Jurnal Vol.3 No.2 Januari 2010

Jurnal Pesona Volume 3, No.2 – Januari 2010
ISSN: 2086-9037
 
ANALISIS PROMOSI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MENGEMBANGKAN PARIWISATA INDONESIA
 
Kusuma Iriansah
Universitas Sahid
 
Abstract
Indonesia, which has so many tourism objects in reality can not make it as a valuable asset that can increase financial income countries. In efforts by the government is pleased to be in imposing visa On arrival, to introduce other areas in Indonesia as a tourist destination and also provide services on line travel and tourist information Indonesia. In this study, the authors chose the title of Campaign Analysis As One Of Efforts To Develop Tourism of Indonesia, motivated by current conditions in the sector Indonesian tourism especially during the period 2000 to 2005.
 
Keywords: promotion and tourism
 
Abstrak
Indonesia yang memiliki begitu banyak obyek pariwisata pada kenyataannya tidak dapat menjadikannyasebagai asset berharga yang dapat menambah pemasukan keuangan negara.Upaya-upaya yang dilakukakan oleh pemerintah adalah dalam memberlakukan visa On arrival,untuk lebih memperkenalkan daerah-daerah lain di Indonesia sebagai daerah tujuan wisata dan jugamemberikan pelayanan on line informasi perjalanan dan wisata Indonesia.Pada penelitian ini penulis memilih judul Analisis Promosi Sebagai Salah Satu Upaya UntukMengembangkan Pariwisata Indonesia, dilatar belakangi oleh kondisi yang sedang terjadi pada sektor
pariwisata Indonesia khususnya pada kurun waktu tahun 2000 hingga 2005.
 
Kata kunci: promosi dan pariwisata
 
 
?
ANALISA HARAPAN DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP DIMENSI WEBSITE HOTEL BINTANG LIMA
DI JAKARTA
 
Agung Ghita Subakti
Dosen Manajemen Perhotelan, Akademi Pariwisata Bogor Hotel Institute
 
Abstract
Internet and website is an important tool for business marketing without any geographical or time constraints. Therefore, hotel website providers have to be able to meet customers’ expectations. This research attempts to compare the expectation and perception of customers toward the dimension of website of Jive stars hotels in Jakarta, which are facilities information, reservation information, contact information, website management and surrounding area information. The result shows that there are a significant gap between the expectation and the perception of customers.
 
Keywords: expectation, perception, customers, website, five stars hotel.
 
Abstrak
Internet dan website merupakan sarana pemasaran tanpa batasan geografis dan waktu. Oleh karena itu, penyedia website harus mampu memenuhi harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan harapan dan persepsi konsumen terhadap dimensi website hotel bintang Jive di Jakarta, yang merupakan sarana informasi, informasi reservasi, informasi kontak, manajemen website dan informasi area sekeliling. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat gap antara harapan dan persepsi pelanggan.
 
Kata kunci: harapan, persepsi, konsumen, website, hotel bintang lima.
 
 
 
?
PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI DALAM PENGOLAHAN BAHAN MAKANAN DI COFFEE SHOPHOTEL INNA GARUDA – YOGYAKARTA
 
Eddy Zarkasih
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of the study is to discuss the food safety hygiene and sanitation in the hospitality industry. Hygiene and sanitation are intimately connected and can not be separated from one another. Hygiene and sanitation is a public health efforts aimed at preventing the occurrence of disease in humans. Application of hygiene and sanitation is an aspect that must be considered to achieve the health status of implementation to the fullest in a hotel. Hygiene focuses on hygiene and cleanliness of the individual / individuals, while sanitation focuses on efforts to create clean and healthy environment in this particular kitchen coffee shop in Hotel Inna Garuda. Personal hygiene / individual includes hair, nose, mouth, ears, hands, employee uniforms (uniform) and shoes. While the kitchen includes environmental sanitation equipment and groceries, ceilings, walls, floors, ventilation, lighting, cabinets and storage bins, while the implementation of hygiene and sanitation is essential in every person involved in the management of food especially the kitchen Hotel Inna Garuda. If the hotel attention to hygiene and sanitation especially in the management of food, then the health and safety of both employees and guests can reach its full potential.
 
Keywords: food safety, hygiene and sanitation, hygiene personality, shop coofee hotel industry.
 
Abstrak
Latar belakang dari penelitian ini membahas mengenai food safety hygiene and sanitation dalam industri perhotelan. Hygiene dan sanitasi mempunyai hubungan yang erat dan tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain. Hygiene dan sanitasi merupakan usaha kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit pada manusia. Penerapan hygiene dan sanitasi merupakan aspek yang harus diperhatikan pelaksanaannya untuk mencapai derajat kesehatan secara maksimal dalam sebuah hotel. Hygiene menitik beratkan pada kebersihan dan kebersihan individu/perorangan, sedangkan sanitasi menitik beratkan pada upaya menciptakan kebersihan dan kesehatan lingkungan dalam hal ini lingkungan dapur coffee shop khususnya di Hotel Inna Garuda. Hygiene perorangan / individu meliputi rambut, hidung, mulut, telinga, tangan, seragam karyawan (uniform) dan sepatu. Sedangkan sanitasi lingkungan dapur meliputi alat dan bahan makanan, langit-langit, dinding, lantai, ventilasi, pencahayaan, lemari penyimpanan dan tempat sampah, sedangkan pelaksanaan hygiene dan sanitasi ini mutlak dilakukan setiap orang yang terlibat dalam pengelolaan makanan terutamanya dapur Hotel Inna Garuda. Jika hotel memperhatikan hygiene dan sanitasi khususnya dalam pengelolaan makanan, maka derajat kesehatan dan keamanan baik karyawan dan tamu dapat tercapai secara maksimal.
 
Kata kunci: food safety, hygiene and sanitation, hygiene personality, coofee shop hotel industry.
 
 
 
PENGARUH PERANAN SUPERVISOR DALAM MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP KINERJA SEORANG PRAMUSAJI  PADA BAR / LOUNGE 
DI HOTEL NIKKO – JAKARTA
 
Syta Kristihandini
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research work is about oversight of an employee who is one of the determinants of one’s accomplishments in the company where she worked. In other words if there is a good employee supervision it is most likely too good corporate performance “. The term “to control” is defined as an act of control (control). Last phase of the process associated with the management oversight function. Oversight function to measure performance today, with performance standards. Oversight function performed on an ongoing basis, and even deals with organizing and leading functions, monitoring more closely related to the functions of planning-planning. Corrective action monitoring, almost always requires the reformulation of plans. The result is that the observer process management, assume the functions of planning and control as a part of a continuous cycle of planning control will be activities. Important role as a supervisor is a unit coordinator. Formulation of the hypothesis of this study is only one part ie supervision of a Supervisor affect the performance of a waitress in the bar / lounge at Hotel Nikko Jakarta. The design method in this study with a questionnaire survey that was applied to the hospitality service industry is Hotel Nikko Jakarta – which aims to test and analyze the hypothesis. Variables used are the independent variables (free), namely the role of supervision of a Supervisor or commonly called the four dimensions of supervision (supervision techniques, principles of supervision, routine supervision and supervision models), and the dependent variable (dependent) the performance of a waitress with five dimensions ( assessment, identification, planning, implementation and evaluation). The questionnaire is aimed at employees of the hotel with a total of 30 respondents. Methods of data analysis in the study is a simple regression that assisted with SPSS software version 15. Results from this study is that the role of supervision of a Supervisor or referred to supervsisi affect the performance of a waitress in the bar / lounge at the Hotel Nikko – Jakarta.
 
Keywords: Supervisor (supervision), Performance Waiters, Bar / Lounge
 
Abstrak
Latar belakang dari penelitian ini adalah mengenai pengawasan kerja dari seorang karyawan yang merupakan salah satu faktor penentu prestasi seseorang di perusahaan tempatnya bekerja.Dengan kata lain bila terdapat pengawasan karyawan yang baik maka kemungkinan besar prestasi perusahaan juga baik”. Istilah “to control” diartikan orang sebagai tindakan mengendalikan (mengontrol). Fase terakhir dari proses manajemen berhubungan dengan fungsi pengawasan. Fungsi Pengawasan mengukur performa dewasa ini, dengan standar-standar performa.Fungsi pengawasan dilaksanakan secara berkelanjutan, dan sekalipun berkaitan dengan fungsi pengorganisasian dan memimpin, pengawasan lebih erat berkaitan dengan fungsi perencanaan-perencanaan.Tindakan korektif pengawasan, hampir selalu mengharuskan adanya perumusan kembali rencana-rencana. Akibatnya adalah bahwa para pengamat proses manajemen, menganggap fungsi-fungsi perencanaan dan pengawasan sebagai suatu bagian dari suatu siklus berkelanjutan akan aktifitas perencanaan pengawasan. Peran penting seorang supervisor adalah sebagai koordinator unit kerja. Perumusan hipotesis dari penelitian ini hanya ada satu yaitu peranan pengawasan seorang Supervisor berpengaruh terhadap kinerja seorang pramusaji pada bar / lounge di Hotel Nikko Jakarta. Rancangan metode pada penelitian ini dengan survei kuesioner yang diaplikasikan pada industri jasa perhotelan yaitu Hotel Nikko – Jakarta yang bertujuan untuk menguji dan menganalisa hipotesis yang diajukan.Variabel yang digunakan adalah variabel independent (bebas) yaitu peranan pengawasan seorang Supervisor atau biasa disebut supervisi dengan empat dimensi (tehnik supervisi, prinsip supervisi, kegiatan rutin supervisi dan model supervisi), dan variabel dependent (bergantung) yaitu kinerja seorang pramusaji dengan lima dimensi (pengkajian, identifikasi, perencanaan, implementasi dan evaluasi). Kuesioner ditujukan pada karyawan hotel dengan jumlah sebanyak 30 responden. Metode analisa data pada penelitian adalah regresi sederhana yang dibantu dengan software SPSS versi 15. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa peranan pengawasan seorang Supervisor atau biasa disebut dengan supervsisi berpengaruh terhadap kinerja seorang pramusaji pada bar / lounge di Hotel Nikko – Jakarta.
 
Kata Kunci: Supervisor (supervisi), Kinerja Pramusaji, Bar/ Lounge
 
 
?
THE EFFECTS OF MARKET ORIENTATION OF LEARNING ORIENTATION AND INNOVATIVENESS DM ORDER TO ACHIEVE COMPETITIVE ADVANTAGES AT 4&5 STARS HOTELS IN JAKARTA
 
Rina Ekawati
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research is to determine how is the effect of market orientation onlearning orientation and innovativeness in order to achieve competitive advantages especially in 4& 5 stars hotels in Jakarta.The objective of this research is to identify the interrelationship between market orientation,learning orientation and innovativeness as well as competitive advantages.The design of this research applies to hotel industry with the target of respondents are the seniormanager of the hotels in Jakarta which are registered in Indonesia Association of Hotel &Restaurant (PHRI) Directory Book 2005-2006 2nd edition. Data analysis used in this study is a statistical descriptive analysis and structural equation modeling (SEM). The aim of the analysis is to identify influence of independent variable whichis marketing orientation to the dependent variables namely learning orientation andinnovativeness. Further more the influence of learning orientation to innovativeness as well asthe influence of innovativeness to competitive advantages is also observed.The result of the study indicates the existence of influence of market orientation on the learningorientation and also the influence of innovativeness on the competitive advantages. But on thecontrary, the study was/ailed to detect the influence of market orientation and learning orientationon innovativeness. Using these findings, it is suggested to the management of hotels to boostmarket orientation in order to improve the learning orientation within the organization. It is alsostrongly suggested to appreciate innovations because it can help the hotels to survive in the tightcompetition during this rough time.
 
Keywords: effect, market orientation, learning orientation, innovativeness, and competitive advantages
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh orientasi pasar orientasi dan inovasi pembelajaran dalam rangka mencapai keunggulan kompetitif terutama di 4 & 5 hotel bintang di Jakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara orientasi pasar, orientasi dan inovasi serta keunggulan kompetitif belajar. Rancangan penelitian ini berlaku untuk industri hotel dengan target responden adalah manajer senior di Jakarta yang terdaftar di Indonesia Asosiasi Hotel & Restaurant (PHRI) Buku Direktori 2005-2006 edisi 2. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan pemodelan persamaan struktural (SEM).Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh variabel independen yang orientasi pemasaran untuk variabel dependen yaitu orientasi pembelajaran dan inovasi.Selanjutnya pengaruh orientasi pembelajaran terhadap inovasi serta pengaruh inovasi untuk keunggulan kompetitif juga diamati.Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh orientasi pasar pada orientasi belajar dan juga pengaruh inovasi pada keunggulan kompetitif.Namun sebaliknya, penelitian ini untuk mendeteksi pengaruh orientasi pasar dan orientasi pembelajaran pada inovasi.Menggunakan temuan ini, disarankan kepada manajemen hotel untuk meningkatkan orientasi pasar dalam rangka meningkatkan orientasi belajar dalam organisasi.Hal ini juga sangat disarankan untuk menghargai inovasi karena dapat membantu hotel untuk bertahan dalam persaingan yang ketat selama masa sulit.
 
Kata kunci: akibat, orientasi pasar, orientasi pembelajaran, inovasi, dan keunggulan kompetitif
 
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *