Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Gasal TA. 2018/2019 Akpar Pertiwi

Perkembangan dunia pariwisata, perhotelan dan entertainment saat ini mengalami perkembangan yang sangat luas di Indonesia. Hal ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk berkarir di dalam negeri maupun di luar negeri. Akpar Pertiwi menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang menghasilkan lulusan terbaik dan unggul dalam bidang pariwisata, perhotelan, dan manajemen acara.

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi tahun ini, kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru semester gasal tahun akademik 2018/2019 untuk mulai belajar bulan september 2018. Berikut adalah program studi yang diselenggarakan oleh Akpar Pertiwi :

  1. D3 Perhotelan

  2. D4 Manajemen Perhotelan

  3. D4 Manajemen Acara (MICE)

Adapun rincian biayanya sebagai berikut :

 

AUDIENSI MAHASISWA AKPAR PERTIWI DENGAN KOMISI X DPR RI

Peranan Komisi X DPR RI Dalam Memajukan Pariwisata Indonesia

Shock! Itulah satu kata yang mungkin terlintas dari benak mahasiswa semester 3, baik pagi maupun malam, ketika mendapatkan jawaban dari DPR RI Komisi X tentang niatannya audiensi yang direspon positif. Bagaimana tidak, surat yang dilayangkan pada hari Kamis, 18 Januari 2018, mendapatkan balasan langsung pada keesokan harinya, Jumat, 19 Januari 2018. Isinya adalah, Mahasiswa Akpar Pertiwi diterima dan akan ditemui langusng oleh Wakil Ketua Komisi X. Luar Biasa! Tentu ini adalah hak yang istimewa. DPR RI dengan segala agenda jadwalnya yang pada merayap, tentu merespon surat dengan cepat aalah suatu hal yang luar biasa. Oleh karenanya, dalam kunjungan ini, mahasiswa Akpar Pertiwi tidak akan melewatkannya begitu saja. Dan ini terbukti dari persiapan yang dilakukan.

Berangkat pada pukul 08.00 pagi dari Kampus Cililitan dengan menggunakan kendaraan oniline, mahasiswa begitu antusias. Dengan menggunakan seragam yang rapih dan penampinan yang kece, mahasiswa Akpar Pertiwi terlihat seperti calon anggota DPR RI di masa depan. Setibanya di Gedung DPR RI, mahasiswa menuju Gedung Nusantara I, ke lantai 3, dan disambut oleh Fraksi PKS Komisi X. Disana, sudah ada Pak Rosandi dan Bu Susi selalu dosen dari Akpar Pertiwi yang juga tenaga ahli Komisi X.

Acara dimulai dengan sambutan dari PLT Direktur Akpar Pertiwi dan disambung oleh Wadir III Bidang Kemahasiswaan, yakni Bpk. Muhammad Heykal. Sebagi selingan, mahasiswa juga menyanyikan yel-yel ala Akpar Pertiwi. Setelah itu, kemudian pemaparan dari Bapak Andi Sholahuddin, mantan Anggota DPR 2004-2009 yang saat ini menjabat Tenaga Ahli Komisi X. Lalu pembicara 2 yang juga bertindak sebagai moderator adalah Bapak Firmansyah yang menjabat sebagi tenaga ahli Komisi X yang juga merupakan dosen di Unpad.

Dalam pemaparannya, keduanya menyampaikan tentang bagaimana Indonesia merupakan negara yang indah, kaya budaya dan luas, tetapi pengelolaan pariwisatanya, masih belum optimal. Padahal saat ini, pariwisata sudah menjadi penyumbang desivi ke 4 terbesar dibawah minyak bumi, batu bara dan sawit. Bahkan sudah menjadi yang ke 2 di tahun 2018 ini. Namun sejumlah permasalahan masih saja ditemui, seperti akses, penginapan hingga kebersihan. Sejumlah pertanyaan pun banyak disampaikan oleh mahasiswa, seperti dari Aldi yang bertanya tentang, mengapa dan bagaimana prospek untuk wisata halal di Indonesia.

Selepas makan siang, Wakil Ketua Komisi X pun tiba, yakni Bapak Dr. Adul Fikri Faqih MM. Beliau menyambuat dan memberikan pemaparan terkait hubungan antara pendidikan di perguruan tinggi dengan pariwisata Indonesia. Sebagai wakil Ketua DPR RI Komisi X, tentu data yang disajikan sangat menarik dan membuka pikiran para mahasiswa. Tak terasa, selama 1 jam beliau memberikan pemaparan, maka berakhir sesi audiensi ini. Acara terakhir dilakukan dengan penukaran cinderamata serta foto Bersama.

Selepas shalat Dzuhur, mahasiswa diajak menuju museum DPR dan Gedung Rapat Paripurna. Walaupun sempat terkendala adanya gempa yang menggunjang Banten sehingga berdampak ke Jakarta, namun acara masih tetap bisa dilaksanakan. Di museum, mahasiswa didampingi oleh Kepala Museum, yakni Bapak Teddy. Beliau memberikan penjelasan terkait sejarah pendirian gedung DPR dan sejarah kemerdekaan RI dari sisi organisasi yang menjadi cikal bakal DPR RI. Banyak foto yang terpampang disana yang tidak dimengerti, namun setelah dijelaskan, barulah para mahasiswa bisa mengerti. Di dalam museum, para mahasiswa bebas mengamil foto dan video, yang tidak boleh adalah memegangnya. Puas berada di museum, para mahasiswa diajak oleh Pak Teddy menuju ruangan Rapat Paripurna. Disinilah tempat dimana president Indonesia dilantik. Gedung yang memiiki nilai sejarah yang luar biasa bagi bangsa Indonesia.

Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 15.30, sudah sore dan saatnya pulang. Tapi sebelum pulang, selfie dulu. Dahhhh… 😀

3rd BASIC LEADERSHIP TRAINING AKPAR PERTIWI

Menyambut tahun baru akademik 2017-2018, kegiatan wajib dan unggulan Akpar Pertiwi, yakni 3rd Basic Leadership Training, kembali diadakan. Kegiatan ini diadakan di Pertiwi Village, Cisarua pada tanggal 7-8 Desember 2017. Sebanyak 63 mahasiswa baru dari Kampus Cabang Cililitan, Bekasi dan Karawang dengan semangat megikuti kegiatan ini.

Pada kali ini, tema yang diangkat diambil dari sebuah judul buku karya Prof. Rhenal Kasali, yakni Good Driver-Good Passenger. Sebuah tema yang sangat menarik untuk mahasiswa baru yang akan menapaki jalan panjang perkuliahan. Dengan menjadi driver (Dibaca: pemimpin), maka seorang mahasiswa harus berani mengambil keputusan, menerobos hal yang tidak mungkin serta membuktikan dengan karya tanpa perlu harus banyak bicara.

Selain itu, menjadi passenger (Dibaca: anggota), juga tak kalah penting. Tak akan ada keberhasilan apabila anggota tidak patuh kepada pemimpin dan tidak cerdas menyikapi kebijakan dari pemimpin. Oleh karenanya, menjadi driver dan passenger, keduanya harus sama-sama good. Karena, kolaborasi keduanya, akan melahirkan sebuah konsep organisasi yang good driver-good passenger. Itulah konsep besar dari kegiatan 3rd Basic Leadership Training ini.

 

Kegiatan pertama yang dilakukan, adalah latihan fisik, berjalan mendaki ke Curug Cilember. Suasana alam pegunungan yang dingin, serta jalan yang terjal nan tinggi, melatih kekompakan antar mahasiswa. Setibanya di tujuan utama, suasana dalam Curug Cilember ternyata masih sepi dari pengunjung yang lain, sehingga mahasiswa bisa menikmati air terjun secara nyaman dan riang. Terlihat juga, beberapa dinatara mahasiswa memberanikan diri bermain di bawah air terjun, namun tak sedikit pula yang ber-selfie ria.

Acara berikutnya dilalui di dalam aula, training motivasi kepemimpinan bersama Ketua Pembinan Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, Bpk. Dr. Suharsono. Selama kurang lebih 3 jam, beliau memaparkan tentang bagaimana kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi pemimpin bukanlah sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi takdir. Siap tidak siap, setiap dari kita adalah pemimpin. Oleh karenanya, berbicara mengenai pemimpin adalah bicara kita dan masyarakat di sekitar kita. Mahasiswa terlihat antusias dengan materi yang disampaikan. Apalagi banyak contoh nyata yang beliau berikan, sehingga mempermudah mahasiswa dalam menerima ilmu yang diberikan.

Sesi selanjutnya adalah malam kreatifitas. Acara dibuka dengan bermain games Kereta Bersambung. Semua peserta memegang pundak satu dan yang lainnya dan membuat lingkaran yang besar. Dengan diiringi music oplosan, setiap peserta harus menghindar dari jeratan jembatan kakak kelas. Selain itu, ada juga penampilkan kesenian dari masing-masing kelas. Kelas Pagi Cililitan menampilkan tarian flash mob yang kece habis, Kelas Malam Cililitan menampilkan drama berupa video clip. Lalu ada juga kelas Bekasi dan Karawang yang menampilkan music akustik. Dan yang menjadi bintang pada malam itu adalah Rudolf, dengan menampilkan tarian solo. Semua penonton bergemuruh dan bergeming melihat tarian yang super energik itu.

Pada dini hari, ada agenda yang menarik, bermain games mencari jejak. Setelah diisi dengan shalat malam berjamaah, sarapan ala kadarnya untuk membuat badan bugar, mahasiswa bermain games pada pukul 03.30 pagi. Suasana puncak yang dingin, tidak membuat mahasiswa lemah apalagi mengantuk. Mereka bersaing untuk dapat memecahkan masalah yang sudah disiapkan oleh panitia. Ada enam pos yang harus dilewati dan setiap pos, memiliki games yang out of the box tentunya. Games berjalan dengan lancer dan ditutup dengan api unggun dan Shalat Subuh berjamaah.

Keesokan harinya, hal yang paling ditunggu dalam kegiatan 3rd Basic Leadership Training pun tiba, yakni games ketangkasan. Panitia dibawah arahan Ketua Senat, Rosul dan April, sudah menyiapkan 3 pos dengan permainan yang menantang kekompakan, strategi serta skill. Setiap pos terdiri dari 3 permainan, apabila juara 1, dapat 3 point, juara 2 dapat 2 point dan juara ketiga dapat 1 point. Setiap kelompok harus bersaing dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya point, yang terbanyak, maka dialah juaranya. Permainan di dalam kolam renang dan bartender berjalan, menjadi permainan yang paling ramai dan digemari. Terlihat suasana sumringah di wajah para mahasiswa.

 

Setelah bermain games, tepat pukul 10.00, mahasiswa melakukan kegiatan Akpar Mengajar di SD Cibeureum 04. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dari Akpar Pertiwi. Mahasiswa berbagi ilmu dengan anak SD Cibeureum 04 yang duduk di kelas 4 dan 5. Total sebanyak 65 siswa mengikuti kegiatan ini. Para mahasiswa mengajarkan seni kreatifitas untuk hiasan kelas sambil bermain dengan suasana menyenangkan. Selain itu, ada juga bingkisan berupa meja lipat dan meja pingpong untuk SD Cibuereum 04. Indahnya berbagi.

Acara 3rd Basic Leadership Training ditutup dengan perkelanan dari PLT Direktur Akpar Pertiwi, yakni Mr.Miftah. Dalam sambutannya, beliau memuji mahasiswa peserta BLT, yang begitu aktif dan energik dalam mengikuti setiap rangkaian acara. Oh hiya, tak lupa juga, pemberian penghargaan pun diberikan pada akhir acara BLT ini. Berikut pemenangnya:

  • Panitia Terfavorit : Helena
  • Peserta BLT Terbaik : Boy dan Prizila
  • Kelompok BLT Terbaik : Elliza, dkk
  • Penampilan Malam Kreatifitas Terbaik : Rudolf
  • Pemenang Games Ketangkasan : Boy, dkk.

Dengan berakhirnya pemberian penghargaan, maka berakhir pula kegiatan 3rd Basic Leadership Training. Sampai Jumpa tahun depan! Good Driver-Good Passenger!