informasi mengenai kegiatan internal dan eksternal yang akan diadakan oleh kampus

Seminar Prosiding “Research Improving in Hospitality Industry : Human Resource”

Akpar Pertiwi 

Sabtu (05/07/14), Perguruan Tinggi Pertiwi (AKPAR) Bertempat di Auditorium Kampus Pertiwi Cililitan, Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan Seminar Prosiding dengan tema “Research Improving in Hospitality Industry : Human Resource”. Dengan peserta Akpar Pertiwi dari semester 4 dan semester 6, mereka mempresentasikan sekumpulan jurnal yang mereka buat untuk didiskusikan pada seminar ini.

Akpar Pertiwi 

Seminar Prosiding Mahasiswa Akpar Pertiwi 2014 ini diselenggarakan untuk membuka wawasan guna membangun sumber daya manusia yang professional di bidang Hospitaliti. Seminar ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mendiseminasikan hasil-hasil penelitian mereka. Hasil dari diseminasi ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih pemikiran yang kritis guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang professional di Indonesia.

Akpar Pertiwi

Kegiatan seminar prosiding ini diadakan untuk pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS) beberapa mata kuliah bagi Mahasiswa semester 4 dan 6. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan agar hasil penelitian para Mahasiswa dapat dipresentasikan dan berguna bagi audiences, yang terdiri dari Mahasiswa AKPAR, Mahasiswa Perguruan Tinggi lain, dan para Dosen. (AD)

Akpar Pertiwi

Pelatihan Pastry & Bakery Akademi Pariwisata Pertiwi Bekasi

Demo masak Bekasi

Sabtu (31/08/13), Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi mengadakan acara pelatihan singkat “pastry & bakery” di Kampus Pertiwi Bekasi. Acara ini di hadiri oleh lebih dari 30 Ibu-ibu yang merupakan warga dari beberapa kelurahan yang lokasinya dekat dengan kampus.

Acara yang merupakan program sosial dari AKPAR Pertiwi ini, dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan Pukul 15.00 wib. Acara pertama diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Direktur AKPAR Pertiwi yaitu Bpk Mardjoko S.Kom, MM, beliau menyampaikan kepada para peserta bahwa perkembangan pariwisata di Indonesia kian berkembang pesat, sehubungan dengan itu akan banyak dibutuhkan tenaga terampil dibidang pariwisata dan perhotelan. Pelatihan yang diberkian pada acara ini, hanya sebagian kecil dari banyaknya ilmu tata boga yang diajarkan di Akademi Pariwisata Pertiwi.

akpar

Pak Merdjoko menambahkan, sampai saat ini Akademi Pariwisata Pertiwi selalu dihubungi oleh beberapa hotel berbintang yang ada di Indonesia untuk mengirimkan lulusan profesionalnya agar dapat bergabung dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang perhotelan dan pariwisata tersebut. Oleh karena itu diharapakan dengan adanya informasi ini, para peserta tertarik untuk menjadikan Akademi Pariwisata Pertiwi sebagai pilihan dalam mempelajari ilmu kepariwisataan dan perhotelan.

Usai sambutan dari direktur AKPAR Pertiwi, acara pelatihan dimulai dengan membuat kue muffin dan membuat minuman buah segar non alcoholic drink (Moctail).

akparakparakpar

akpar

akparakparakpar

Selama proses pelatihan berjalan ada salah seorang alumni AKPAR Pertiwi yang memberikan informasi tentang pengalaman selama kuliah dan kemudahannya memperoleh pekerjaan setelah lulus. “Ilmu yang saya dapatkan sangat berguna sekali saat saya mengikuti on the Job training (OJT) di Malaysia,” Begitu kata Wendri, yang merupakan alumni angkatan tahun 2012. Ia juga menambahkan saat OJT di Hotel Grand Millenium Kuala Lumpur Malaysia, Ia tak sekedar mendapatkan ilmu saja, melainkan Ia juga memperoleh penghasilan selama training di sana.

Setelah membuat kue muffin dan minuman buah segar. Acara demo ini ditutup setelah pelatihan membuat omelet ala hotel berbintang lima dan para peserta juga sekaligus diajarkan cara membuat hiasan (garnish) dengan berbagai macam bahan yang tersedia.

Dari serangkaian kegiatan tersebut diharapkan agar para peserta yang rata-rata merupakan Ibu rumah tangga tersebut, dapat berkreasi dalam membuat sajian makanan yang mudah dengan tampilan yang menarik dirumah masing-masing nantinya.

altaltalt

Pekan Asah Terampil Akademi Pariwisata Pertiwi

alt

alt

Pekan asah terampil merupakan program AKPAR Pertiwi dalam menindaklanjuti apa yang mahasiswa dapat dalam bangku perkuliahan dan apa yang mahasiswa dapatkan setelah menjalani program on the Job training di perusahaan tempat mereka belajar.

Menurut Diana Agustin, Salah seorang mahasiswa Akademi Pariwisata Pertiwi Cililitan, mengatakan bahwa program on the job training memang perlu ditindaklanjuti dengan kegiatan pekan asah terampil ini, karena dengan begini kita dapat saling sharing dengan teman-teman lainnya yang rata-rata mendapatkan penempatan di perusahaan yang berbeda saat menjalani program on the job training.

alt

“Saya Diana, semester 6 Akademi Pariwisata Pertiwi. Setelah mengikuti program on the Job training dan dilanjutkan dengan kegitatan pekan asah terampil, saya merasa mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan-keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan di industri pariwisata dan perhotelan,”. 

AKPAR Pertiwi Job Fair 2013

Lowongan Kerja Akademi Pariwisata
Minggu (07/07/13) Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi Mengadakan Job Fair, acara ini sebagai bentuk aplikasi mahasiswa selama menjalankan perkuliahan terutama pada mata kuliah “MSDM” Acara ini berlokasi di Auditorium Utama AKPAR Pertiwi.
 
Beberapa perusahaan yang turut serta dalam mendukung acara dan sebagai pencari kerja dalam Job Fair ini, antara lain: PT Infomedia Solusi Humanika, PT Indomarco Prismatama (INDOMARET), RJR Management, Carrefour, Pertiwi Group, Accor Hotel.
 
Pameran Bursa Kerja yang ber-pola face to face dan on-line antara pihak pencari kerja dengan pencari tenaga kerja dilakukan dengan beberapa sesi, antara lain:
 
1. Pendataan Aplikasi Kerja
Permintaan aplikasi pada para pencari kerja sesuai dengan formasi dan kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan / instan si pencari kerja serta promosi perusahaan.
 
2. Expose poster/leaflet 
Promosi dalam bentuk expose poster berupa profil perusahaan, informasi industri, lowongan pekerjaan untuk ukuran maksimal A3 sebanyak 2 (dua) lembar untuk promosi.
 

Acara ini digelar sebagai salah satu sarana pengabdian Akademi Pariwisata Pertiwi kepada masyarakat dalam memfasilitasi informasi pencarian lapangan pekerjaan.
altalt
altaltalt

Dialog Terbuka “Peran Pemilih Pemula Pada Pesta Demokrasi 2014”

Pesta demokrasi rakyat sudah di depan mata, mahasiswa sebagai pemilih muda perlu mendapatkan edukasi dan sosialisasi agar tidak salah menggunakan hak piilihnya. Metode pendekatan yang digunakan untuk pemilih muda harus dapat mengarahkan pemula sebagai subjek yang akan mendukung dalam proses demokrasi.

Tidak dapat dipungkiri adanya stigma bahwa politik itu berat dan complicated di mata pemilih pemula, oleh karenanya perlu dilakukan dialog dalam forum-forum pemuda dan sosialisasi dengan menggunakan media komunikasi yang familiar di kalangan pemuda, karena harus disadari bahwa dari kelompok-kelompok pemuda yang dinamis dan komunikatif informasi akan bergerak lebih cepat dan luas.

Radio Talk Show Bersama Amien Rais

Mendukung hal tersebut Kampus Pertiwi Cililitan menyenggarakan dialog terbuka yang berlangsung secara live bertempat di ruang auditorium Pertiwi, pada Sabtu, 22 Juni 2013 acara ini di pandu oleh Misty Malik, menghadirkan Bapak Prof. DR. H. Amin Rais, Dwiki Dharmawan, Didin Bagito dan perwakilan dari KPUD Prov DKI Jakarta, dan di tayangkan on air oleh 103.4 Radio Jakarta.

Seminar Amin Rais

Dalam dialog terbuka ini Bapak Prof. DR. H. Amin Rais membuka cara pandang para pemuda, khususnya mahasiswa Pertiwi dan para pendengar 103.4 Radio Jakarta, bahwa salah satu bentuk demokrasi adalah dengan adanya pemilihan umum yang bertujuan untuk menyalurkan keinginan rakyat, karena tanpa demokrasi pemerintahan akan berjalan secara otoriter. Peran pemuda sebagai penerus bangsa dalam pesta demokrasi dapat diwujudkan dengan berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan penuh rasa tanggung jawab dan menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. 

amien rais 2014foto amien rais 2014foto amien rais

Begitu juga ditegaskan oleh Bapak Reformasi Indonesia, Partai Politik yang ikut dalam pesta demokrasi harus dapat menampung keinginan rakyat serta memiliki moralitas yang tinggi. Sosok wakil rakyat yang bisa memenuhi kriteria untuk dipilih diantaranya memenuhi 3 (tiga) hal: Mampu memegang amanat, Jujur dan tahan uji. Karena ketika wakil rakyat dipilih oleh rakyatnya maka tanggung jawab dan kesetiaannya tidak lagi terhadap partainya namun sepenuhnya kepada bangsanya.

Berdasarkan data yang dimiliki KPUD Prov DKI Jakarta, 20% pemilih berasal dari kalangan pemuda yang berusia 17-23 tahun, oleh karena itu KPU memiliki website yang mudah di akses dan efektif dalam mengkomunikasikan dan mensosialisikan para calon wakil rakyat dikalangan pemuda, web ini juga dapat digunakan untuk membuka peluang terciptanya dialog antara pemilih dengan calon yang akan dipilih.

Sebagai calon wakil rakyat Dwiki Dharmawan dan Didin Bagiito juga mendorong para pemuda untuk menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi 2014 mendatang. Pemuda sebagai kaum intelektual harus menjadi Pemilih yang cerdas untuk memilih calon yang tepat. (M/Y)

—–oOo—–

Beauty and Handsome Class AKPAR Pertiwi

Pelatihan Kecantikan Akademi Pariwisata Pertwi

Selasa (28/05/13), Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi sebagai salah satu lembaga pendidikan yang bergerak dan berjalan di bidang Pariwisata telah mengadakan pelatihan wajib Beauty and handsome Class bagi mahasiswa/I AKPAR Pertiwi.
 
Kegiatan yang dimulai pukul 9.00 – 13.30 WIB ini, merupakan kegiatan tahunan dan juga kegiatan wajib dijalankan dalam rangka melatih mahasiswa/I dalam berpenampilan mulai dari tata busana, perawatan tubuh dan tata wajah , tata rambut baik dalam suasana formal dan non formal. Kegiatan pelatihan beauty class ini wajib diikuti oleh mahasiswa/I D semester VI (bagi yang belum mengikuti) dan semester IV.
 
Pelatihan Beauty class yang menjadi pelatihan wajib di Akademi Pariwisata Pertiwi ini , memiliki tujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dari tata busana, tata wajah, tata rambut dan sikap-sikap yang harus dilakukan dalam suasana formal dan non formal. Selain untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan diri secara keseluruhan juga untuk menanamkan sikap tertib dan rapih dalam keseharian mahasiswa/I dalam berpenampilan, terutama selama dalam lingkungan kampus.
 
Beauty Class Akademi Pariwisata Pertiwi
Pelatihan kecantikan akademi pariwisata pertiwi
Beauty Class Akademi Pariwisata Pertiwi
 

Wisuda Bersama Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun Akademik 2012/2013

Wisuda Bersama Perguruan Tinggi Pertiwi Di SME Tower

Wisuda merupakan sebuah momentum bersejarah bagi setiap mahasiswa/i setelah menimba ilmu dan melewati berbagai fase pembelajaran di bangku kuliah, diharapkan seorang mahasiswa/i mampu menjadikan gelar kesarjanaannya sebagai bekal dalam menapaki kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Harus disadari bahwa wisuda bukanlah akhir perjuangan bagi seorang insan pembelajar, tapi justru merupakan titik awal untuk memasuki gerbang kehidupan yang sesungguhnya, seperti yang disampaikan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, Bapak DR. H. Suharsono, M.Pd, MM dalam sambutannya di acara wisuda bersama program sarjana dan Diploma Yayasan Pendidikan Pertiwi Global pada hari Rabu, 24 April 2013.

Perhelatan akbar yang bertempat di gedung SME Tower Jakarta ini merupakan acara wisuda bersama program Sarjana dan Diploma dari 3 (tiga) Perguruan Tinggi Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, yakni; Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi, Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pertiwi dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiwi.

Rapat terbuka senat Perguruan Tinggi Pertiwi dalam acara wisuda ke-5 program Sarjana dan diploma tahun akademik 2012/2013 ini melantik 282 wisudawan dan wisudawati.  Acara dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, Bapak DR. H. Suharsono, M.Pd, MM, Senat Akademika Perguruan Tinggi Pertiwi, Pimpinan Perguruan Tinggi di wilayah Kopetis III dan IV, Manajemen Pertiwi Global, para orang tua wisudawan/wisudawati, tamu undangan dan hadir pula DR.Ir. Akbar Tandjung yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan orasi ilmiah dengan tema “Membangun Sumber Daya Manusia yang Memiliki Etos Kerja dan Jiwa Kepemimpinan yang Unggul. “

Pesan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, Bapak DR. H. Suharsono, M.Pd, MM kepada wisudawan dan wisudawati untuk senantiasa bekerja keras dalam mencapai cita-cita “ Lulusan pertiwi harus selalu memegang teguh nilai-nilai yang diterapkan selama menempuh pendidikan di Pertiwi, nilai-nilai tersebut ialah Sukses Pelanggan, Profesionalisme, Budaya Berprestasi, Kerjasama Tim, Budaya pembelajar serta Kreativitas dan Inovasi” ujar Ketua.

Dalam orasi ilmiahnya Bapak DR. Ir. Akbar Tandjung menyampaikan “Wisudawan dan wisudawati Pertiwi harus mampu menerapkan ilmu dan berprilaku profesional di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, karena tantangan sesungguhnya ada di tengah dinamika kehidupan bangsa dan negara oleh karena itu diperlukan sumber daya manusia yang memiliki etos kerja dan jiwa kepemimpinan yang unggul untuk menjawab kompleksitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara.”

 Pelantikan Siswa Terbaik Perguruan Tinggi Pertiwi

Dari 282 wisudawan dan wisudawati yang dilantik oleh Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global, Ibu Hj. Tuty Indrayani , S.E., MBA., empat belas diantaranya merupakan wisudawan dan wisudawati terbaik yakni Sapta, Ahli Pratama dengan IPK 3,57, Gunawan Supriyadi, Ahli Madya dengan IPK 3,49. Ahmad Irfan, Ahli Madya dengan IPK 3,62, Riana Andriyani, S.S.dengan IPK 3,36, Nia Maesyaroh, S.S., dengan IPK 3,33. Eka Tri Susanti, Ahli Madya dengan IPK 3,44. Yanti Apriyanti, S.E.dengan IPK 3,48. Udin Toharudin, S.E. dengan IPK 3,48. Dedeh Marlina, S.E. dengan IPK 3,63. Evi Lasmeria, S.E. dengan IPK 3,52. Enggar Wahyuni, S.E.dengan IPK 3,84. Dian Wahyuni, S.E. dengan IPK 3,54. Lela Elvira, S.E.dengan IPK 3,35. Nurhasanah, S.E.dengan IPK3,22.

Pelantikan para wisudawan dan wisudawati berjalan dengan lancar dan hikmad, acara ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama.
Liputan Suara Karya Dalam Acara Wisuda Bersama Perguruan Tinggi Pertiwi

Acara Wisuda Bersama Perguruan Tinggi Pertiwi Diliput Oleh Media Televisi Nasional TVRI dan beberapa media cetak nasional. (M/Y)

 
—–oOo—–

Konsinyering Keunggulan Produk Dan Keunggulan Daya Tarik Pariwisata Dalam Rangka Pengembangan Pencitraan di Indonesia

Konsinyering Keunggulan Pariwisata Indonesia Bersama Akpar Pertiwi dan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Rabu (30/01/13) Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan seminar kepariwisataan, dengan mengangkat tema “Konsinyering Keunggulan Produk dan Keunggulan Daya Tarik Pariwisata Dalam Rangka Pengembangan Pencitraan di Indonesia” Seminar ini, di bawakan lansung oleh Ibu Terta Tianiafi selaku asisten mentri pariwisata Indonesia. Pada seminar ini dijelaskan perkembangan industri pariwisata Indonesia di mata Internasional dan berbagai macam keragaman pariwisata Indonesia yang memiliki potensi untuk berkembang.

Di awal sesi pembicara menanyakan kepada para peserta seminar, kenapa kalian memilih untuk masuk ke dalam dunia pariwisata? Para peserta yang merupakan mahasiswa akademi pariwisata ada yang menjawab kalau Ia memilih dunia pariwisata karena menyukai kegiatan traveling.

Ibu Terta sedikit menjelaskan bahwa dunia industri pariwisata bukan sekedar jalan-jalan semata, melainkan bagaimana cara kita untuk membangun setiap objek di berbagai daerah untuk menghasilkan income bagi para industri pariwisata itu sendiri. Beliau juga memberi motivasi kepada peserta seminar agar tidak berendah diri karena nantinya akan menjadi lulusan pariwisata, tetapi justru harus bangga menjadi lulusan pariwisata karena pariwisata ini memberikan dampak positif untuk suatu negara.

Konsinyering yang merupakan pengumpulan/proses mengumpulkan pegawai di suatu tempat (hotel, penginapan, ruang rapat lainnya) untuk menggarap pekerjaan secara intensif yang sifatnya mendesak. Indonesia adalah Negara yang mempunyai berbagai macam ke anekaragaman dari budaya, wisata, sosial, hingga tempat tempat untuk di kunjungi oleh para wisatawan asing. Namun, kita juga mengetahui bahwa banyak objek-objek wisata di Indonesia yang sekarang sudah semakin rusak karena tidak terkelola dengan baik.

Oleh karena itulah kementrian pariwisata melakukan konsinyering untuk menggali keunggulan produk dan keunggulan daya tarik pariwisata yang akan dipromosikan kepada dunia internasional sebagai langkah pengembangan pencitraan pariwisata Indonesia di mata dunia.

Langkah yang dilakukan oleh kementrian pariwisata antara lain melakukan gerakan 16:7:16 yang berarti 16 destinasi utama yang difokuskan untuk di tata atau dipasarkan ke luar negri dan 7 pariwisata tematik serta 16 pasar. tempat tempat yang akan diprogam meliputi Danau Toba, Kota Tua, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo – Semeru, Kintamani, Menjongan, Gunung Rinjani, Pulau Komodo, Ende D Kelimutu, Tanjung Puting, Tanah Toraja, Pulau Bunaken, Wakatobi, dan Raja Ampat. Progam ini adalah kesepakatan antara pariwisata indonesia dan luar negri untuk mendapat perhatian khusus serta menjual dan memperkenalkan 16 tempat tersebut ke mata dunia untuk dapat di kunjungi oleh wisatawan asing.

Berdasarkan hasil quick count yang di lakukan oleh kementrian pariwisata, sektor kepariwisataan tahun 2012 memiliki dapak positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Antara lain 8,37% atau sekitar 9,28 juta orang dari total angkatan kerja dan Rp. 104,5 trilyun untuk upah gaji tenaga pariwisata.

Sangat  mengejutkan bukan? Oleh karena itu Ibu Terta Tianiafi selaku pembicara seminar yang mewakili Kementrian Pariwisata Indonesia mengatakan kepada para mahasiswa dan mahasiswi pariwisata untuk berbangga hati menjadi lulusan pariwisata, karena dapat membantu perputaran roda perekonomian pada suatu daerah pariwisata dan meningkatkan perolehan devisa negara dari kunjungan wisatawan asing.

Keunggulan Pariwisata Indonesia 2013-2014 Oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Seminar ini diakhiri dengan mengisi kuesioner dan bernyanyi lagu daerah bersama-sama. Civitas Akademi Pariwisata Pertiwi sangat senang dengan diadakannya seminar seperti ini, karena mereka merasa memperoleh manfaat dan membuka carkrawala tentang dunia pariwisata domestik di mata internasional. Para mahasiswa mengharapkan agar seminar-seminar mengenai dunia kepariwisataan diadakan lagi untuk meng-update informasi mengenai perkembangan dunia pariwisata Indonesia.

Download materi Seminar:

Sosialisasi E-Journal Bagi Mahasiswa AKPAR Pertiwi

Sosialisasi E journal

Di era teknologi informasi dewasa ini, para mahasiswa/i dimudahkan dalam mencari referensi ilmiah.  Terutama dalam hal melakukan sebuah kegiatan penelitian, menjadi penting bagi peneliti untuk memiliki referensi yang beragam dan berasal dari berbagai sumber.  Karena saat ini penelitian dipandang bukan hanya sebagai sebuah tuntutan untuk menyelesaikan studi tapi juga merupakan gerbang pembuka ilmu pengetahuan yang baru.

E-journal merupakan terbitan serial seperti bentuk tercetak tetapi dalam bentuk elektronik yang biasanya terdiri dari 3 (tiga) format yaitu, text, text dan grafik, serta full image (dalam bentuk PDF)-Tresnawan. Kelebihan yang dimiliki E-journal adalah memudahkan pencarian artikel dari satu jurnal atau lebih secara tepat dan cepat dan  juga informasi yang diakses lebih mendunia.

Di Indonesia penerbitan E-journal masih terhitung minim jumlahnya, dibandingkan di negara-negara lain, padahal hal ini sangat penting mengingat hampir semua perguruan tinggi di Indonesia mewajibkan para mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir untuk  mencantumkan beberapa referensi dari jurnal ilmiah.

Sosialisasi E journal akademi pariwisata

Melihat fenomena tersebut maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pertiwi (LPPMP) Pertiwi mengadakan kegiatan sosialisasi E-journal khususnya bagi mahasiswa Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi, di mana user name dan password-nya diberikan oleh Kopertis wilayah III Jakarta.  Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan 2 (dua) kali, yakni pada tanggal 21 Maret 2013 pukul 13.00–15.00 WIB. dan tanggal 12 April pukul 10.45-11.30 WIB.   

Konten dari sebuah E-journal biasanya berupa artikel ilmiah ( hasil penelitian atau bukan hasil penelitian), Review Buku/ karya ilmiah dan Proseding conference. Journal ilmiah diseleksi secara ketat terutama untuk  jurnal internasional.  Jurnal  memiliki  cakupan  materi  yang  luas namun sangat padat, maksimal 20 halaman, namun setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan. (M/Y)

Workshop Penulisan Artikel “Pesona Hospitality Journal”

Workshop penyusunan Artikel Journal\

Menuangkan sebuah ide dan gagasan menjadi sederet kalimat utuh yang mudah dipahami adalah sebuah aktivitas menulis. Artikel merupakan salah satu dari banyaknya bentuk karya tulisan yang dapat dipublikasikan pada khalayak luas.

Jum’at, 08 Maret 2013 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Pertiwi mengadakan Workshop Penulisan Artikel “Pesona Hospitality Journal” Acara yang berlangsung dari pukul  09.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB., bertempat di ruang S2 Kampus Pertiwi Cililitan dimaksudkanuntuk meningkatkan mutu berkala. 

Adapun kriteria yang dipergunakan dalam penulisan tertuang dalam Panduan Akreditasi Berkala Ilmiah yang disusun oleh DP2M Ditjen Dikti yang disosialisasikan melalui Penataran dan Lokakarya Manajemen Jurnal Ilmiah tahun 2010.

Kegiatan yang dihadiri oleh Direktur AKPAR, Stafff BAK Sekber dan para Dosen AKPAR Pertiwi ini merupakan salah satu upaya LPPM Pertiwi dalam memberikan ilmu pengetahuan dan membukakan cara pandang akan pentingnya sebuah hasil penelitian dalam pengembangan keilmuan dan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan. 

Beberapa bentuk hasil penelitian berupa paten, artikel ilmiah, teknologi tepat guna, atau buku ajar perlu disebarluaskan kepada para dosen atau peneliti.  Khusus untuk publikasi artikel ilmiah, salah satu sistem komunikasi ilmiah yang perlu ditingkatkan adalah berkala-berkala ilmiah yang diterbitkan baik oleh organisasi profesi, perguruan tinggi, maupun lembaga ilmiah yang secara teknis telah dinyatakan baik.

Evaluasi yang telah dilakukan sejak tahun 1992/1993 menunjukkan bahwa penampilan sebagian besar berkala ilmiah yang ada di Indonesia belum sesuai dengan yang diharapkan. Dari sebagian besar berkala ilmiah masih perlu diperkuat segi mendasarnya, antara lain tersedianya artikel yang bermutu, proses penyuntingan, dan kemampuan memasarkan atau penyebarannya. Kemampuan menulis masyarakat ilmiah di Indonesia dirasakan  masih belum optimum sehingga kemauan untuk menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam berkala bermutu yang terakreditasi masih terus harus dipacu.