Jurnal Vol.3 No.1 Januari 2010

Jurnal Pesona Volume 3, No.1 – Januari 2010
ISSN: 2086-9037
 
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
 
Inda Gumilang
Dosen STIE Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
This research was aimed to know the relation between job satisfaction, reward, and year of service with the work productivity. Hypothesis raised shall be as follows: There is a relation between job satisfaction, reward, and year of service with the work productivity. Research’s instrument used is job satisfaction questionnaire. This research uses the technique of purposive random sampling in election of subject research. The subject of this research is 82 employees of Hotel Bidakara Jakarta. The data were analyzed using regression analysis. The result of data analysis shows: There is a relation between job satisfactions with the work productivity. The increase of job satisfaction followed by the increase of work productivity (r = 0,252; p = 0,011.) 
 
Keywords: Job satisfaction, work productivity, performance
 
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja, penghargaan, dan tahun pelayanan dengan produktivitas kerja. Hipotesis yang diajukan adalah sebagai berikut: Ada hubungan antara kepuasan kerja, penghargaan, dan tahun pelayanan dengan produktivitas kerja. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan teknik purposive random sampling dalam pemilihan subjek penelitian. Subyek penelitian ini adalah 82 karyawan dari Hotel Bidakara Jakarta. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi. Hasil analisis data menunjukkan: Ada hubungan antara kepuasan kerja dengan produktivitas kerja. Peningkatan kepuasan kerja diikuti dengan peningkatan produktivitas kerja (r = 0.252, p = 0,011).
 
Kata kunci: kepuasan kerja, produktivitas kerja, kinerja
 
 
 
?
PENGARUH SERVICESCAPE TERHADAP PLEASURE-FEELING, PERCEIVED SERVICE QUALITY DAN REVISIT INTENTION DARI PELANGGAN TERHADAP INDUSTRIJASA RESTORAN
 
Eliza Simanjuntak 
Dosen Akademi Pariwisata Bogor Hotel Institute
 
Abstract
The background of this research is the increasing of awareness in Restaurant Service specially to provide service value as best as they could in order to create satisfied customer. The objectives of this research is to investigate the impact of servicescape to the pleasure feeling, perceived service Quality to the revisit intention of customer in Restaurant Industry. A theoretical framework was developed to test the relationship among the study construct The design of this research applies to restaurant and the questionnaires were spreaded away to 200 respondents or guests by using purposive sampling. The result of this research conclude that servicescape in retaurant significantly affect pleasure feeling, as well as it affect perceived service quality and also revisit intention from customers of restaurant industry.
 
Keywords: Servicescapes, Pleasure feeling Perceived Service Quality.Revisit Intention
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kesadaran pelayanan khususRestoran untuk memberikan layanan nilai sebaik mereka bisa dalam rangka menciptakan pelanggan yang puas.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak dari ruang pelayanan untuk kesenangan perasaan, persepsi Kualitas pelayanan kepada kembali niat pelanggan dalam Industri Restoran.Sebuah kerangka teori dikembangkan untuk menguji hubungan antara studi membangun Rancangan penelitian ini berlaku untuk restoran dan kuesioner disebarkan ke 200 responden atau tamu dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang pelayanan signifikan mempengaruhi perasaan kenikmatan, serta hal itu mempengaruhi persepsi kualitas pelayanan dan juga kembali niat dari pelanggan industri restoran.
 
Kata kunci: Ruang Pelayanan, Kesenangan perasaan, kualitas pelayanan yang diterima, Niat berkunjung kembali.
 
 
?
PENGARUH PELAKSANAAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURES (S.O.P) TERHADAP PENINGKATAN KINERJA SEORANG ROOM BOY DI HOTEL INNA GARUDA YOGYAKARTA
 
Homsah Umrianingsih
Dosen Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research is on the implementation of standard operating procedures to guide performance improvement which is the standard for all employees in carrying out their duties and obligations. In running the company’s operations, position and role of employees has a very important function. It is therefore necessary standards operating procedures as a reference work in earnest to become a human resources professional, reliable so as to realize the vision and mission, corporate objectives / hotel. Through SOP can also be clear roles and functions of each position in the organization, workflow tasks, powers and responsibilities of the officers / officials more clearly related, administrative errors of the organization / unit, and officers can be minimized. Formulation of the hypothesis of this study is the effect of the implementation of the SOP are to increase the performance of a room boy. The design method in this study with a questionnaire survey that was applied to the hospitality service industry is Hotel Inna Garuda – Yogyakarta which aims to test and analyze the hypothesis. Variables used are the independent variables (free), namely the implementation of the seven-item statement SOP and the dependent variable (dependent) is the performance of a room boy with eight item statement. The questionnaire is aimed at employees of the hotel housekeeping division is the room boy with a total of 14 people from 84 people in 7 floors, and on each floor is taken 2 people staying in 2 rooms. Methods of data analysis in the study is a simple regression that assisted with SPSS software version 15. Results from this study is that there are significant implementation of SOPs on the performance of a room boy in Hotel Inna Garuda – Yogyakarta.
 
Key word: SOP dan Room Boy
 
Abstrak
Latar belakang dari penelitian ini adalah mengenai pelaksanaan standar operasional prosedur terhadap peningkatan kinerja yang merupakan panduan standar bagi seluruh karyawan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Dalam menjalankan operasional perusahaan, peran pegawai memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat penting. Oleh karena itu diperlukan standar-standar operasional prosedur sebagai acuan kerja secara sungguh-sungguh untuk menjadi sumber daya manusia yang profesional, handal sehingga dapat mewujudkan visi dan misi, tujuan perusahaan / hotel. Melalui SOP pula dapat diketahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi, alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas / pegawai terkait semakin jelas, kesalahan administrasi dari organisasi / unit kerja dan petugas dapat diminimalisir. Perumusan hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pelaksanaan SOP terhadap peningkatan kinerja seorang room boy. Rancangan metode pada penelitian ini dengan survei kuesioner yang diaplikasikan pada industri jasa perhotelan yaitu Hotel Inna Garuda – Yogyakarta yang bertujuan untuk menguji dan menganalisa hipotesis yang diajukan. Variabel yang digunakan adalah variabel independent (bebas) yaitu pelaksanaan SOP dengan tujuh item pernyataan dan variabel dependent (bergantung) yaitu kinerja seorangroom boy dengan delapan item pernyataan. Kuesioner ditujukan pada karyawan hotel dari divisi housekeeping yaitu para room boy dengan jumlah sebanyak 14 orang dari 84 orang  dalam 7 lantai, dan pada setiap lantai diambil 2 orang yang menginap di 2 kamar. Metode analisa data pada penelitian adalah regresi sederhana yang dibantu dengan software SPSS versi 15. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh pelaksanaan SOP terhadap kinerja seorang room boydi Hotel Inna Garuda – Yogyakarta.
 
Kata kunci: SOP dan Pelayanan kamar
 
 
 
PENGARUH KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN SEORANG PRAMUSAJI DI OLIVE TREE RESTORAN HOTEL NIKKO JAKARTA
 
Feti Rachmawati
Dosen Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research is the effective communication in order to improve the delivery of quality services to the guests who come to visit the restaurant. Services provided by the hotel is not only a place to stay but is also concerned with providing food and beverage service which is a basic requirement for the guests. Division which has an important role and is responsible for providing food and drink are planning division hidang food and beverage (food and beverage service). The design method in this study with a questionnaire survey that was applied to the hospitality service industry is Hotel Nikko Jakarta – which aims to test and analyze the hypothesis. Variables used are the independent variables (independent) is effective communication with the four dimensions (effective communication, verbal communication, non-verbal communication, and communication purposes) and the dependent variable (dependent) that five dimensions of service quality with 0. The questionnaire addressed to the guests who come to the hotel and visit the Olive Tree restaurant with a number of respondents as many as 30 people. Methods of data analysis in the study is a simple regression that assisted with SPSS software version 15. Results from this study is that the first hypothesis is no effect between effective communication with service quality in the Olive Tree restaurant as perceived by guests, while the second hypothesis that the magnitude of the closeness of the relationship (correlation) between effective communication with service quality in the Olive Tree restaurant is perceived by guests at 0,911 or 91.1%, which indicates a very strong correlation closeness. This means that if the effective communication can be increased by 1% then the quality of service will increase by 1%, and will run as well as direction. Meaning if the waitresses can communicate effectively with guests, the quality of service obtained by the better guests.
 
Keywords: effective, tangible, responsiveness, reliability, empathy, and assurance.
 
Abstrak
Latar belakang dari penelitian ini adalah mengenai komunikasi efektif  agar dapat meningkatkan pemberian kualitas pelayanan kepada para tamu yang datang berkunjung ke restoran. Pelayanan yang diberikan oleh pihak hotel tidak hanya tempat untuk menginap tapi juga berkaitan dengan memberikan pelayanan makanan dan minuman yang merupakan kebutuhan pokok untuk para tamu. Divisi yang mempunyai peranan penting dan bertanggung jawab untuk menyediakan makanan dan minuman adalah divisi tata hidang makanan dan minuman (food and beverage service).
Rancangan metode pada penelitian ini dengan survei kuesioner yang diaplikasikan pada industri jasa perhotelan yaitu Hotel Nikko – Jakarta yang bertujuan untuk menguji dan menganalisa hipotesis yang diajukan. Variabel yang digunakan adalah variabel independent (bebas) yaitu komunikasi efektif dengan empat dimensi (komunikasi efektif, komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan tujuan komunikasi) dan variabel dependent (bergantung) yaitu kualitas pelayanan dengan lima dimensi 0. Kuesioner ditujukan pada para tamu yang datang ke hotel dan berkunjung ke restoran Olive Tree dengan jumlah reponden sebanyak 30 orang. Metode analisa data pada penelitian adalah regresi sederhana yang dibantu dengan software SPSS versi 15. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa hipotesa pertama ada pengaruh antara komunikasi efektif dengan kualitas pelayanan di Olive Tree restoran menurut persepsi tamu, sedangkan hipotesa kedua bahwa besarnya hubungan keeratan (korelasi) antara komunikasi efektif dengan kualitas pelayanan di Olive Tree restoran menurut persepsi tamu adalah sebesar 0,911 atau 91,1% yang menunjukkan korelasi keeratan yang sangat kuat. Hal ini berarti bahwa jika komunikasi yang effektif dapat meningkat sebesar 1% maka kualitas pelayanan pun akan meningkat sebesar 1%, dan akan berjalan seiring serta searah. Artinya jika para pramusaji dapat berkomunikasi secara effektif dengan para tamu, maka kualitas pelayanan yang didapat oleh tamu akan semakin baik.
 
Kata kunci: effective,tangible, responsiveness, reliability, emphaty, dan assurance.
 
 
?
HUBUNGAN TECHNICAL SERVICE QUALITY DAN FUNCTIONAL SERVICEQUALITY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY DAN CUSTOMER TRUST UNTUKMENINGKATKAN REPURCHASE INTENTION
 
Cindy Henriette Posumah, S.ST
Dosen Akademi Pariwisata Bogor Hotel Institute
 
 
Abstract
The background of this research is to add more knowledge for Bank Industry specially to upgrade repurchase intention of the customer by providing the best technical service quality and functional service quality to win the customer loyalty and customer trust.The objectives of this research is to investigate the impact of of technical service quality and functionalservice quality towin the customer loyalty and customer trust toimprove repurchase intention.The design of this research applies to restaurant and the questionnaires were spreaded away to 180respondents or guests by using purposive sampling.The result of this research conclude that providing better technical service quality and functionalservice quality will improve repurchase intention by gaining customer loyalty and customer trust.
 
Keywords: Technical Service Quality, Functional Service Quality, Customer Loyalty, Customer Trust, Repurchase Intention
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan lebih untuk Industri Bank khusus untuk meng-upgrade pembelian kembali niat pelanggan dengan memberikan kualitas terbaik pelayanan teknis dan layanan fungsional kualitas untuk mendapatkan loyalitas pelanggan dan kepercayaan pelanggan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak dari kualitas pelayanan teknis dan kualitas pelayanan fungsional di loyalitas pelanggan dan kepercayaan pelanggan untuk meningkatkan niat pembelian kembali.Rancangan penelitian ini berlaku untuk restoran dan kuesioner disebarkan ke 180 responden atau tamu dengan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa memberikan kualitas pelayanan teknis yang lebih baik dan kualitas layanan fungsional akan meningkatkan niat pembelian kembali dengan mendapatkan loyalitas pelanggan dan kepercayaan pelanggan.
 
Kata kunci: Kualitas Pelayanan Teknis, Kualitas Pelayanan Fungsional, Loyalitas Pelanggan, Kepercayaan Pelanggan, Pembelian Kembali.
 
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *