumni dan Outbound. Keempat kegiatan tersebut dilakukan dilaksanakan di Hotel Kartika Chandra Jakarta dan Villa Tjokro Cisarua pada 16 dan 17 Desember 2015 lalu.

Basic Leadership Training (BLT) 

Materi BLT berupa Motivasi Berprestasi diberikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani S.E., MBA. Selain sebagai  Pimpinan Yayasan Pendidikan Pertiwi Global,? beliau juga berpengalaman lebih dari 30 tahun di bidang usaha pendidikan. Dari berbagai penelitian, motivasi merupakan faktor penentu kinerja dan kesuksesan seseorang.  Karyawan yang bermotivasi tinggi cenderung melakukan pekerjaannya dengan baik. Hasil pekerjaan yang dilakukannya akan baik juga bila ia menikmati pekerjaan. 

Pelatihan Table Manner
Table manner a
dalah sopan santun atau etika yang digunakan saat makan yang mencakup penggunaan peralatan dengan tepat. Materi diberikan oleh Banquet Manager Kartika Chandra, Bapak Arif. Hidangan diawali dengan sajian roti dengan butter. Memakan roti menggunakan tangan dengan peralatan pisau roti. Kemudian dilanjutkan dengan appetizer, yaitu cream soup. ?Hidangan utama adalah tenderloin steak?? yang dimasak well done? dengan mash potato?Full course diakhiri dengan desert berupa strawberry cake.

 

Temu Alumni

?Acara ini merupakan sharing pengalaman dari dunia kerja dari 4 orang kaka-kakak Alumni AKPAR Pertiwi kepada adik-adik yang masih kuliah. Secara umum, Kakak-kakak Alumni memiliki kebanggaan dan mampu berkarir cemerlang setelah menyelesaikan pendidikan dari AKPAR Pertiwi.

Kakak Asep Sofyan adalah Alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2007. Pengalamannya adalah di Cathay Singapore, Starbucks Coffe Dubai dan saat ini bekerja di kapal pesiar AIDA Cruises Germany. Beliau berpesan bahwa membiasakan berbahasa Inggris sebagai keterampilan penting di dunia kapal pesiar.

Kakak Ade Uki adalah Alumni AKPAR Pertiwi angkatan pertama (tahun 1999) yang lulus tahun 2002. Pengalamannya selama 4 tahun di RSIA Pemata Cibubur, 2 tahun di Hotel Mega Anggrek dan saat ini telah bekerja hampir 2 tahun di RS Mitra Kemayoran. Beliau berpesan agar mempererat hubungan dengan alumni sebagai jalan masuk berkarir di dunia perhotelan.

Kakak Eva Susanti adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Pengalaman beliau di bidang housekeeping di Plaza Blok M dan Mall of Indonesia. Saat ini bekerja di Plaza Indonesia sejak 2011 sebagai housekeeping manager. Menurut Kak Eva, Pendidikan itu penting. Karena merupakan persyaratan untuk promosi ke posisi Supervisor dan Manager. Selain itu jangan malu untuk memulai dari bawah. Karena membangun keterampilan diperlukan proses. 

Kakak Sapta adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Sebelumnya bekerja di Hotel Crowne Plaza, Grand Hyatt Jakarta dan PT Aerofood ACS. Pengalaman beliau aktif di organisasi Karang Taruna, Ketua Senat Mahasiswa AKPAR Pertiwi, Korwil Partai Demokrat dan volunteer Onshore Sea Shepherd Conservation Society mendukung karirnya yang saat ini dipercaya sebagai Captain di bagian Food and Beverages Hotel Delonix Karawang. Menurutnya, pengalaman organisasi saat menjadi mahasiswa adalah elemen penting untuk promosi karir di dunia kerja. 

Outbound

?Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin rasa saling percaya dan memperkuat bekerja sama dalam kelompok dan organisasi.