Informasi tentang akademik internal kampus (jadwal, info libur, perubahan, dll)

Persiapan Kuliah Semester Genap 2015/2016

Pada pertemuan dosen kali ini (1 Februari 2016), Ibu Rina Ekawati (Direktur AKPAR Pertiwi), menekankan agar para dosen membentuk tim mengajar (teaching team). Tim ini berisi para dosen yang mengajar untuk rumpun mata kuliah yang  sama, misalnya MK Kewirausahaan dan Salesmanship I dan II dengan MK Manajemen Pemasaran Hotel. Tujuannya adalah agar terjadi kesinambungan (selaras) dan dapat berkoordinasi pada hasil atau capaian setelah mengikuti MK tersebut.

Saat ini, sesuai peraturan Kemenristekdikti, AKPAR Pertiwi telah menyelenggarakan perkuliahan dengan 16 kali tatap muka (pertemuan) dalam kurun waktu 1 semester. Dimana 14 kali tatap muka merupakan perkuliahan dan 2 kali tatap muka adalah ujian (UTS dan UAS). Untuk semester ini, diperkenalkan metode e-learning untuk 2-4 kali tatap muka, dimana mahasiswa melakukan belajar mandiri melalui materi atau tugas yang diberikan dosen dengan menggunakan teknologi internet dan Sistem Administrasi Akademik Pertiwi (SIAP). Setiap dosen diharapkan sudah mengumpulkan silabus untuk 1 semester perkuliahan, seminggu sebelum perkuliahan dimulai pada 15 Februari 2016 nanti. Untuk MK yang mengadakan praktik, rencana materi praktik dan penganggarannya diberikan bersama dengan silabus.

Kampus (sekretariat bersama) Cililitan, akan menempatkan ruang kuliah berdasarkan kebutuhan, yaitu sesuai dengan jumlah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan. Perubahan jumlah mahasiswa bisa dikonfirmasikan ke Program Studi D3 Perhotelan dan Kampus Cililitan.

Dalam Pertemuan dosen ini, Bapak Suharsono (Pendiri BBC dan YPPG) berkesempatan hadir dan memberikan semangat kepada 18 orang dosen AKPAR Pertiwi. Beliau  menceritakan awal Pertiwi saat memulainya dari sebuah ruang kamar yang dijadikan kelas kecil di Tanah Abang. Saat ini Pertiwi telah memiliki 5 Kampus(Cililitan, Bekasi, Cikarang, Tangerang dan Karawang) dengan Gedung Kuliah miliki sendiri. Pertiwi memiliki visi sebagai Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Terpercaya yang menghasilkan lulusan berkarakter dan berkompetensi unggul.

?Pencapaian ?Visi pertiw?i dilandasi oleh 6 nilai luhur Pertiwi? (profesionalisme, sukses pelanggan, budaya berprestasi, kerjasama tim, kreatifitas dan inovasi). Beliau juga tak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para dosen. Menurut beliau Pertiwi tidak bisa besar tanpa bantuan para dosen yang menjalankan proses belajar mengajar dengan tekun dan sabar kepada para mahasiswa hingga mereka lulus dan berkarir. Karir dan prestasi mereka sebagai Alumni AKPAR pula yang mengharumkan nama Pertiwi. Pesan terakhir beliau adalah untuk meraih sukses, selalu melakukan hal kecil dan sederhana namun tetap dilakukan setiap hari. “Your success depend on what you do everyday. Your success depend on things in your agenda”.

 

Surat Keterangan Pendamping Ijazah Akademi Pariwisata Pertiwi

Pendidikan selama 3 tahun yang ditempuh oleh mahasiswa program diploma Akademi Pariwisata Pertiwi menghasilkan lulusan yang memenuhi standar keahlian yang dibutuhkan oleh dunia pariwisata dan perhotelan.

Peserta didik Akademi Pariwisata Pertiwi dibekali kemampuan dalam bidang teori pelaksanaan disertai dengan praktek-praktek dalam dunia nyata, serta diberikan kemampuan soft skill agar terus dapat mengembangkan kemampuan dirinya dan memiliki kemampuan menjalih hubungan sosial yang baik.

Surat keterangan pendamping ijazah Akademi Pariwisata Pertiwi yang akan disertakan kepada lulusannya, dimaksudkan untuk membantu para mahasiswa dalam meyakinkan kemampuannya yang telah tersertifikasi melalui proses pendidikan dan pelatihan baik dalam proses akademik, praktek, maupun seminar atau loka karya yang diadakan oleh AKPAR Pertiwi.

Profil lulusan AKPAR Pertiwi setelah menyelesaikan pendidikan Program Diploma 3- tahun, lulusan mampu:

1. Menjadi sumber daya manusia profesional dibidang pariwisata dan perhotelan.
2. Melmahami tugas-tugas pengawasan. pengetahuan keterampilan master dalam bidang Front Office, Housekeeping, Food & Beverage Produk, Makanan & Minuman, Pastry & Bakery.
3. memiliki usaha di bidang katering, Pastry, binatu dan restoran
4. Memahami konsep dasar dari pariwisata dan operasi bisnis perhotelan
5. Menerapkan prosedur dan etika pelayanan yang berlaku umum di bidang perhotelan
6. Menggunakan sistem informasi perhotelan
7. Menerapkan konsep dasar pemasaran dan pembukuan perhotelan.
8. Melaksanakan pengendalian biaya makanan dan minuman
9. Memahami konsep kewirausahaan dan peluang bisnis
10. Menerapkan prinsip-prinsip dasar manajemen
11. Menyusun laporan tertulis secara komprehensif terkait dengan pekerjaan
12. Bertanggung jawab untuk pekerjaan di bidang keahlian secara independen dengan penekanan pada
keselamatan dan keamanan kerja
13. Mengambil keputusan yang tepat dalam melakukan tanggung jawab pekerjaan
14. Mengembangkan dan memelihara jaringan dengan rekan-rekan, baik di dalam dan di luar negeri
15. Berkomunikasi secara aktif baik dalam bahasa Indonesia dan Inggris
16. Memiliki kompetensi khusus sesuai dengan pilihan konsentrasi bekerja di industri perhotelan lingkungan global, yang didukung oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap profesional dan etika sesuai dengan standar internasional.
17. mengelola produk dan layanan di bisnis perhotelan, restoran dan katering.
18. Lanjutkan pendidikan pariwisata ke tingkat yang lebih tinggi.

Orasi Ilmiah dalam Wisuda AKPAR PERTIWI “Personal SWOT Analysis”

Orasi Ilmiah dalam Wisuda AKPAR PERTIWI

Personal SWOT Analysis

Dr. Freddy Rangkuti MSc

 

Pada acara wisuda bersama Perguruan Tinggi Pertiwi (13/05/15), yang berlokasi di Gedung Smesco, Jakarta. Hadir sebagai pengiri orasi ilmiah Dr. Freddy Rangkuti MSc, tema yang beliau sampaikan ialah “Personal SWOT Analysis” Dimana 

Personal SWOT analisis merupakan suatu cara untuk mengevaluasi diri sendiri, sehingga kita dapat merencanakan kehidupan kita dengan lebih baik. Prinsipnya adalah “kerjakan pekerjaan yang paling kita sukai dan impikan, maka kita akan menikmati kehidupan ini sepanjang hidup tanpa bekerja”. Loh.. kok bisa? Tentu saja bisa, karena apapun pekerjaan yang kita kerjakan dengan suka hati, penuh kecintaan dan semangat, maka perkerjaan tersebut menjadi seperti permainan. Kita tidak lagi bekerja, kita hanya bermain dengan permainan kesukaan kita. Terlebih lagi pekerjaan tersebut mendorong kita untuk mencapai kemuliaan yang lebih hakiki yaitu kehidupan di akherat. Inilah pekerjaan yang kita sukai dan impikan.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya agar kita dapat menemukan pekerjaan yang kita impikan, yaitu dengan menggunakan metode Personal SWOT Analysis.

Tahapan dalam analisis SWOT
1. Tetapkan tujuan
Contohnya adalah:
a. Mencari pekerjaan setelah lulus
b. Mencari pekerjaan lain
c. Mencari posisi yang lebih tinggi
d. Merencanakan karir lima tahun mendatang

2. Buat strategi untuk mencapai tujuan tersebut
Contohnya adalah:
a. Melakukan strategi agresif dan proaktif
b. Melakukan strategi peningkatan kompetensi dan optimalisasi keahlian sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
c. Mencari solusi terhadap permasalahan yang ada
d. Melakukan perbaikan internal
3. Implementasikan strategi ke dalam bentuk Action Plan
Contohnya adalah:
a. Menjadwalkan kegiatan untuk peningkatan pribadi
b. Menentukan target waktu
c. Menentukan target pencapaian
d. Membuat ukuran keberhasilan
4. Laksanakan Action Plan tersebut secara konsisten

Ada lima langkah agar memiliki mental juara:

  1. Langkah pertama: Percayalah pada diri sendiri. Percayalah bahwa kita bisa meraih sukses
  2. Langkah kedua: Berfikirlah sukses. Jangan berfikir gagal. Selalu berfikir. “Saya adalah sama dengan yang paling baik” Berfikir sukses menentukan jenis pikiran kita dan membuatnya mampu membikin rencana – rencana yang menghasilkan sukses.
  3. Langkah ketiga: Selalu tanamkan dalam benak kita, bahwa “kita lebih baik dari yang kita sangka”. Orang – orang yang sukses bukan superman. Sukses tidak memerlukan super intelek. Sukses bukanlah hal yang misterius. Sukses juga bukan nasib baik. Orang – orang yang sukses adalah orang – orang biasa, yang telah memperkembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan kepada apa yang dilakukannya yaitu keyakinan “Pasti Bisa”.
  4. Langkah keempat: Lipat gandakan kepercayaan kita. Ukuran sukses kita sama dengan ukuran kepercayaan kita. Asyikilah tujuan – tujuan kecil, maka kita akan mendapat hasil yang kecil. Asyikilah tujuan – tujuan yang besar, maka kita akan mendapat hasil yang besar. Perhatikan kenyataan ini. Gagasan besar dan rencana besar sering lebih mudah, dan yang jelas tidak lebih sukar daripada rencana – rencana kecil.
  5. Langkah Kelima: Saat ini juga STOP MENCARI ALASAN. Orang gagal selalu mencari alasan terhadap kegagalan yang terjadi. Orang sukses berhenti untuk mencari – cari alasan. Rahasia sang juara adalah kemampuan mereka menolak menyerah pada kekalahan, mereka selalu bangkit setiap kali jatuh dan mencoba kembali dengan cara yang berbeda. Tetap semangat merupakan jalan tol menuju kesuksesan. Jangan mudah menyerah, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan dan kita harus yakin bahwa Tuhan tidak akan membebani seseorang itu sesuai dengan kesanggupannya. Gelorakan terus semangat dalam diri kita untuk terus berusaha, apalagi pada saat kita mengalami kesulitan. Bagi orang yang pertama kali mengalami kegagalan, pasti merasa bahwa gagal adalah hal yang paling menakutkan.Pikiran tersebut harus segera dihilangkan dari benak kita, karena semakin kita memikirkan kegagalan, maka kita akan semakin terpuruk dan tidak berani untuk bangkit kembali. Sebaliknya semakin cepat kita menghilangkan pikiran kegagalan, maka akan semakin cepat kita untuk meraih kesuksesan. Usaha yang kita lakukan adalah berjuang untuk mengubah keadaan dan Tuhan sangat suka dengan orang – orang yang bersemangat untuk memperbaiki keadaan, karena: Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah keadaannya.

Download Pemaparan Orasi Ilmiah 

Meningkatkan Kepercayaan Diri Dengan Belajar Table Manner

Terlihat jelas bahwa ekonomi dan dunia bisnis saat ini sangat berkembang pesat. Hal tersebut dapat dilihat dari proses negosiasi yang bertempat tidak hanya di kantor atau perusahaan. Seringkali pertemuan bisnis dilakukan sambil makan bersama sehingga hubungan dan interaksi sosial semakin erat terjalin. Satu survei independen yang diadakan di Amerika menyatakan 49% pengusaha berkata bahwa tata cara makan seseorang seringkali menjadi faktor penentu dalam  penentuan menandatangani suatu kontrak, menawarkan pekerjaan atau promosi jabatan.

Table manner atau etiket makan seringkali dikatikan dengan cara makan ala barat. Namun tidak hanya demikian. Di beberapa Negara lain seperti Cina, Jepang dan Indonesia pun terdapat etiket makan masing-masing. Memahami tata makan atau etiket makan yang baik akan mempermudah kita dalam bergaul khususnya dengan kalangan internasional.

Pada tanggal, 28 Mei 2015, mahasiswa semester 2 Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi mengadakan pelatihan Table Manner di The Papandayan Hotel, Bandung. Peserta berjumlah 48 orang, didampingi Direktur AKPAR Pertiwi, Ibu Rina Ekawati; Wadir 3, Farrah dan 3 orang dosen lainnya.

Acara diikuti dengan tour keliling hotel. Pihak hotel sekilas sejarah berdiri dan ciri khas hotel, serta memperlihatkan semua fasilitas hotel seperti café, bakery, restaurant, kolam renang, dan memperlihatkan jenis-jenis kamar yang dimiliki.

Meski masing-masing budaya memiliki standar table manner yang berbeda-beda, pada pelatihan kali ini table manner standar Eropa yang paling umum yang di perkenalkan. Dengan media bantuan video dan pejelasann langsung dari pemateri, mahasiswa mempelajari latar belakang dan pentingnya table manner, etika umum selama jamuan, tata cara penggunaan alat makan, menu dalam jamuan formal, tata cara makan dan minum.

Mahasiswa kemudian bersama-sama langsung mempraktikan table manner dengan menu Fruit Salad, Cream of Corn Soup, Beef Barbeque Steak, dan ditutup dengan Strawberry Cream Cake. Dalam selingan prakik, salah satu Chef The Papandayan Hotel memperlihatkan secara langsung proses memasak Beef Barbeque Steak dan memberi kesempatan mahasiswa untuk bertanya seputar masakan yang disediakan hotel dan tentang table manner sendiri.

Mempelajari table manner tentu sudah menjadi kewajiban bagi calon praktisi dunia perhotelan dan pariwisata. Dengan menunjukan tata karma dan sopan santun di meja makan sebenarnya bukan berarti langsung menunjukan kualitas diri atau intelektualitas seseorang.  Namun karena dianggap penting dalam menyiapkan calon praktisi-praktisi yang berkompeten, saat ini sudah banyak program perguruan tinggi yang mewajibkan praktik table manner seperti Ilmu Komunikasi, Hubungan Masyarakat (Public Relations) , Hubungan Internasional, Administrasi Negara, dan Manajemen Bisnis.

Table manner merupakan salah satu media berkomunikasi secara formal dan memang seringkali dikatikan dengan kemewahan. Menguasai table maner merupakan bentuk citra diri, bahkan profesionalisme seseorang. Pemahaman yang baik seputar table manner bahkan dapat berpengaruh kepada kesuksesan karir atau bisnis seseorang. Kita tidak saja kita mempelajari cara menghormati dan membuat nyaman baik tamu ataupun tuan rumah , namun juga secara tidak langsung meningkatkan kepercayaan diri dalam pergaulan.

Dengan berbekal ilmu etiket di meja makan, Anda bisa mengubah rasa minder menjadi kepercayaan diri yang tinggi sebab Anda tahu bagaimana seharusnya bersikap dan menjaga profesionalisme di segala situasi. Artinya, dalam kondisi apa pun, jamuan makan bersama teman, kolega, klien, atau bahkan undangan kenegaraan, Anda tetap tampil percaya diri. 

Lebih Kompak di Study Tour AKPAR Pertiwi

Study tour selalu diadakan untuk setiap angkatan mahasiswa di AKPAR Pertiwi. Pada study tour mahasiswa angkatan tahun 2013 acara study tour diadakan sehari sebelum pelatihan table manner di Bandung.

Mahasiswa yang menghadiri berjumlah 48 orang, terdiri dari mahasiswa kelas regular pagi dan mahasiswa regular malam. Wadir 3 AKPAR, Ibu Farrah menyatakan bahwa harapan dari acara study tour selain untuk menikmati hiburan sejenak, mahasiswa dari kelas yang berbeda, yang belum atau jarang sekali bertemu agar dapat mengenali satu sama lain.

Acara study tour kali ini dimulai dengan aktifitas outbound di Kawasan Wisata Cikole. Host Kawasan Wisata Cikole mempersiapkan beberapa group games yang tidak hanya menghibur, namun juga melatih kerjasama, kekompakan, leadership. Personal challenge adventure yang seperti flying fox dan berjalan diatas titian tali yang pastinya memicu adrenalin, bertujuan agar peserta dapat melawan rasa takut. Lokasi di hutan Pinus yang terbuka serta cuaca yang cerah membuat aktifitas menjadi lebih menyegarkan. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi lebih akrab meski dari kelas yang berbeda.

Setelah lelah mengikuti serangkaian acara outbound, perjalanan dilanjutkan ke tempat penginapan Villa Setiabudi, kemudian dilanjutkan kembali perjalanan ke Jakarta.

Improving Your Competency On The Fun Way

Chiken Katsu Akpar Pertiwi

Kamis (15/01/15) Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi mengadakan kegiatan uji kompetensi bagi para mahasiswanya. Kegiatan ini merupakan salah satu prasyarat mahasiswa dalam menentukan kelulusan pada mata kuliah MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions). Selain itu, acara yang dipanitiai oleh mahasiswa AKPAR Pertiwi dari semester 3 ini juga dapat mengasah keterampilan profesional mahasiswa dalam dunia perhotelan.

Event ini bertemakan “Improving Your Competency On The Fun Way” Dimana para mahasiswa menguji kemampuannya, serta dilombakan antar kelompok. Kegiatan yang diuji dan dilombakan antara lain: Housekeeping, Bartending, Kitchen dan Pastry. 

Menurut Ibu Farrah, SST., M. Par., MM selaku pembantu direktur bidang kemahasiswaan, menjelaskan bahwa kegiatan yang merupakan salah satu syarat dalam menentukan kelulusan dalam salah satu bidang kuliah di AKPAR Pertiwi ini, kami buat menjadi sebuah event lomba yang menyenangkan, sehingga selain dapat mengasah kemampuan profesional mahasiswa, event ini juga diharapkan dapat memacu kreativitas mahahasiswa dalam berkompetisi pada bindang-bidang dalam dunia perhotelan yang membutuhkan kemampuan profesional. 

Table Manner AKPAR 2014

Akpar Pertiwi

Senin (16/06/14), Perguruan Tinggi Pertiwi (AKPAR), Bertempat di Hotel Marbella Bandung dan Hotel Imperium International Bandung, Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan Kegiatan Table Manner yang sudah menjadi bagian dari dunia Kerja dan Pariwisata. Dalam kegiatan ini lebih dari 3 kelas yang mengikuti demi menambah wawasan dan pengalaman tentang Etika Makan

Akpar Pertiwi

Tujuan kegiatan Table Manner adalah untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang dunia kerja dan industri perhotelan, memberikan pengalaman kerja khususnya bagi table manner sehingga mahasiswa dapat langsung bekerja dan mampu bersaing, dan yang lebih penting adalah mahasiswa menjadi pribadi yang menghargai dan menghormati etika makan yang baik.

Akpar Pertiwi

Kegiatan Table Manner ini diharapkan bisa membantu dalam penyesuaian diri mahasiswa jika suatu saat meghadapi jamuan resmi, sehingga nantinya tidak canggung untuk dapat bergabung dengan rekan – rekan yang sudah terbiasa lainnya. Selain itu kegiatan Table Manner ini akan membuat kita lebih percaya diri, lebih luwes dalam perjamuan makan yang resmi. Dimana hal ini sangat bermanfaat sekali jikalau benar-benar terjadi nantinya kita tidak akan kaku dan etika kita pun akan terjaga dengan baik dimata semua orang yang hadir dalam jamuan makan tersebut. (AD)

Demo Pembuatan Minuman Standar Hotel Berbintang

Demo Pastry & bakery Pembuatan minuman berstandar hotel bintang lima

Sebagai implementasi dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian pada Masyarakat, maka Akademi Pariwisata Pertiwi melakukan Pengabdian pada Masyarakat korban banjir di Cililitan kecil, Jakarta timur sekitar wilayah kampus AKPAR Pertiwi.

Sekitar 80 Kepala Keluarga terkena dampak musibah banjir dengan ketinggian ± 2 meter pada bulan Januari–Februari 2014 yang diungsikan ke posko Pertiwi Group (hasil wawancara pada warga tanggal 11 Feb 2014).

Kegiatan yang dilakukan AKPAR Pertiwi adalah demo pembuatan minuman standar hotel berbintang yang dinilai sangat mudah untuk diaplikasikan di rumah saat mengadakan kegiatan besar seperti arisan dan perayaan hari – hari besar agama, selain itu bahan pembuatan minuman ini mudah untuk di dapatkan dan dilengkapi dengan praktek napkin folding.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini langsung dipimpin oleh dosen AKPAR Pertiwi dan mahasiswa AKPAR Pertiwi semester 2 dan semester 4 di lingkungan kampus Pertiwi Cililitan, Jakarta Timur. Antusiasme masyarakat sangat besar terlihat dari keikutsertaan mereka dalam kegiatan demo pembuatan minuman ini serta perhatian mereka terhadap para dosen dan mahasiswa ketika memberikan demo pembuatan minuman.

Pelaksanaan demo pembuatan minuman dan praktek napkin folding ini dapat membuka wawasan kepada warga untuk pengolahan minuman standar hotel berbintang yang dapat diterapkan di rumah masing-masing, terjadinya tanya jawab antara warga dan mahasiswa yang memimpin demo masak dan pembuatan napkin folding dan masyarakat pun banyak yang langsung mencoba untuk membuat minuman dan merakit napkin dengan didampingi mahasiswa AKPAR Pertiwi.

Dari hasil kuesioner yang telah diisi oleh para peserta, seluruh peserta mengatakan mendapatkan banyak manfaat yang didapat melalui adanya acara ini, dan mengharapkan untuk kedepannya agar mereka dapat diikutsertakan kembali jika suatu saat diadakan kembali acara seperti ini.

DemoPembuatan Minuman Berstandar Hotel Berbintang AKPAR Pertiwi

Kiranya pengabdian masyarakat ini dapat terus digalakkan dan ditingkatkan pelaksanaannya sehingga dapat tercipta hubungan kerjasama yang bersifat simbiosis mutualisme antara masyarakat dan pihak akademisi Akademi Pariwisata Pertiwi.

AKPAR Pertiwi Kini Telah Hadir di Kampus Pertiwi Bekasi dan Depok

Akademi Pariwisata Pertiwi Jakarta Depok Bekasi

Permintaan terhadap tenaga kerja profesional di bidang kepariwisataan kepada Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi terus meningkat setiap tahunnya. Namun, AKPAR Pertiwi tidak dapat memenuhi semua permintaan tersebut karena kurangnya tenaga profesional yang menjadi peserta didik AKPAR Pertiwi. Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut karena banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai peluang yang sangat besar bagi lulusan akademi kepariwisataan, sehingga hanya sedikit saja masyarakat yang memilih untuk meneruskan jenjang pendidikannya ke akademi pariwisata. Selain itu, masih sedikitnya Sekolah maupun akademi kepariwisataan yang ada di Indonesia menjadi salah satu penyebab kurangnya tenaga profesional yang menekuni bidang kepariwisataan di Indonesia.

Melihat fenomena tersebut AKPAR Pertiwi yang telah meluluskan banyak tenaga profesional di bidang perhotelan dan kepariwisataan kini melebarkan sayapnya dengan membuka pendaftaran mahasiswa baru di Kampus Pertiwi Bekasi dan Depok. Berlokasi di Kampus Pertiwi depok Jl. Raya Bahagia 3-4, Depok II Timur dan Kampus Pertiwi Bekasi JI. I r. H.Juanda 133 yang nantinya akan menjadi pusat belajar baru bagi Akademi Pariwisata Pertiwi, selain di kampus pertiwi Cililitan.

Untuk informasi pendaftaran mahasiswa baru Akademi Pariwisata Pertiwi, silahkan menghubungi:

Kampus Akademi Pariwisata Pertiwi
JL.DEWI SARTIKA KAV.2-3,CILILITAN  JAKARTA. PHONE ; 021- 8090474
KAMPUS BEKASI : JL..IR .H. JUANDA NO.133, BEKAIS ,JAWA BARAT. Phone: (021) 8802649
KAMPUS DEPOK II TIMUR JL.BAHAGIA RAYA 3-4 DEPOK  JAWA BARAT PHONE 021–770 3426

ATAU MELALUI SMS KE NO: 0812.9819.5608

Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pindahan AKPAR Pertiwi TA 2014/2015

Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pindahan Akademi Pariwisata Pertiwi Tahun Akademik 2014/2015.

* Klik brosur untuk mendownload

1. Brosur Program D3 Perhotelan 

Brosur D3 Perhotelan Akpar Pertiwi

 

 

 

 

AKPAR D3 Perhotelan

 

 

 

 

2. Brosur Program Setara D1 Perhotelan dan Kapal Pesiar

Brosur D1 Perhotelan dan Kapal Pesiar Akademi Pariwisata Pertiwi

D1 perhotelan dan kapal pesiar akpar pertiwi

3. Brosur Kelas Karyawan AKPAR Pertiwi

Brosur akademi pariwisata pertiwi kelas karyawan

AKPAR Pertiwi Cetak Tenaga Terampil Perhotelan & Pariwisata

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi merupakan lembaga pendidikan yang berkecimpung di bidang pariwisata. Berkomitmen menghasilkan lulusan yang punya kompetensi unggul dan akan terus berusaha mengembangkan diri guna mencapai visi dan misi yang dicanangkan.

“Di tengah-tengah persaingan global, AKPAR Pertiwi terus berkembang, tetap konsisten untuk berusaha meraih tujuan dengan selalu meningkatkan kualitas yang baik serta menghasilkan lulusan yang siap pakai di dunia kerja, terutama industri perhotelan dan pariwisata,” ujar Vice President Pertiwi Group, Arif Nugroho pada The 1st Times di Jakarta, Kamis (22/3).

AKPAR Pertiwi turut memperluas kesempatan bekerja dan peluang berkarir di industri pariwisata. Terbukti, lulusan yang jumlahnya mencapai 1.000 orang, sudah terserap di berbagai industri perhotelan, dalam maupun luar negeri dengan berbagai posisi pekerjaan, baik fungsional maupun struktural. Dan pada tahun 2012 ini, AKPAR Pertiwi mewisuda mahasiswa angkatan ke delapan.

Penyerapan lulusan AKPAR Pertiwi sangatlah bagus, sekitar 97% setiap tahunnya dari dua program studi (prodi) yaitu perhotelan dan kapal pesiar. Peminat dari kedua prodi itu cukup bagus. “AKPAR Pertiwi sudah menjalin kerja sama dengan berbagai instansi seperti hotel, perusahaan agen perjalanan wisata dan lainnya. Di Jakarta kita menjalin kerja sama dengan Hotel Sangri La Jakarta, Grand Indonesia, Hotel Mercure Ancol dan lainnya. Program kuliah di AKPAR Pertiwi adalah kuliah teori enam bulan dan semester berikutnya adalah praktek lapangan,” Jelas Arif.

Wakil ketua II AKPAR Pertiwi Darka menambahkan, pihaknya mempersiapkan lulusan siap pakai di lapangan, khususnya di sektor Pariwisata.

The 1st Times

Sabtu 24 Maret 2012