Jurnal Vol.2 No.1 Januari 2009

Jurnal Pesona Volume 2, No.1 – Januari 2009
ISSN: 2086-9037
 
ANALISIS PENILA1AN KONSUMEN TERHADAP EKUITAS MEREK COFFEE SHOPS DI JAKARTA
 
Rina Ekawati
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
This research aims to examine brand equity of four coffee shops in Jakarta, they are Excelso, DOME, Starbucks dan Coffee Bean & Tea Leaf Brand equity is measured based on variables developed by Aaker, namely brand awareness, brand association, perceived quality and brand loyalty. The resultshows that Starbucks achieves the highest top of mind of brand awareness, has the best brand association in consumers’ image, and has the strongest brand loyalty; while Excelso has the best perceived quality. 
 
Keywords: brand awareness, brand association, perceived quality, brand loyalty, coffee Shop
 
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur ekuitas merek empat toko kopi di Jakarta, mereka adalah Excelso, DOME, Starbucks Dan Coffee Bean & Tea Leaf Ekuitas merek diukur berdasarkan variabel dari Aaker yaitu kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas dan loyalitas merek. Hasilnya menunjukkan bahwa Starbucks mencapai puncak tertinggi pikiran kesadaran merek, memiliki asosiasi merek terbaik di citra konsumen, dan memiliki loyalitas merek terkuat, sedangkan Excelso memiliki kualitas terbaik yang dirasakan.
 
Kata kunci: kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, loyalitas merek, Toko Kopi
 
 
 
 
DAMPAK KEGAGALAN KONSUMEN (CUSTOMER FAILURE) TERHADAP KONSUMEN LAINNYA
 
Nanik Kartika
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
This research aims to examine the impact of the customer failure to other customer and its effect to the firm responsibilities to service its customer. This research will discuss about the controllability of attributions, stability attributions and perceived employee effort to do the service recovery expectations to get customer satisfaction.
 
Keywords: Service Failures, Controllability Attributions, Stability Attributions, Firm Responsibility, Recovery Expectations, Perceived employee effort, and customer satisfaction
 
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari kegagalan pelanggan untuk pelanggan lain dan pengaruhnya terhadap tanggung jawab perusahaan untuk melayani pelanggan. Penelitian ini akan membahas tentang pengendalian dari atribusi, atribusi stabilitas dan usaha karyawan yang dirasakan untuk melakukan harapan pemulihan layanan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan.
 
Kata kunci: Layanan Kegagalan, Pengendalian Atribusi, Stabilitas Atribusi, Tanggung Jawab Perusahaan, Harapan Pemulihan, usaha karyawan Persepsi, dan kepuasan pelanggan
 
 
?
PENGARUH KINERJA KARYAWAN TERHADAP KEPUASAN, KEPERCAYAAN, DAN KESETIAAN PELANGGAN
 
Arif Nugroho
Dosen Tetap STIE Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The reason for customers that may be more loyal to a service’s brand is the recognition of their need by the service producers or sellers. Therefore, a customers may show greater brand loyalty in order to cultivate a satisfying relationship with the seller. The research will identify perceived service quality, consumer satisfaction, and trust that affect consumer loyalty. Researcher used structural equation model with the AMOS 4.01 program to calculate the effect of each variable. A model will be developed to describe these relationships. 
 
Keywords: perceived service quality, consumer satisfaction, trust, loyalty.
 
Abstrak
Alasan bagi pelanggan yang mungkin lebih loyal terhadap merek layanan adalah pengakuan dari kebutuhan mereka oleh pihak penyedia jasa atau penjual. Oleh karena itu, pelanggan dapat menunjukkan loyalitas merek yang lebih besar dalam rangka  membangun hubungan yang memuaskan dengan penjual. Penelitian ini akan mengidentifikasi persepsi  kualitas layanan, kepuasan konsumen, dan kepercayaan yang mempengaruhi  loyalitas konsumen. Peneliti  menggunakan struktural equation model dengan bantuan program AMOS 4.01 untuk menghitung besarnya pengaruh masing-masing variabel. Sebuah model akan dikembangkan untuk menggambarkan hubungan ini.
 
Kata kunci: persepsi kualitas layanan, kepuasan konsumen, kepercayaan, loyalitas.
 
 
 
?
PENGARUH SERVICE ORIENTATION TERHADAP ORGANIZATION PERFORMANCE, COMMITMENT, ESPRITD’CORPS DAN JOB SATISFACTION
 
Agus Pramono
Universitas Trisakti Jakarta
 
Abstract
The background of this research was several factors could influence organizational performance and one the ways is service orientation. Service orientation defined as an organization-wide embracement of a basic set of relatively enduring organizational policies, practices and procedures intended to support and reward service-giving behaviors that create and deliver “service excellence.”The objective of this research was Economic Faculty of Trisakti University have only few administration staff compared to the student’s and lecturers number. The given situation, thus, the issue of service orientation could be more relevant to be observed. With the object of this research is the administration staff located on Campus A and F. The result of this research showed an empirical support towards three hypothesis. Service orientation empirically influencing organizational performance with a positive direction, the higher the service orientation degree is, thus, the better the organizational commitment. Service orientation empirically influencing organizational commitment, job satisfaction and esprit de corps with a positive direction. Tlie higher the service orientation degree is, thus, the better the organizational commitment, job satisfaction and esprit de corps also with a positive direction. Organizational commitment, job satisfaction and esprit de corps also influencing organizational performance with a positive direction. The higher the organizational commitment, job satisfaction and esprit de corps are, thus, the better the organizational performance. Implications, limitations and research suggestions will be discussed on the final section of this research.
 
Keywords: service orientation, organization performance, commitment, and job satisfaction
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi dan salah satu cara adalah orientasi pelayanan. Orientasi pelayanan didefinisikan sebagai embracement organisasi-lebar dari satu set dasar kebijakan yang relatif abadi organisasi, praktek dan prosedur yang dimaksudkan untuk mendukung dan menghargai layanan-memberikan perilaku yang membuat dan memberikan “pelayanan prima.” Tujuan dari penelitian ini adalah Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti memiliki staf administrasi hanya sedikit dibandingkan dengan siswa dan jumlah dosen. Situasi yang diberikan, dengan demikian, masalah orientasi layanan bisa menjadi lebih relevan untuk diamati. Dengan objek penelitian ini adalah staf administrasi berada di Kampus A dan F.
Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan empiris terhadap tiga hipotesis. Layanan orientasi empiris mempengaruhi kinerja organisasi dengan arah positif, semakin tinggi tingkat orientasi pelayanan, dengan demikian, semakin baik komitmen organisasi. Layanan orientasi empiris mempengaruhi komitmen organisasi, kepuasan kerja dan semangat kerja dengan arah positif. Tingkat orientasi pelayanan, dengan demikian, semakin baik komitmen, kepuasan kerja organisasi dan esprit de corps juga dengan arah positif. Komitmen organisasi, kepuasan kerja dan esprit de corps juga mempengaruhi kinerja organisasi dengan arah positif. Semakin tinggi komitmen organisasi, kepuasan kerja dan esprit de corps, dengan demikian, semakin baik kinerja organisasi. Implikasi, keterbatasan dan saran penelitian akan dibahas pada bagian akhir dari penelitian ini.
 
Kata Kunci: orientasi pelayanan, kinerja organisasi, komitemen, dan kepuasan kerja.
 
 
 
 
PENGARUH DIMENSI HIERARCHICAL SERVICE QUALITY MODEL YAITU INTERACTION QUALITY, PHYSICALENVIRONMENT QUALITY, DAN OUTCOME QUALITY TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DAN TERHADAPPEMBENTUKAN LOYALTY BEHAVIOURAL DARI KONSUMEN YANG BERUPA WORD OF MOUTH DAN
PURCHASE INTENTION
 
Taufik M Guntur
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
This research is focusing on the way of interaction Quality, Physical environment and outcome Quality impact to the Word of mouth and Purchase intention of the customer through the customer satisfaction. 
 
Keyword: service quality modal
 
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada cara kualitas interaksi, lingkungan fisik dan hasil dampak Kualitas kepada keajaiban mulut dan Pembelian oleh pelanggan melalui kepuasan pelanggan.
 
Kata Kunci: Kualitas pelayanan modal
 
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *