Menelusuri Goa Pindul dan Sungai Oya

Masih dalam rangkaian kegiatan Field Trip Akpar Pertiwi 2019, pada hari pertama (22 Juli 2019) ini temanya basah-basahan, setelah sebelumnya kita main air di Pantai Indrayanti, selanjutnya adalah berbasah-basah dengan duduk di atas ban besar berwarna hitam sambil menikmati cantiknya Goa yg berisikan batuan stalaktit sepanjang 500 meter. Goa yang namanya mulai meroket tahun 2010 ini terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Ada 3 zona yang dilalui oleh para pengunjung. Zona tersebut adalah Zona terang, Zona remang, dan juga Zona gelap. Dimana perjalanan akan dimulai dari Zona Terang. Kemudian memasuki Zona remang. Hingga akhirnya, memasuki Zona gelap yang mengesankan dan mampu membuat jantung kami berdebar serasa mau copot. Tapi tak perlu takut sih, karna para guide masing-masing dibekali lampu sorot untuk pencahayaan ketika masuk di zona gelap. Sebelum menyusuri Goa, kami diminta untuk memakai jaket pelampung, setelah itu diadakan briefing sebentar sebagai pengarahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketika sampai di penghujung Goa Pindul, kami semua turun dari ban untuk menikmati dinginnya air sungai oya dengan sempurna, ada juga yang sengaja lompat dari batu atas ke dalam sungai, dan kami semua berenang sampai ke tepian sungai. Seru? Pastinya doooong..

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *