Jurnal Pesona Hospitality Vol. 8, No. 1. Januari 2015

Loyalitas dan Kedisiplinan Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Di Apartemen Senayan Residence

 

Anisatul Auliya

Ghassan Revanda Afrizal

Akademi Pariwisata ( AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Email : revanpilot@rocketmail.com

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh loyalitas dan disiplin terhadap kinerja kerja Senayan Apartment Residence terletak di Jl. Patal Senayan I / 5 – Jakarta 12210 Pada 29 Oktober 2014 hingga 1 Oktober 2015. Metode yang digunakan adalah observasi dan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 50 karyawan Senayan Apartment Residence dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah bentuk kuesioner skala Likert dengan nilai kategori 1-5. Validitas menggunakan Pearson teknik korelasi Product Moment, sedangkan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach keandalan. Dari hasil perhitungan diperoleh untuk 0,961 (loyalitas), 0,873 (disiplin) dan 0,917 (kinerja). Dengan demikian ketiga variabel tersebut adalah realible sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan analisis regresi linier berganda adalah Y = b1x1 + b2X2 + e, Y = 0.170X1 + 0.215X2 + e. R-square nilai 0082 atau 8,2%. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian karyawan karyawan Senayan Residence Apartment dipengaruhi oleh 8,2% oleh dua variabel yang mencakup loyalitas dan disiplin kerja, sedangkan 92% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar dua variabel.

 

Kata kunci: Loyalitas, Disiplin dan Prestasi Kerja

Penerapan Standar Operasional Prosedur Hygiene Teknik Pengolahan Makanandi Hot Kitchen Park Hotel Jakarta

 

Farrah

Yonathan Arie Setiawan

Akademi Pariwisata ( AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Email : joenatan_arie@yahoo.com

Abstrak

Penelitian ini adalah tentang bagaimana Penerapan Hygiene dan Sanitasi perlu untuk memasukkan aplikasi prosedur operasi standar ke dalam teknik kebersihan pengolahan makanan di Departemen dapur, peralatan dapur, staf dapur. Selain itu juga untuk penerapan prinsip-prinsip kebersihan makanan karena dapur adalah untuk memasak makan, untuk itu masak bertugas harus benar-benar memperhatikan semuanya akan dilakukan dan dihasilkan, sehingga semuanya dijual ke tamu dalam bentuk makanan adalah hasil dari pilihan dan kualitas yang baik diproses.

 

Kata kunci: Penerapan, Standar Operasional Prosedur, Kebersihan, Sanitasi

Tinjauan Tentang PelaksanaanStandard Operating ProcedurePada DepartemenHousekeepingUntuk Meningkatkan Mutu Pelayanan KamarDi Grand Hyatt HotelJakarta

 

Fristi Bellia Annishia

Vinny Stepvani

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Housekeeping adalah salah satu bagian di hotel yang fungsinya menanganimasalah kerumahtanggaan hotel,yaitu menyiapkan kamar yang akan disewapara tamu,meliputi perlengkapan dan kebersihannya serta bertanggungjawab atas kebersihanseluruh lingkungan rumah tangga hotel,kecuali bagian dapur.

Room attendant mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan kamar tamu,Standard operating prosedure di Hotel Grand Hyatt Jakarta sangat dibutuhkan dalam meningkatkan mutu pelayanan kamar. Para Room Attendant Grand Hyatt telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan, selainitu, seorang room attendant selalu profesional dan menciptakan suasana kerja yang nyaman agar terciptanya kepuasan tamu yang menginap.

 

Kata kunci: Housekeeping, Standard Operation Procedure, Room Attendant, Room Service

Dampak Limbah Restoran X Terhadap Kesehatan Masyarakat

 

M.Heykal

Amalia

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Email: dindaamalia250892@ymail.com

Abstrak

Limbah restoran merupakan salah satu masalah bagi suatu wilayah. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh limbah restoran x terhadap kesehatan masyarakat.Penelitianberupa studi kasus ini dilakukan di RT 004 / RW 005Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur selama bulan Juli – Agustus 2015. Lokasi ini dipilih karena dekat dan mengalami dampak langsung dari sampah restoran.Berdasarkan hasil studi sebelumnya, terdapat beberapa dampak sampah yang mempengaruhi kesehatan masyarakat. Informasi mengenai dampak sampah restoranterhadap kesehatan masyarakat didapatkan dari hasil wawancara kepada 15 (lima belas) orang narasumber. 2 (dua) orang narasumber diwawancarai secara mendalam karena berlatar belakang sebagai petugas kebersihan yang telah berkecimpung di dinas kebersihan lebih dari 10 tahun.Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah restoran x tidak memiliki pengaruh terhadap kesehatan masyarakat.

 

Kata kunci: limbah restoran, kesehatan masyarakat, Rawamangun

Perencanaan Pengembangan Tapak Wisata Berbasis Lingkungan Dalam Menunjang Kebutuhan Pengunjung Di Situ Cipondoh Tangerang

 

Widuri

widurialghozali@yahoo.co.id

Abstrak

Situ Cipondoh adalah salah satu destinasi berkembang di Kota Tangerang. Terletak di Jl. Raya KH. Hasyim Ashari. Tidak hanya pengunjung lokal tetapi dengan orang-orang yang menyeberang jalan ini juga tertarik untuk singgah. Situ Cipondoh merupakan daerah untuk rekreasi, pelestarian dan konservasi dan itu akan menjadi cirri khas dari Tangerang. Untuk masa depan diperlukan perencanaan yang baik, yang tidak hanya spontan dan pembangunan tidak merusak fungsi utama dari Danau tetapi dapat membuat kebutuhan pengunjung terpenuhi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggunakan korelasi dan regresi berganda. Dari penelitian ini diketahui bahwa pengaruh rencana situs untuk memenuhi kebutuhan pengunjung adalah 0,490 dengan R square adalah 0.240 sehingga signifikan tetapi rendah dan diketahui bahwa tidak semua variabel x memiliki pengaruh untuk membuat  kebutuhan pengunjung terpenuhi, variabel X2 (Pemanfaatan Ruang), X5 (lansekap) dan X6 (Sirkulasi) yang memiliki pengaruh untuk memenuhi yang dibutuhkan pengunjung. Ringkasan dari penelitian ini adalah rencana situs yang pola zonanya seperti berikut ini: zona 1: Parkir daerah, zona 2: public area, zona 3: F & B service area, zona 4: Lokasi Games. Manajemen dapat meningkatkan sarana dan prasarana dengan perencanaan yang baik sehingga dapat memenuhi yang dibutuhkan oleh pengunjung. Membuat tanda/petunjuk, sirkulasi mobil, sirkulasi sepeda motor, dan banyak cara lagi. Hal ini dapat membuat penurunan nitrogen di danau. Untuk membuat rencana, diperlukan koordinasi dengan semua sektor (sektor swasta dan pemerintah) karena daerah ini merupakan kawasan konservasi, sehingga rencana tersebut mencakup banyak latar belakang pengetahuan dan diperlukan program kemitraan yang baik untuk mencapai tujuan.

 

Kata kunci: Perencanaan, rencana situs, dan pengunjung yang dibutuhkan.

 

 

Jurnal Pesona Hospitality Vol. 7, No. 2. Juli 2014

PENTINGNYA RAGI UNTUK MENGHASILKAN ROTI BERKUALITAS TINGGI DI SHERATON MEDIA HOTEL AND TOWERS

 

Anisatul Auliya

Enny Sri Dwi Fransiska

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Hotel merupakan penghasil devisa Negara, hotel sendiri memiliki beberapa departemen salah satunya adalah pastry dan bakery. Pastry dan bakery departemen bertanggung jawab pada pembuatan kue dan roti. Untuk menghasilkan roti yang berkualitas dilihat dari bahan-bahan dan cara pembuatan yang digunakan untuk membuat roti, bahan-bahan ini merupakan inti utama dari pembuatan roti salah satunya adalah ragi. Ragi yang berkualitas baik maka akan memberikan hasil roti yang berkualitas baik juga. Untuk menghasilkan roti yang berkualitas dilihat dari bahan-bahan yang digunakan, tahap-tahap cara pembuatan, takaran bahan secara teliti dan kebersihan alat-alat yang digunakan untuk membuat roti. Ragi mempunyai cara penyimpanan yang berbeda sesuai dengan jenisnya, jika ragi padat seperti ragi basah (fresh yeast) maka penyimpanannya harus di freezer atau di chiller karena ragi basah sensitif terhadap udara lembab seperti iklim tropis di Indonesia, sedangkan ragi kering cara penyimpanan lebih mudah, ragi kering dapat disimpan pada suhu ruangan

 

Kata Kunci: Hotel, Ragi, Roti dan Kue

PENGARUHKINERJAROOM ATTENDANTDALAMPENINGKATANKUALITAS KAMAR

DI HOTEL SANTIKA PREMIEREJAKARTA

 

Farrah

Beni Fuad

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika Kav.2-3, Cililitan, Jakarta Timur, (021) 8090474

Abstrak

Cara pembersihan kamar di hotel harus selalu diperhatikan oleh room attendant dalam meningkatan kualitas kamar di Hotel Santika Premiere. Di sisi lain room attendant sangat berpengaruh  terhadap kebersihan di dalam kamar hotel, oleh karena itu room attendant adalah petugas  atau ujung tombak hotel dalam membersihkan area hotel dan membersihkan kamar tamu hotel. Bagaimana kinerja room attendant dalam meningkatkan kualitas kamar dihotel Santika Premiere Jakarta. Ilmiah yang dipakai dalam metode ini adalah kuantitatif dan ukuran yang dipakai adalah skala Likert. Room attendant di hotel Santika Premiere Jakarta mampu berkomunikasi, memberikan wajah ceria ketika memberikan pelayanan terhadap para tamu. Persamaan regresi linear sederhana yang diperoleh adalah Y =   15,945 + 0,78X. Artinya tanpa adanya kinerja room attendant, maka nilai dari peningkatan kualitas kamar adalah 15, 945 dan Koefisien korelasi yang diperoleh adalah 0,524. Hotel Santika Premiere Jakarta membuat  aturan secara konkrit misalnya dituangkan berupa tulisan. Evaluasi kinerja room attendant selalu dilakukan dengan merumuskan indikator yang tepat oleh pihak hotel dan tenaga professional.

 

Kata Kunci: hotel, kinerja, petugas kamar

PROSEDUR PENGADAAN DAN PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN DI THE MEDIA HOTEL & TOWERS

 

Fristi Bellia Annishia

Syarifuddin Mahmud

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis melakukan penelitian pada The Media Hotel And Towers. The Media Hotel And Towers  merupakan salah satu hotel berbintang lima yang berada di Jakarta Utara. Dalam membuat produk makanan bagi para tamu hotel mengharapkan kepuasan baik dalam hal penyajian maupun kualitas bahan, cara pengadaaan dan penyimpanan bahan makanan sangatlah diperhatikan oleh bagian purchasing dan storeroom. Dimulai saat pembelian makanan sampai penyimpanan makanan dilakukan sesuai prosedur yang ada agar menghasilkan bahan makanan yang baik untuk di olah menjadi makanan yang lezat.  Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 25 juli 2012 – 31 januari 2013 di The Media Hotel And Towers. Penelitian ini mengambil tentang Prosedur pengadaan dan penyimpanan bahan makanan di The Media Hotel And Towers. Data di ambil secara langsung ke hotel selama menjalani training atau praktek kerja lapangan selama 6 bulan.

 

Kata Kunci: Pengaruh penerapan standard operating procedure terhadap kepuasan pelanggan

TINJAUAN TENTANG HYGIENE SANITASI DALAM MENJAGA MUTU MAKANAN DI MAIN KITCHEN HOTEL SARI PAN PASIFIC JAKARTA

 

Nanik Kartika

Muchlis

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika Kav 2 & 3 Cililitan Jakarta 13640, Telp. 021-8090474

Abstrak

Dalam industri pariwisata, perhotelan adalah merupakan sektor industri yang bergerak dalam bidang jasa yang memberi pelayanan, baik pelayanan penginapan dan juga pelayanan makanan dan minuman. Oleh sebab itu hotel dituntutdapat memberikan kepuasan terhadap tamu baik dari fasilitas maupun makanannnya . untuk dapat mencipatakan kepuasantamu salah satu caranya dengan meningkatkan hygiene dan sanitasi  pada semua department tidak terkecuali pada kitchen departemen.Hygiene adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subyeknya seperti mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan. Sedangkan sanitasi adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya yang dapat menganggu atau merusak kesehatan, mulai dari sebelum makanan diproduksi sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen.Prosedur hygiene sanitasi kitchen departemen meliputi karyawan dapur, peralatan, kontruksi bangunan,bahan makanan dan proses pengolahannya.

 

Kata kunci:mutu makanan, hygiene dan sanitasi, dapur, hotel

PENGARUH KEPUASAN KERJA DENGAN

PRODUKTIVITASKERJA  KARYAWAN PASTRY

DI HOTELSAHID JAYA DAN TOWER JAKARTA

 

Rina Ekawati

Gunawan Supriyadi

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Peranan manajemen sebagai pengelolaan sumber daya manusia diperlukan. Hal ini merupakan suatu cara meningkatkan suatu produktivitas kerja karyawan. Kadang kemajuan dari suatu organisasi tidak diimbangi oleh sumber daya yang baik pula. Produktivitas kerja ini dapat menurun kemungkinan adanya persaingan yang tidak sehat, kecemburuan sosial antara para karyawannya. Kurangnya pemahaman dalam berpola pikir akan mengakibatkan kemerosotan kemajuan dari pada peningkatan organisasi.Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas. Artinya antara kepuasan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan produktivitas.Dari 20 responden dengan variabel X (kepuasan ) berjumlah 5 item pertanyaan menunjukan jumlah valid. Normalitas data nilai Kolmogorov Smirnov variabel x (kepuasan kerja) 0,823 dengan probabilitas signifikan 0,508 > ? = 0,05. Hal ini menunjukan bahwa HO diterima atau variabel x (kepuasan kerja) berdistribusi normal.From Ttabel obtained from the calculation = df = n-2 = 20-2 = 18, then Ttabel = 2.1009 for Thitung 3.9> 2.1009, then Ho is rejected and Ha is accepted there is a significant relationship between satisfaction and productivity.   

 

Kata kunci : Kepuasan kerja, produktivitas, pencapaian

 

Jurnal Pesona Hospitality Vol. 7, No. 1. Januari 2014

PENGARUH PENERAPAN STANDARD OPERATING PROCEDURE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN THE BREEZE CAFE GUNUNG SAHARI JAKARTA PUSAT

 

Anisatul Auliya

Nursumarsiana

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis melakukan penelitian di The Breeze Cafe The Media Hotel & Towers Gunung Sahari di Departement Food And Beverage Service. Dengan berkembangnya dunia pariwisata di dunia, negara Indonesia juga ingin bersaing dengan negar-negara maju untuk mengembangkan usaha jasa pariwisata.Karena negara Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman suku bangsa maka didirikan sebuah akomodasi penginapan / hotel sebagai tempat untuk bermalam, beristrirahat bagi para pelancong / turis yang ingin mendapatkan tempat penginapan dan fasilitas yang baik dari pelayanan hotel. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 8 Juli 2013 – 8 Januari 2014 di THE MEDIA HOTEL & TOWERS GUNUNG SAHARI. Penelitian ini mengambil tentang Pentingnya penerapan standard operating procedure terhadap kepuasan pelanggan di The Media Hotel & Towers Gunung Sahari Departement FoodAnd Beverage Service.

 

Kata kunci: Pengaruh penerapan standard operating procedure terhadap kepuasan pelanggan

PENGARUH KOMUNIKASI SEORANG PRAMUSAJI TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI RESTORAN BISTRO 160

 HOTEL GRAND MILLENIUM KUALA LUMPUR

 

Farrah

Yayu Novikania

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Penelitian ini mengambil sekitar Pengaruh Komunikasi tersebut Seorang pramusaji Terhadap Kepuasan Pelanggan di Grand Millenium Hotel Kuala Lumpur di Departemen Food & Beverage. Saat ini industri perhotelan sangat berkembang mengingat jumlah tamu atau daerah mancanegara yang datang ke Malaysia, dengan tujuan untuk bisnis atau hanya vocationing. Oleh karena itu, tentunya para tamu memerlukan tempat tinggal serta fasilitas lainnya di. Dalam hal ini berkaitan dengan peran hotel serta meningkatkan layanan untuk berpartisipasi dalam tempat yang nyaman untuk beristirahat dan bersih bersama disertai sopan layanan dan hospility.data koleksi dilakukan dengan pengamatan selama enam bulan.

 

Kata kunci: komunikasi, pelayan, kepuasan.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN TAMU DI RESTORAN BREEZE CAFÉ GUNUNG SAHARI JAKARTA PUSAT

 

Fristi Bellia Annishia

Sonia Putry

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu di Restoran Breeze café. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengambilan secara random dengan pertimbangan bahwa populasi yang ada sangat besar jumlahnya sehingga tidak memungkinkan untuk meneliti seluruh populasi yang ada, sehingga dibentuk sebuah perwakilan populasi. Sampel dalam penelitian adalah tamu hotel yang sedang menggunakan jasa restaurant Breeze café. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan (X) mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan tamu (Y) Restoran Breeze Café dengan hasil nilaiterlihat thitung2.852 dimana ttabel 2.048 sehingga (thitung2.852> ttabel 2.048) sehingga (Ho) ditolak dan (Ha) diterima artinyaada pengaruh antara Kualitas PelayananBreeze café terhadap Kepuasan Tamu. Nilai probabilitas hasil sebesar 0.008 dimana nilai ?=0.05 dengan demikian (?=0.008<?=0.05) karena probabilitas jauh di bawah nilai alpha maka variabel Kualitas Pelayanan memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap Kepuasan Tamu.

 

Kata kunci : kualitas pelayanan, kepuasan tamu.

PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP

KUALITAS BAHAN MAKANAN

 

Nanik Kartika

Sartika Dini Wulan

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika Kav.2-3, Cililitan, Jakarta Timur, (021) 8090474

Abstrak

Suhu penyimpanan adalah suhu ruangan sebelum makanan dijual atau diproses. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik dan pengaruh kualitas makanan dan juga kendala-kendala yang dihadapi dalam menjaga kualitas makanan. Penyimpanan suhu makanan dikelompokkan berdasarkan jenis dan kekebalannya. Semua data menunjukkan bahwa ada pengaruh antara suhu penyimpanan dan kualitas makanan. Yang dibuktikan dengan ada kerusakan dari setiap sayuran ketika ditempatkan dalam 56 ° C, sayuran ini dikeringkan dan mengurangi kualitasnya. Terbukti dengan terjadinya kerusakan pada susu dan krim kocok ditempatkan di suhu kamar.

 

Kata Kunci: Suhu, penyimpanan, kualitas, makanan.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PELAYANAN KARYAWAN DEPARTEMEN FRONT OFFICE

DI HOTEL PURI MEGA JAKARTA

 

Rina Ekawati

Annisa Novyanthi

Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi

Jl. Dewi Sartika Kav 2 & 3 Cililitan Jakarta 13640, Telp. 021-8090474

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara jelas tentang gaya kepemimpinan, motivasi dan pelayanan karyawan di Hotel Puri Mega Jakarta. Tujuan kedua adalah untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi untuk karyawan Front Office. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Hotel Puri Mega Jakarta dan pelanggan. Dengan sampel  berjumlah 50 responden. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan: a) dimensi Partisipatif adalah dimensi yang paling dominan dalam gaya kepemimpinan, b) dimensi faktor eksternal adalah dimensi yang paling dominan dalam motivasi, c) dimensi emphaty adalah dimensi yang paling dominan dalam kerja karyawan. Hasil pengujian hipotesis adalah: 1) pengaruh gaya kepemimpinan karyawan layanan, 2) Motivasi mempengaruhi karyawan layanan, 4) Gaya kepemimpinan dan pengaruh motivasi karyawan layanan.

 

Kata kunci:     gaya kepemimpinan, motivasi kerja, pelayanan karyawan

 

Jurnal Pesona Hospitality Vol. 6, No. 2. July 2013

ANALISIS KUALITAS DOSEN TERHADAP PRESTASI MAHASISWA DI AKADEMI PARIWISATA (AKPAR) PERTIWI

Rina Ekawati

Siti Yuningsih

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas dosen dalam mempengaruhi prestasi mahasiswa Akademi Pariwisata Pertiwi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui penyebaran kuesioner dengan pengolahan data SPSS.17. Waktu observasi Juli hingga Agustus 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogic, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial secara simultan mempengaruhi mempengaruhi prestasi mahasiswa, maka jika nilai kompetensi pedagogic, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial meningkat, prestasi mahasiswa pun meningkat, namun secara parsial kompetensi kepribadian tidak signifikan berpengaruh terhadap prestasi mahasiswa, dengan 72% koefisien determinasi kualitas dosen mempengaruhi prestasi mahasiswa.

Kata Kunci : kompetensi pedagogic, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial Dan Prestasi Mahasiswa

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN DAYA TARIK WISATA : KASUS MUSEUM NEGERI PROVINSI LAMPUNG “RUWA JURAI”

Anisatul Auliya

Abstrak

Atraksi pengunjung sebagai kunci utama untuk menarik wisatawan berkunjung ke tujuan wisata. Tujuan dari penelitian adalah untuk menawarkan sebuah pendekatan terpadu untuk memahami keberhasilan tarik pengunjung dengan memeriksa bukti teoritis dan empiris pada hubungan klausal antara komponen produk dan pengelolaan daya tarik. Sebuah model penelitian diusulkan dimana dua hipotesis dikembangkan. Data empiris dikumpulkan secara pribadi, museum ruwa jurai di provinsi lampung. Sebanyak 98 kuesioner kembali dan data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi multivariate untuk mengetahui pengaruh antara produk, pengelolaan daya tarik dan keberhasilan daya tarik pengunjung. Hipotesis penelitian diuji dengan software SPSS dan hasil ini diperoleh : 1- ada pengaruh yang signifikan antara produk dan keberhasilan atraksi pengunjung 2 -. Ada pengaruh yang signifikan antara pengelolaan daya tarik dan keberhasilan atraksi pengunjung implikasi teoritis dan manajerial.  Ditarik berdasarkan hasil studi. Studi ini memberikan lebih melalui pemahaman faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan tarik pengunjung, yang dapat membantu pemerintah lebih memahami kebutuhan pengunjung.

Kata Kunci : Pariwisata, Atraksi Pengunjung, Faktor dari Objek sukses Pengunjung

USAHA MENINGKATKAN PELAYANAN PENGADAAN LINEN DAN AMENITIES TERHADAP ROOM ATTENDANT DI HOTEL X

Darka

Hikmatul Kurniati

Abstrak

Penelitian ini menjelaskan tentang usaha meningkatkan pelayanan pengadaan linen dan Amenities terhadap Room Attendant di Hotel X. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah.

Berdasarkan hasil penelitian kendala yang di hadapi dalam pendistribusian amenities terhadap efektivitas seorang room attendant berpengaruh kurang baik sehingga mengakibatkan room attendant bekerja kurang efisien terhadap kelengkapan amenities di kamar.

Kata kunci : Tata graham, Room Attendant, Pelayanan, Pendistribusian Linen dan amenities.

RELATIONSHIP BETWEEN FACTORS OF MUSEUM PERFORMANCE AND OVERALL SATISFACTION OF VISITOR IN JAKARTA HISTORY MUSEUM, INDONESIA.

Fristi Bellia Annishia

Mardjoko

abstrak

Penelitian ini menelusuri tentang hubungan antara faktor of museum performance dan overall satisfaction pada pengunjung museum sejarah Jakarta, ( museum fatahiilah), Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara faktor of museum performance dan overall satisfaction pada pengunjung. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung museum sejarah Jakarta. Teknik Sampling menggunakan convenience sampling. Jumlah sampel terdiri atas 355 responden. Analisis data menggunakan spearman rank correlation coefficient test. Digunakan untuk melihat hubungan antara faktor of museum performance dan overall satisfaction. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan antara factors of museum performance dan overall satisfaction pada pengunjung. Karena nilai koefisien sebesar 0.159, artinya hubungan yang lemah antara faktor of museum performance dan overall satisfaction.

Kata Kunci : Overall satisfaction, factors of museum performance, satisfaction of visitor, museum

FACTORS OF VISITOR MOTIVATION TO VISIT INDONESIA IN MINIATURE PARK, JAKARTA, INDONESIA

Farrah

abstrak

Studi ini meneliti tentang faktor yang memotivasi wisatawan untuk mengunjungi taman mini Indonesia indah. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1. mengetahui motivasi pengunjung tmii, 2. Menguji perbedaan motivasi seluruh variable demografis yang diteliti. Populasi dari penelitian ini adalah pengunjung taman mini Indonesia indah, sebanyak 367 kuesioner disebarkan kepada responden. Pengujian variable menggunakan independent sample test, -test.  Penggunaan One way ANOVAdigunakan untuk menilai nilai rata-rata pengunjung berdasarkan LMS (Leisure Motivation Study) serta Kondisi Demografis pengunjung. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perbedaan variable demografis terdapat pula perbedaan motivasi pengunjung.

Kata Kunci : Motivasi wisata, pengunjung, Taman Mini Indonesia Indah.

 

Jurnal Pesona Hospitality Vol. 6, No. 1. Januari 2013

PENTINGNYA PENGAWASAN PERALATAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA ROOM ATTENDANT

DI HOTEL FIDUCIA PASAR MINGGU JAKARTA

Achmad akasyah alhabsyi

 

Abstract

This study took about the important to supervise the utilities for improvement the productivity of room attendant in fiducia hotel pasar minggu in the housekeeping department. Currently the hospitality industry is highly developed considering the number of tourists who came to indonesia, with the aim for business or just vacationing. There for, it is of course the guests need a place to stay as well as other facilities in. In this case is related to the role of the hotel as well as improving the service to participate in a comfortable place to rest and clean accompanied courteous service and hospitality. Data collection was performed by observation as six month.

Key words : Supervision, Productivity

 

DAMPAK WISATA MALAM JALAN JAKSA DILIHAT DARI SEGI KONDISI PEREKONOMIAN MASYARAKAT SEKITAR JALAN JAKSA KELURAHAN KEBON SIRIH KECAMATAN MENTENG, JAKARTA PUSAT

Anisatul Auliya

 

Abstract

Various countries in the world especially in indonesia, tourism activities continue to be developed and maintained, because one of the effects of tourism can helping to improve the income for the countries, especially for people who stay surrounding the area of tourism. For example, night tourism of jalan jaksa, central jakarta. Night tourism activities continue to be developed as tourist activities in the evening so it need the participants of local communities to provide the tourist’s  need’s such as : setting up the hotel, providing transportation and the attraction surrounding jalan jaksa. The purpose of this study is to find out to know how much the impact of jalan jaksa nights tourism in terms 0of economic conditions for the local communities jalan jaksa, kebon sirih, menteng , Central jakarta . the research was did during the month of May 2011. The method used descriptive kuanitatif method, primary data were collected by questionnaire, interview and survey the area jalan jaksa, kebon sirih, menteng , Central jakarta, while secondary data were collected from a variety of literature and monthly report of april 2011 from local district office. To analyses the questinnaire, were processed using SPSS version 16, the result of the analysis indicate that the benefitd in terms of economic side night tourism jalan jaksa is enjoyed by newcomer communities not local residents

Key words: Tourism, the economic impact from tourism activities, communities

 

PENGARUH BUDAYA ASING TERHADAP GAYA HIDUP REMAJA PADA ERA GLOBALISASI DI JAKARTA

Feti Rachmawati

 

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of foreign culture on youth behavior in jakarta. Gloalization is closely linked with the entry of a foreign culture; especially the teenagers  are very easily to be influenced by foreign culture, not only positive but also negative influece. The research was undertake at junior high school 223 jakarta, of teachers, students and parent of student. Research conducted qualitative research is purposeive sampling technique. Research object in thisstudy is class IX student at junior high school 223 east jakarta, the counseling teachers and the teachers of islamic religion. The design of this reserch using descriptive qualitative research, interview and literature studies were using in this research. The result of this research conclude that foreign cultural influences have more negative side. Foreigh culture is growing and attend in the lives of adolescents in jakarta, it has negative and positive effect to the teenagers, the obligation of teenagers. In addition, the teenagers also need to be smarter in responding any kind of foreign culture arround their lives.

Key words : foreight culture,. Globalization, youth, lifestyle

 

PERBANDINGAN PEMINATAN COOKIES DARI TEPUNG BIJI NANGKA DAN TEPUNG TERIGU

Rina Ekawati

Yudhytia peea

 

Abstract

Based on the test result demand cooking made from jackfruit seed flour more and more devotees than cooking made from wheat flour. the process of making cookies from jackfruit seed flour and how specialization in term of aroma, color, texture, flavor and appearance which is more preferable if the cookies from jackfruit seed flour or wheat flour. previous research conducted by yulan isnaharani titled straw flour utilization jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lmk) in making cookies high fiber. What distinguishes this study with previous research where the researcher is using jackfruit seed flour stretcher  in the manufacturing process and processed into the manufacture of cookies. The method used is the analysis of crosstabs with chisquare test with 34 respondents with a presentation of the result in terms of the aroma of jackfruits seed flour 63.6% (14/22*100%), wheat flour 36.4% (8/22*100%), the colour of jackfruits seed flour 65.2%(15/23*100%), wheat flour 34.8%(8/23*100%). The texture of jackfruits seed flour 54.5%(12/22*100%), wheat flour 45.5%(10/22*100%), flavor of jackfruits seed flour 55.6% (10/18*100%), wheat flour 44.4% (*/18*100%) and the appearance of jackfruit seed flour 61.9% (13/21*100%), wheat flour 38.0% (8/21*100%).

Key words: passions, flour and jackfruit seeds

 

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN TAMU DI KITCHEN HOTEL X

R. Taufik Hidayat

Diana Agustin

 

 

Abstract

The purpose this study was to analyze influence of product quality hotel guest satisfaction in kichen X. The method used is using SPSS with simple linear regression analysis. The results obtained by distributing questionnaires to 35 respondents. Based on the reliability table obtained cronbach alpha value scale sales and profitability 0,509> 0,05, it was concluded that the satisfaction scale is reliable. 2.kolmogorov smirnov value variable x (product quality) with a probability significantly 0,391>?=0,05.this show that Ho is accepted or variable x (product quality) are normally distributed. kolmogorov smirnov value for the variable y (guest satisfaction)  0.266 with a significant probability 0.266>=?0,05 . this show that Ho is accepted or variable y (guest satisfaction) are normally distribution.3. correlation  coefficient of x to y is equal to 0.342** is low based on the strength of the relationship table. Significance value is 0.045 x with y. Since the significance value 0.045 <? = 0.05,then Ho is rejected and Ha accepted means x (product quality) low relationship with y (guest satisfaction). (have a low correlation of 0.342). correlation  confficient of x to y is equal to 0.342** is low based on the strength of the relationship table. Significance value is 0.045 x with y. Since the significance value 0.045 <? = 0.05,then Ho is rejected and Ha accepted means x (product quality) strong relationship with y (guest satisfaction). (have a low correlation of 0.342). correlation  coefficient of x to y is equal to 0.342** is low based on the strength of the relationship table. Significance value is 0.045 x with y. Since the significance value 0.045 <? = 0.05,then Ho is rejected and Ha accepted means x (product quality) strong  relationship with y (guest satisfaction). (have a low correlation of 0.342). table obtain ed from calculation = df =n-2 =35-2 =33, then the table = 1.692 because of t 2.11> t table 1.692 then Ho is rejected and Ha accepted are low pengaruh between quality product with a satisfaction that is positif low 0.342. assuming normally distributed data

 

Key words : Quality products,guest satisfaction

 

Tim Penyunting

TIM PENYUNTING

 Jurnal PESONA HOSPITALITY

 
Ketua Penyunting
Rina Ekawati
 
 
Penyunting Pelaksana
 
Nanik Kartika
 
R. Taufik H
 
 
 
Anggota Tim Penyunting
 
 
Yani Lestari
 
Linda Agustiany
 
 
MANAJEMEN LPPM PERTIWI
 
 
(dari kiri ke kanan: Linda Agustiany, Ekawati, Rina Ekawati, Yani Lestari)
 
 
 
 

Jurnal Vol 5 No 2 Juli 2012

Jurnal Pesona Volume 5, No.2 – Juli 2012
 
ISSN: 2086-9037
 
 
 
PENTINGNYA KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI PETUGAS CONCIERGE TERHADAP KELANCARAN OPERASIONAL
 
DI HOTEL INNA GARUDA YOGYA
 
 
 
Ekawati
 
Jonathan
 
Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
 
 
Abstrac
 
The development of tourism in Indonesia that growing has big influence on the hospitality sector that is engaged infrastructure services. The purpose of this paper is how the influence of ability communication of an officer concierge against operational in concierge section. The methodused inthisresearchisdescriptivequantitativemethod, by telling, analyze and solverealproblemsin the world ofhospitalityas aresultofthe actualdata obtained. Todeterminethe relationshipof communicationvariablesandoperationalvariables, thePearsoncorrelation analysis(Sarwono, 2005)with acorrelation valueisbetween0-1. Resultsofthis analysisshowsthat theabilityto communicatehasa verysignificantimpacton the smoothoperationandhasa positive relation andverystrong.
 
 
 
Key Word: Communication, Concierge, operational, hotel
 
 
 
Abstrak
 
Perkembangan pariwisata di Indonesia yang terus meningkat berpengaruh besar terhadap sektor perhotelan yang bergerak di bidang jasa prasarana. Tujuan dari penulisan ini adalah pengaruh kemampuan berkomunikasi seorang petugas concierg terhadap kelancaran operasional di concierge section. Metode penulisan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kuantitatif, yaitu dengan menuturkan, menganalisa dan memecahkan masalah yang nyata dalam dunia perhotelan sebagai hasil dari data yang didapatkan sebenarnya. Untuk mengetahui keeratan hubungan variable komunikasi dan variable operasional, maka digunakan analisa korelasi Pearson (Sarwono, 2005) dengan nilai korelasi adalah antara 0 – 1. Hasil dari analisis menunjukkan  bahwa kemampuan berkomunikasi memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kelancaran operasional dan memiliki hubungan yang positif dan sangat kuat. 
 
 
 
Kata Kunci: Komunikasi, Concierge, operasional, hotel
 
 
 
MASALAH DAN SOLUSI DALAM PENGELOLAAN SUPPLY LINEN TERHADAP PRODUKTIVITAS ROOM ATTENDANT DI HOTEL GRAND MILLENIUM KUALA LUMPUR
 
 
 
Nanik Kartika
 
Wendri
 
Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Jl. Dewi Sartika Kav 2& 3 Cililitan, Jakarta Timur
 
 
 
Abstract
 
The aim of this study isto(1) To knowthe effortsthatcan be donetoovercomethe obstaclesin the management oflinenand(2) Toprovidea solution to theproblemsexistingin the managementwhattolinenroomattendant. This study is aqualitative researchapproachusingdescriptions throughinterviews, observationandLibraryStudiesMethods(Literature Review). Based on theresults ofthe studyshowedthat theresults ofthe interview, the obstacles encounteredin the management oflinenatHotelGrandMillenniumKualaLumpurincludethe number ofworkersin thelinensectionstill lacking, manywhose conditionlinenOutOfOrder, laundrymachinedamageas well asa lack of goodwaterandcausedulllinenandchemicalspeciesthat are lessgood.
 
 
 
Key words: Housekeeping, room-boy, room-maid, laundry, linen, productivity
 
 
 
Abstrak
 
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala dalam pengelolaan linen dan (2) Untuk memberikan solusi atas kendala apa yang ada dalam pengelolan linen untuk room attendant. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskripsi melalui pendekatan wawancara, observasi dan Metode Studi Pustaka (Literature Review). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil interview, kendala yang dihadapi dalam pengelolaan linen di Hotel Grand Millenium Kuala Lumpur diantaranya jumlah tenaga di linen section masih kurang, banyaknya linen yang kondisinya Out Of Order, kerusakan mesin laundry serta air yang kurang bagus dan menyebabkan linen kusam serta jenis chemical yang kurang baik.
 
 
 
Kata Kunci: Housekeeping, room-boy, room-maid, laundry, linen, produktivitas
 
 
 
PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA DI HOTEL SARI PAN PACIFIC JAKARTA
 
 
 
Rina Ekawati
 
Mareta Devi Nur’aini
 
Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Jl. Dewi Sartika Kav 2& 3 Cililitan, Jakarta Timur
 
 
 
Abstract
 
The aims of this study is to (1) analyze the relationship of motivation on employee performance in Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, (2) to analyze the relationship satisfaction on employee performance in Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, and (3) to analyze the relationship between motivation and job satisfaction on employee performance at Sari Pan Pacific Jakarta. This research is quantitative research using diskrptif with data collection techniques. The results showed that (1) Motivation positive and significant impact on the performance of employees, (2) satisfaction is positive and significant impact on the performance of employees, and (3) Motivation and Job Satisfaction on Employee Performance and significant positive effect on employee performance.
 
 
 
Key words: Motivation, satisfaction, and perfomance
 
 
 
Abstrak
 
Penelitian ini bertujuan untuk ­( 1 ) Menganalisis hubungan motivasi terhadap kinerja karyawan di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, ( 2 ) Menganalisis hubungan kepuasan terhadap kinerja karyawan di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, dan ( 3 ) Menganalisis hubungan antara motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode diskrptif dengan teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (2) Kepuasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan (3) Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
 
 
 
Kata Kunci: Motivasi, Kepuasan, dan Kinerja
 
 
 
PROGRAM PEMBERDAYAAN WANITA PEMBATIK DI DESA KEBON, KECAMATAN BAYAT, KABUPATEN KLATEN, PROPINSI JAWA TENGAH SEBAGAI DESA WISATA BATIK
 
 
 
Achmad Akasyah Alhabsyi
 
Rima Nouvidya Kesuma
 
Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Jl. Dewi Sartika Kav. 2 & 3 Cililitan Jakarta Timur
 
 
 
Abstract
 
Batik as a cultural heritage has become an icon of a proud nation of Indonesia. Batik usage across generations has helped small and medium businesses to create and innovate in order to maintain its existence as well as the economy is expected to be a positive impact on the economic development of the people, which in turn can provide benefits to the artisans and batik producers. Including empowering women how to do batik in villages producing batik.
 
Program also received support from the International Institute not only promote batik as a village local products, but also evokes other sectors namely tourism sector. To see the extent to which women’s empowerment program batik in a village that has the potential to become a tourism village then conducted research with the aim to determine the potential of women in the village of batik Kebun, knowing the strategy of empowering women in the village Kebun and determine the contribution of women to the development of batik village tourism Kebun . Where the final outcome of this study is expected to be a useful reference for the development of Batik Village Kebun and Kebun Indah in particular, as well as an inspiration to all Indonesian women to continue working and efficient and contribute to the economic progress of the nation. Implementation of research activities conducted in the Village Kebun, District Bayat, Klaten regency, Central Java, during the three months between June and August 2012
 
 
 
Key words: Batik, economi
 
 
 
Abstrak
 
Batik sebagai warisan budaya telah menjadi ikon yang membanggakan bangsa Indonesia. Pemakaian batik yang lintas generasi telah membantu usaha kecil menengah untuk berkreasi dan berinovasi dalam rangka mempertahankan eksistensinya sekaligus diharapkan secara ekonomi dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi rakyat yang pada akhirnya dapat memberi keuntungan bagi para pengrajin dan produsen batik.Berbagai cara dilakukan termasuk memberdayakan wanita pembatik di desa-desa penghasil batik.
 
Program yang juga mendapatkan bantuan dari Lembaga Internasional bukan hanya memajukan batik sebagai produk lokal sebuah desa, tetapi juga membangkitkan sektor lain yaitu sektor Pariwisata. Untuk melihat sejauh mana program pemberdayaan wanita pembatik di sebuah desa yang memiliki potensi untuk menjadi Desa Wisata maka penelitian dilakukan dengan tujuan  untuk mengetahui potensi wanita pembatik di Desa Kebon, mengetahui strategi pemberdayaan wanita di Desa Kebon dan mengetahui kontribusi wanita pembatik terhadap perkembangan pariwisata di Desa Kebon. Dimana hasil akhir penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan yang bermanfaat bagi perkembangan Desa Kebon dan Batik Kebon Indah khususnya, serta menjadi inspirasi bagi seluruh wanita Indonesia untuk terus berkarya dan berdaya guna serta berkontribusi pada kemajuan perekonomian bangsa. Pelaksanaan kegiatan penelitian dilakukan di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah, selama tiga bulan antara bulan Juni sampai Agustus 2012.
 
 
 
Kata Kunci: Batik dan ekonomi
 
 
 
PERANAN CHEF DE PARTIE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MAKANAN PANAS DI FIESTA KITCHEN SARI PAN PACIFIC HOTEL JAKARTA
 
 
 
R.Taufik Hidayat
 
Rollys Fernando
 
Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Jl. Dewi Sartika Kav. 2 & 3 Cililitan Jakarta Timur
 
 
 
Abstract
 
The aim of this study isto (1) expand and add work experience in the field of hospitality, especially in the kitchen for the benefit of the author. (2) Want to know how much role to play especially in the kitchen preparing food in the kitchen hot in Sari Pan Pacific Hotel Jakarta (3) by writing this final report the authors know the duties and responsibilities that are given at the time of entering the industry, in order to become a good human resources and competence for the industry (4) knowing the direct professional chefs working in the kitchen to play in making and serving food satisfactory heat (5) As one of the requirements to complete a degree education Associate Expert on Earth Tourism Academy. This study is a qualitative study using a descriptive method approach through observation, library research and interviews. The results showed that: (1) perananan a Chef De Partie it is essential for the smooth operations of the kitchen. In addition, his responsibilities is wide, not limited to supervise other kitchen staff and operations but also help other kitchen staff when conditions are crowded kitchen orders (2) Role of a Chef De Partie very influential in improving the quality of food. It is characterized by Chef De Partie who supervise food ranging from foodstuffs coming from suppliers, storing food in storage until the use and processing of foodstuffs.
 
 
Keywords: Roles, Quality
 
 
 
Abstrak
 
Penelitian ini bertujuan untuk (1)Memperluas dan menambah pengalaman kerja di bidang perhotelan, khususnya di kitchen yang bermanfaat bagi  penulis.(2)Ingin mengetahui seberapa jauh peranan kitchen khususnya di main kitchen dalam mengolah makanan panas di Sari Pan Pacific Hotel Jakarta(3)Dengan menulis laporan tugas akhir ini penulis mengetahui tugas dan tanggung jawab yang diberikan pada saat memasuki dunia industri, guna menjadi sumber daya manusia yang baik dan berkompeten untuk industri(4)Mengetahui secara langsung profesional kerja para juru masak di main kitchen dalam membuat serta menyajikan makanan panas yang memuaskan(5)Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan mendapatkan gelar Ahli Madya di Akademi Pariwisata Pertiwi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan melalui pendekatan observasi, penelitian perpustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perananan seorang Chef De Partie sangatlah penting bagi kelancaran operasional kitchen. Selain itu, tanggung jawabnya pun sangat luas, tidak sebatas mengawasi para staff kitchen lain dan operasionalnya tetapi juga membantu staff kitchen lain disaat keadaan kitchen sedang ramai orderan (2)Peranan seorang Chef De Partie sangat berpengaruh dalam meningkatkan kualitas makanan. Ini ditandai dengan Chef De Partie lah yang melakukan pengawasan bahan makanan mulai dari datangnya bahan makanan dari suplier, penyimpanan bahan makanan di tempat penyimpanan sampai penggunaan dan pengolahan bahan makanan.
 
 
 
Kata Kunci: Peranan, Kualitas
 
 
 

Jurnal Vol.5 No.1 Januari 2012

Jurnal Pesona Volume 5, No.1 – Januari 2012
ISSN: 2086-9037
 
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK  TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA MATAHARI DEPT.STORE CIREBON
 
Inda Gumilang
Dosen STIE Pertiwi Bekasi
 
Abstract
Factors including quality of service and quality products jointly significant impact on customer satisfaction in the sun Dept. Store Cirebon at 51.70% and the balance of 48.30% influenced by other factors. It can be seen on the results of calculations in which the value off can count equal to 51.945 while the table with degrees offreedom f= k vl and v2 = (n-k-1), (100-2 -1) = 97 and with 95% confidence level (a = 0.05) obtained f table is 2.47. Thus the value off greater than f count table (51.945> 2.47) so that Ho ditolakBerdasarkan effect of all these factors have significant influence on customer satisfaction on customer Dept. sun. Store in the city ofCirebon in a row that the quality of service (XI) ofO. 728 or 72.80% and the variable quality of products (X2)for 0042 or 4.20 
 
Keywords: Customer Satisfaction
 
Abstrak
Faktor termasuk kualitas pelayanan dan kualitas produk secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan di matahari Dept Store Cirebon pada 51,70% dan sisanya sebesar 48.30% dipengaruhi oleh faktor lain. Hal ini dapat dilihat pada hasil perhitungan di mana nilai off bisa hitung sebesar 51,945 sedangkan meja dengan derajat offreedom f = k vl dan v2 = (nk-1), (100-2 -1) = 97 dan 95 dengan tingkat kepercayaan% (a = 0,05) diperoleh tabel f 2.47. Dengan demikian nilai off lebih besar dari f table hitung (51,945> 2,47) sehingga efek Ho ditolakBerdasarkan dari semua faktor ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada pelanggan Dept berjemur. Toko di ofCirebon kota berturut-turut bahwa kualitas layanan (XI) OFO. 728 atau 72.80% dan variabel kualitas produk (X2) untuk 0042 atau 4.20
 
Kata Kunci: Kepuasan pelanggan
 
 
PENGARUH DARI PERCEIVED VALUE YAITU HEDONIC VALUE DAN UTILITARIAN VALUE TERHADAP CUSTOMER SATISFACTION DAN BEHAVIOURAL INTENTION PADA JASA RETAIL PUSAT PERBELANJAAN (SHOPPING CENTRE)
 
Rinaldizizar
Universitas Trisakti
 
Abstract
The background of this research was to prove that there is an impact of hedonic value and utilitarian value to the customer behavioural and perceived value with the additional variabel which is demographics factor and applied to retail business like shopping center. 
 
Keywords: Perceived value,   hedonic  value,   utilitarian   value,   customer satisfaction, behavioural intention.
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa ada dampak nilai hedonik dan nilai utilitarian terhadap perilaku pelanggan dan nilai yang dirasakan dengan variabel tambahan yang merupakan faktor demografi dan diterapkan untuk bisnis ritel seperti pusat perbelanjaan.
 
Kata Kunci: nilai yang dirasakan, nilai hedonis, nilai utilitarian, kepuasan pelanggan, niat perilaku.
 
 
PENGARUH KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT TRISAKTI JAKARTA
 
Dianingtyas Mira
Universitas Trisakti
 
Abstract 
Service is very important in a service business, even more noteworthy than the product business. The data was collected using purposive sampling method based on convenience sampling to obtain information quickly, cheaply and easily (Herman, 2006). The purpose of this study was to examine the influence of patient emotions (positive and negative) and service quality on patient satisfaction in the Dental Hospital Trisakti so the results can not be generalized to a hospital or other service industries. The results showed that there is a positive effect on patient
 
Key words: Patient satisfaction
 
Abstrak
Pelayanan merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis jasa, bahkan perlu mendapatkan perhatian yang lebih dibandingkan dengan bisnis produk. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan convenience sampling untuk mendapatkan informasi dengan cepat, murah dan mudah (Hermawan, 2006). Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh patient emotions (positive dan negative) dan service quality terhadap patient satisfaction pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut Trisakti Jakarta sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan pada rumah sakit atau industri jasa lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif terhadap pasien.
 
Kata kunci: kepuasan pasien
 
 
 
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEORANG COOK WASHOKU DI RESTORAN JEPANG SAKURA  HOTEL HILL SIDE JAKARTA
 
Sytha Kristihandini
Iswanto
Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The scope of each hotel kitchen is very different as in the Hill Side Jakarta hotel that has specificity within the scope of the kitchen there are parts like sushi kitchen (cold kitchen), room service kitchen, washoku kitchen (hot kitchen). Results of this study indicate that the lack of cooperation / communication between employees at the Washoku Kitchen kitchen or other parts, equipment used sometimes often not according to function, and lack of a system of first in first out (FIFO) on the materials used for the manufacture of product.
 
Key words: duties and responsibilities
 
Abstrak
Ruang lingkup kitchen setiap hotel sangat berbeda seperti yang ada di hotel Hill Side Jakarta yang mempunyai kekhususan dalam ruang lingkup kitchen terdapat bagian-bagian seperti sushi kitchen (cold kitchen), room service kitchen, washoku kitchen (hot kitchen). Hasil dari penulisan ini menunjukkan bahwa kurangnya kerjasama / komunikasi antara karyawan Kitchen di bagian Washoku  ataupun bagian kitchen lainnya, peralatan yang digunakan kadang seringkali tidak sesuai dengan fungsinya, dan kurang adanya sistem first in first out (FIFO) pada bahan–bahan yang digunakan untuk pembuatan produk.
 
Kata Kunci: tugas dan tanggung jawab
 
?
HUBUNGAN PELAKSANAAN STANDARD OPERATING PROCEDURE TERHADAP KINERJA CLEANING ATTENDANT DI PLAZA INDONESIA JAKARTA
 
Rina Ekawati
Eva Susanti
Akademi Pariwisata Pertiwi 
Jl. Dewi Sartika, Kav 2&3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
At the beginning Mall serves as a shopping center, but nowadays Mall better known as the fulfillment place of the demand global consumption so that become a public place which is often visited by the visitors from different class or social strata. In this case the manager provides facilities to visitors, who can provide convenience and satisfaction to customer in order to coming back; it can be apart from the influence of the cleanliness mall itself. Housekeeping Department and Cleaning Attendant are part of Housekeeping as worker staffs who work using Standard Operating Procedure that established to produce effective and efficient performance. Research variable consist of two variable, the first is the independent variable (independent), Standard Operating Procedure, the second variable is the variable bound (Dependent) is Performance.
 
Key words: the use of standard operating procedures and performance cleaning attendant.
 
Abstrak
Pada awalnya Mall berperan sebagai pusat perbelanjaan, tetapi pada masa sekarang ini Mall lebih dikenal sebagai tempat pemenuhan tuntutan konsumsi global hingga menjadi ruang publik yang kerap kali dikunjungi oleh para pengunjung dari berbagai kelas/strata sosial. Dalam hal ini pengelola memberikan fasilitas-fasilitas kepada pengunjung yang dapat memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada customernya agar dapat berkunjung kembali, hal ini tidak terlepas dari pengaruh kebersihan mall itu sendiri. Departemen Housekeeping atau Tata graham dan Cleaning Attendant adalah bagian dari Tata Graha sebagai staff tenaga kerja yang bekerja menggunakan Standard Operating Procedure yang telah ditetapkan sehingga menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien. Variable penelitian terdiri dari 2 variable, yang pertama adalah variable bebas (independent) yaitu Standard Operasional Procedure, variable yang kedua adalah variable terikat ( Dependent ) yaitu Kinerja.
 
Kata kunci: Penggunaan prosedur operasi standar dan Kinerja Kehadiran Kebersihan.
 
 

Jurnal Vol.4 No.2 Juli 2011

Jurnal Pesona Volume 4, No.2 – Juli 2011
ISSN: 2086-9037
 
MOTIVASI PENGUNJUNG UNTUK BERKUNJUNG KE TAMAN MARGASATWA RAGUNAN DI JAKARTA
 
Honi Chiquita
Universitas Sahid
 
Abstract
Ragunan Park is the object and natural tourist attraction that is engaged in the conservation of fauna that has a unique and distinct advantage compared to other attractions. This research aims to determine the motivation of tourists to visit the Wildlife Areas ragunan Jakarta. As for some of their motivations for visiting the park Ragunan anyone want a hobby, there is a reason the price of admission is very affordable, because pcndidikan reasons, but not least also mcnyatakan that Ragunan Park kebersihanya less attention, the facilities are not quite complete. Based on the results of field research shows the majority of visitors that visit is for recreation by (70%), observation of (18%), for research by (8%), and for the conservation of (4%). But most of them feel less towards environmental cleanliness contained garbage that littered the area around the cages of animals, and also the smell of manure is not good. So that tourists will be reluctant to make a return. For it with their demands to satisfy the needs of tourists who can be expected from the pcngelola Park Ragunan can improve the environment in the area Ragunan Park to keep it clean and make tourists comfortable and want to visit again in the future.
 
Key words: motivation and Ragunan wildlife Park
 
Abstrak
Taman Margasatwa Ragunan merupakan obyek dan daya tarik wisata alam yang bergerak di bidang konservasi fauna yang mempunyai keunikan dan keunggulan tersendiri dibandingkan dengan obyek wisata lainnya. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui motivasi wisatawan untuk berkunjung ke Taman Margasatwa ragunan DKI Jakarta. Adapun beberapa motivasi mereka untuk mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan ada yang ingin menyalurkan hobi, ada yang karena alasan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, karena alasan pcndidikan, tapi tidak sedikit juga yang mcnyatakan bahwa Taman Margasatwa Ragunan kurang memperhatikan kebersihanya, fasilitas yang tidak cukup lengkap. Berdasarkan hasil penelitian lapangan menunjukkan mayoritas pengunjung yang berkunjung adalah untuk berekreasi sebesar (70%), observasi sebesar (18%), untuk riset sebesar (8%), dan untuk konservasi sebesar (4%). Namun kebanyakan dari mereka merasa kurang terhadap kebersihan lingkungan yang tcrdapat sampah-sampah yang berserakan disekitar area kandang-kandang hewan, dan juga bau dari kotoran hewan yang tidak sedap. Sehingga membuat wisatawan akan enggan kembali. Untuk itu dengan adanya tuntutan pemenuhan kebutuhan untuk memuaskan wisatawan yang dapat diharapkan dari pihak pcngelola Taman Margasatwa Ragunan dapat memperbaiki keadaan lingkungan di area Taman Margasatwa Ragunan agar selalu bersih dan membuat wisatawan nyaman dan ingin berkunjung kembali di lain waktu.
Kata Kunci: Motivasi dan Taman wisata Ragunan
Jurnal Pesona Volume 4, No.2 – Juli 2011
 
 
 
ANALISA POTENSI PARIWISATA PULAU PRAMUKA DALAM RANGKA PENINGKATAN KEPARIWISATAAN DI SUKU DINAS PARIWISATA KABUPATEN ADMINISTRASI KEPULAUAN SERIBU
 
Riski Pujiruvianto
Universitas Sahid
 
Abstract
Pramuka Island is part of administrative district of Pramuka Island that located between Jakarta bay and Java ocean that most of its territory is an area of 6997.50 km2 of marine waters and has 110 islands. Geographically located between 106 ° 20’00 “E – 106 ° 57’00” E and S ^ O’OO “LS – S ^ OO” LS and has great potential for marine tourism such as the Mangrove Forest, Coral Reef and Seagrass very interesting that under the authority of the District Tourism dept of Pramuka Islands. The problem is how to run the product development strategy dept Seribu Islands Tourism District Administration for the potential in the Pramuka island region. Pramuka Island given potential as a marine tourism object. Methods of data collection by observation Tourism dept to Seribu Islands District Administration, as well as distributing questionnaires / questionnaires about infrastructure, transportation and facility / accommodation listed marine tourism dept of Seribu Islands Tourism District. The magnitude of the potential of marine tourism attractions in the Pramuka Island are not supported with a range of information to the public (potential tourists) and also not supported by facilities /accommodations, transportation, facilities and infrastructure. All of the potential that exists in the Pramuka Island should be utilized as much as possible with a planning strategy that is competitive with existing marine tourism area in Indonesia in particular and also the adjustment of the budget funds available in Government of Seribu Islands regency in Jakarta.
The author suggested to the Government of DKI Seribu Islands District Administration. Especially Jakarta Tourism Sub-Department Administrative District Seribu Islands in order to extend the range of information about the potential of marine tourism attractions in Pramuka Island eg through advertisements in print and electronic media, provide alternative means of transportation. Sea transport can not operate on night so the air becomes an alternative means of transportation. Based on the analysis,authors suggest building a runway at Long Island and the acceleration of infrastructure supporting tourism in the dock and on the island of Muara Angke Scouting itself as one of the terminals on the island as access for tourists to visit in addition to tourist islands, and that the government should review the planning Based on the existing funds available.
 
Keywords: potential and pramuka island
 
Abstrak
Pulau Pramuka merupakan bagian wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang terletak diantara teluk Jakarta dan laut Jawa yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan laut seluas 6.997,50 km2 dan memiliki 110 pulau. Secara geografis terletak pada posisi 106°20’00” BT – 106°57’00” BT dan S^O’OO” LS – S^OO” LS dan memiliki potensi wisata bahari yang besar seperti Hutan Mangrove, Terumbu Karang dan Padang Lamun yang sangat menarik yang berada di bawah wewenang Suku Dinas Pariwisata Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Permasalahannya adalah bagaimana strategi pengembangan produk yang dijalankan Suku Dinas Pariwisata Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu terhadap potensi-potensi yang ada di Pulau Pramuka mengingat kawasan Pulau Pramuka sangat potensial sebagai obyek wisata bahari. Metode pengumpulan data dengan cara observasi ke Suku Dinas Pariwisata Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, serta penyebaran angket / kuesioner tentang sarana dan prasarana, transportasi dan fasilitas / akomodasi wisata bahari yang terdaftar di Suku Dinas Pariwisata Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Besarnya potensi daya tank wisata bahari yang ada di Pulau Pramuka tidak didukung dengan jangkauan informasi kepada masyarakat (calon wisatawan) dan juga tidak ditunjang dengan fasilitas / akomodasi, transportasi, sarana dan prasarana yang memadai. Semua potensi yang ada di Pulau Pramuka ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dengan perencanaan strategi yang kompetitif dengan kawasan wisata bahari yang ada di Indonesia khusuanya dan juga dengan penyesuaian anggaran dana yang tersedia di Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu DKI Jakarta. Penulis menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu DKI Jakarta  khususnya Suku Dinas Pariwisata Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu supaya memeperluas jangkauan informasi tentang potensi daya tank wisata bahari di Pulau Pramuka misalnya melalui iklan di media cetak maupun media elektronik, menyediakan alat transportasi alternatif. Transportasi laut tidak dapat beroperasi pada malam hari sehingga alat transportasi udara menjadi alternatif. Berdasarkan analisis, penulis menyarankan membangun landasan pacu di Pulau Panjang dan  melakukan percepatan sarana dan prasarana pendukung pariwisata di dermaga Muara Angke dan di Pulau Pramuka itu sendiri seperti terminal di salah satu pulau sebagai akses bagi wisatawan untuk mengunjungi selain pulau-pulau wisata, dan agar pemerintah menkaji kembali perencanaan yang ada berdasakan dana yang tersedia.
 
Kata Kunci: potensi dan pulau pramuka
 
 
 
 
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI BALI
 
Emilya Tri Handayani
Universitas Sahid
 
Abstract
Bali province is an area that is quite strategic in making investments that could increase regional revenue. As many provinces attract foreign tourists who definitely need the social and cultural conditions, growth and quality of the population, and the advancement of enabling technologies. This research looks at a diversion of investment and employment to regional gross domestic product from 1995 to 2005. This study uses multiple linear regression analysis using the F test and t test. Therefore the effect of investment on employment, these two variables has a redirector to increase the gross regional domestic product in particular the province of Bali. Average domestic investment in Bali from 1995 to 2005 amounting Rp.886.861, 1 million per year with an average annual growth rate of 5.87 percent. Average FDI amounting Rp.252.041 Bali Province, 8 million per year with an average growth rate of 2.9 per year, while the total domestic and foreign investment by an average of Rp. 1,138,902.9 million per year and an average growth rate of -0.41 percent per year. Average labor bakerja in Bali province from 1995 to 2005 amounted to 1,760,838 people per year with a growth rate of 5.56 percent per year. The average GDP in the province of Bali from 1995 to 2005 amounted to Rp.7.578.973 million per year with a growth rate of 2.36 percent per year. The calculation in Appendix II with SPSS data, obtained by the calculation as follows: =6193588- 0,713 X, + 1,248X2 This equation is switch investment to GDP showed negative Xi of – .713 and diversion X2 Labor to GDP showed positive at 1.248. Test results together (F test) showed a switch between Investment and Employment to GDP with an F sig <a = 5% or 0.05. Partial (t test) showed that the diversion of investment to GDP with a = 5% and the diversion of labor to GDP with a = 5%.
Based on the analysis results obtained correlation coefficient (r) = -0.649 means that the relationship between investment in a very weak GDP and Employment Correlation Coefficient (r) = 0.946 means that the relationship between labor with GDP very closely.
 
Keywords: investment, employment, and gross regional.
 
Abstrak
Propinsi Bali merupakan daerah yang cukup strategis dalam melakukan investasi yang dapat meningkatkan pendapatan regional. Sebagai propinsi yang banyak menarik wisatawan mancanegara pasti memerlukan keadaan sosial dan kebudayaan, pertumbuhan dan kualitas penduduk, dan kemajuan teknologi yang kondusif. Penelitian ini melihat pengalih investasi dan tenaga kerja terhadap produk domestik regional bruto dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2005. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan uji F dan uji t. Oleh karena itu investasi berpengaruh terhadap penyerpaan tenaga kerja, kedua variabel ini mempunyai penganih untuk meningkatkan produk domestik regional bruto khususnya propinsi Bali. Rata-rata investasi PMDN di Propinsi Bali dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2005 sebesar Rp.886.861,1 juta per tahun dengan rata-rata tingkat pertumbuhan 5,87 persen pertahunnya. Rata-rata investasi PMA Propinsi Bali sebesar Rp.252.041,8 juta per tahun dengan rata-rata tingkat pertumbuhan 2.9 per tahunnya, sedangkan total investasi PMDN dan PMA dengan rata-rata sebesar Rp. 1.138.902,9 juta per tahun dan rata-rata tingkat pertumbuhan -0,41 persen per tahun. Rata-rata tenaga kerja yang bekerja di propinsi Bali dari tahun 1995 sampai dengan 2005 sebesar 1.760.838 jiwa per tahun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,56 persen per tahun. Rata-rata PDRB di propinsi Bali dari tahun 1995 sampai dengan 2005 sebesar Rp.7.578.973 juta per tahun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 2,36 persen per tahun. Hasil pernitungan pada Lampiran II dengan data SPSS, diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:Y =6193588- 0,713 X, + 1,248X2 Persamaan ini adalah menunjukkan penganih Investasi terhadap PDRB Xi negatif sebesar – 0,713 dan pengalih Tenaga Kerja terhadap PDRB X2 menunjukkan positif sebesar 1,248. Hasil uji secara bersama-sama (uji F) menunjukkan adanya pengalih antara Investasi dan Tenaga Kerja terhadap PDRB dengan nilai F sig < a = 5% atau 0,05. Secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa adanya penganih investasi terhadap PDRB dengan a = 5% dan adanya pengalih tenaga kerja terhadap PDRB dengan a=5%. Berdasarkan hasil analisis di peroleh Koefisien Korelasi (r) = -0,649 artinya keeratan hubungan antara Investasi dengan PDRB sangat lemah dan Koefisien Korelasi Tenaga Kerja ( r) = 0,946 artinya keeratan hubungan antara tenaga kerja dengan PDRB sangat erat.
 
Kata Kunci: investasi, tenaga kerja, dan regional bruto.
 
 
 
 
APLIKASI KOMPUTERISASI PADA DEPARTEMEN HOUSEKEEPING, FOOD, AND BEVERAGE, DAN FRONT OFFICE UNTUK PENGOLAHAN DATA ADMINISTRASI TAMU DI HOTEL NOVOTEL SOLO.
 
 Nanik Kartika
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research is about the management of the hospitality industry in managing and conducting activities of a hotel requires some information that is relevant and credible in determining the policy of the hotel which is considered as a step in making the right decisions in a fast time. The information required is the hotel management information on all activities undertaken by the hotel such as information about the guests, including information about the average of guest whose staying at the hotel, frequency of arrival, the percentage of room occupancy, and guest history, as well as information about the use of the services offered by the hotel, and pay charged to guests. Therefore, in order to meet the information needs in accordance with technological advances, the use of computerized systems need to be applied in the world such as the hospitality business because it will help speed up the work and improve the effectiveness and efficiency. But this does not mean that the principles of manual work is fundamental to the implementation of the work being done in some departments of the hotel to be irrelevant to continue to be studied and assessed in the implementation work. Documenting the administration in hospitality reservation require a precision setting mechanism and arranged so that data can be packaged and well fenced. With rapid technological and convenience offered in it, both agencies are now private and public use of technology in the data processing facility that processed manually converted into a pattern that simplifies the process of computerization and data entering saved searches in the database. The database was created with the aim that more optimal work processes and can be performed accurately and precisely with the bit error rate. In managing this data, the hotel must have a system of processing and data management are good and orderly, which will be useful to smooth the data storage and can provide security to the data. The foregoing can provide facilities for every hotel owners to provide and provide maximum service to residential. Keyword: Computerized, Microsoft Visual Basic 6.0, Novotel Hotel – Solo
 
Key words: computerized, microsoft Visual Basic 6.0, Novotel Hotel – Solo
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah tentang pengelolaan industri perhotelan dalam mengelola dan melaksanakan kegiatan dari sebuah hotel membutuhkan beberapa informasi yang relevan dan kredibel dalam menentukan kebijakan hotel yang dianggap sebagai langkah dalam membuat keputusan yang tepat secara cepat waktu. Informasi yang diperlukan adalah informasi manajemen hotel pada semua kegiatan yang dilakukan oleh hotel seperti informasi tentang tamu, termasuk informasi tentang rata-rata tamu yang tinggal di hotel, frekuensi kedatangan, persentase hunian kamar, dan sejarah tamu, seperti serta informasi tentang penggunaan layanan yang ditawarkan oleh hotel, dan membayar biaya untuk tamu. Oleh karena itu, dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi sesuai dengan kemajuan teknologi, penggunaan sistem komputerisasi perlu diterapkan di dunia seperti bisnis perhotelan karena akan membantu mempercepat pekerjaan dan meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Tapi ini tidak berarti bahwa prinsip-prinsip pekerjaan manual adalah dasar pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan di beberapa departemen hotel menjadi tidak relevan untuk terus dikaji dan dinilai dalam pelaksanaan pekerjaan. Mendokumentasikan administrasi di hospitality pemesanan memerlukan mekanisme pengaturan presisi dan diatur sedemikian rupa sehingga data dapat dikemas dan baik dipagari. Dengan teknologi yang cepat dan kemudahan yang ditawarkan di dalamnya, kedua lembaga kini pribadi dan kepentingan umum teknologi di fasilitas pengolahan data yang diolah secara manual diubah menjadi pola yang menyederhanakan proses komputerisasi dan data memasuki pencarian tersimpan dalam database. Database ini dibuat dengan tujuan agar proses kerja lebih optimal dan dapat dilakukan secara akurat dan tepat dengan tingkat kesalahan bit. Dalam mengelola data ini, hotel harus memiliki sistem pengolahan dan manajemen data yang baik dan teratur, yang akan berguna untuk kelancaran penyimpanan data dan dapat memberikan keamanan data. Hal tersebut dapat menyediakan fasilitas bagi setiap pemilik hotel untuk menyediakan dan memberikan pelayanan yang maksimal untuk perumahan. 
 
Kata kunci: Komputerisasi, Microsoft Visual Basic 6.0, Novotel Hotel – Solo
 
 
?
PENGARUH KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP KINERJA KARYAWAN
 
Rina Ekawati
Akademi Tetap Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
At the era of the global competition, knowledge management hopefully could provide sufficiently significant contributions to human resources, particularly among the hospitality world. This research is aimed at measuring the influence of knowledge management on the performance of the employees using case studies on the front office department at the Kartika Plaza Hotel. The outcome of this research reveals that knowledge management indirectly affects the employee’s performance, personal knowledge significantly affects job procedure, and the most dominant element of influencing the employee’s performance is technology.
 
Keywords: knowledge management, working performance, Surabaya Plaza Hotel
 
Abstrak
Pada era persaingan global saat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang baik bagi sumber daya manusia khususnya pada dunia perhotelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh manajemen pengetahuan terhadap kinerja karyawan dengan studi kasus pada departemen front office di Kartika Plaza Hotel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara tidak langsung mempengaruhi kinerja karyawan, pengetahuan pribadi secara signifikan terhadap job procedure, dan faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerja karyawan adalah teknologi.
 
Kata Kunci: pengetahuan manajemen, prestasi kerja, Hotel Surabaya Plaza
 

Jurnal Vol.4 No.1 Januari 2011

Jurnal Pesona Volume 4, No.1 – Januari 2011
ISSN: 2086-9037
 
ANALISIS EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SITUS WEB DALAM PELAKSANAAN PROMOSI PADA DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN PROVINSI DKI JAKARTA
 
Soraya Fadhilah
Universitas Sahid Jakarta
 
Abstract
Tourism has an important role in opening new jobs and investment, changing land use and economic structures, as well as contribute positively to the economy of a country. The purpose of this study was to determine the level of tourist visits Jakarta before and after use of the website and know the difference before and after the use of the website in promotion of the implementation of the Culture and Tourism Office of Jakarta Province. The method used is the methods of literature, the research done by reading the literature, materials – materials lecture material, books – books as well as data – the data from the internet relating to the problem. The results of this study indicate that the data is based on web visitors, most tourists who come to Jakarta not access the web site www.jakarta-tourism.cp.id to search for information.
 
Key words: website and promotion 
 
Abstrak
Pariwisata memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja baru dan investasi, mengubah penggunaan lahan dan struktur ekonomi, serta memberikan sumbangan yang positif terhadap perekonomian suatu negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kunjungan wisatawan DKI Jakarta sebelum dan setelah penggunaan situs web serta mengetahui perbedaan sebelum dan setelah penggunaan situs web dalam pelaksanaan promosi pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Metode penelitian yang dgunakan adalah metode kepustakaan, yaitu penelitian dilakukan dengan membaca literatur -literatur, bahan – bahan materi perkuliahan, buku – buku serta data – data dari internet yang berhubungan dengan masalah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan data pengunjung web, sebagian besar wisatawan yang datang ke Jakarta tidak mengakses situs web www.jakarta-tourism.cp.id untuk mencari informasi.
 
Kata Kunci: situs web dan promosi
 
 
 
PENGARUH PELAKSANAAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURES (S.O.P) TERHADAP PENINGKATAN KINERJA SEORANG ROOM BOY DI HOTEL INNA GARUDA YOGYAKARTA
 
Homsah Umrianingsih
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2-3, Cililitan, Jakarta Timur
 
Abstract
The background of this research is the implementation of standard operating procedures to improve performance is the standard guide for all employees in carrying out their duties and obligations as the hotel is involved in, then management should be based on organizational form that leads to facilitate the activities of the department responsible for the availability of the hotel. In addition to assign each task of each department within the framework established good cooperation between departments of the other departments, as well as their employees. With the SOP is expected to officers / employees to maintain a level of consistency and performance oj employee personnel / or teams within an organization or work unit. SOPs can also be clear about the role and functions of each position in the organization, clarify the flow of tasks, authority and responsibilities of officials / employees concerned to protect the unit organizational / work and officers from administrative errors. In conducting its operations, the role and functions of the employee’s position is significant. Therefore we need a standard operating procedure as a reference work in earnest to become a human resource professional, reliable so as to realize the vision and mission, corporate objectives / hotel. The objective of hypothesis in this study is that there is Influence on the implementation of the SOP to increase the performance of a room boy’s. The method of design in this study with a questionnaire for the survey which was applied to the hospitality services industry at Inna’s Garuda Hotel – Yogyakarta, which aims to test and analyze the hypotheses. The variable used independent variable, namely the implementation of the SOP with the seven-item statement and the dependent variable is performance of a room boy’s with eight-item statement. The questionnaire is aimed the hotel guest’s with a number as many as 14 people from 84 people on 7 floors, and on each floor is taken 2 people staying in two rooms. Methods of data analysis in this research is simple regression that assisted with the software SPSS version 15. The results oj this study is that there is influence the implementation of the SOP on the performance of room boy’s at the Hotel Inna Garuda – Yogyakarta.
 
Keywords: Implementation of SOP, Performance of Room Boy’s, Inna’s Garuda Hotel Yogyakarta.
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah pelaksanaan prosedur operasi standar untuk meningkatkan kinerja adalah panduan standar untuk semua karyawan dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai hotel yang terlibat dalam mereka, maka manajemen harus didasarkan pada bentuk organisasi yang mengarah untuk memfasilitasi kegiatan dari departemen yang bertanggung jawab atas ketersediaan hotel. Selain menetapkan setiap tugas masing-masing departemen dalam kerangka membentuk kerjasama yang baik antar departemen dari departemen lain, serta karyawan mereka. Dengan SOP ini diharapkan petugas / karyawan untuk mempertahankan tingkat konsistensi dan kinerja pegawai oj personil / atau tim dalam organisasi atau unit kerja. SOP juga bisa menjadi jelas tentang peran dan fungsi masing-masing posisi dalam organisasi, memperjelas aliran tugas, wewenang dan tanggung jawab pejabat / karyawan yang bersangkutan untuk melindungi unit / organisasi kerja dan petugas dari kesalahan administrasi. Dalam menjalankan operasinya, peran dan fungsi posisi karyawan adalah signifikan. Oleh karena itu kita memerlukan prosedur operasi standar sebagai acuan kerja sungguh-sungguh untuk menjadi sumber daya manusia yang profesional, handal sehingga dapat mewujudkan visi dan misi, tujuan perusahaan / hotel. Tujuan dari hipotesis dalam penelitian ini adalah bahwa ada Pengaruh pada pelaksanaan SOP untuk meningkatkan kinerja anak ruangan. Metode desain dalam penelitian ini dengan kuesioner untuk survei yang diaplikasikan pada industri jasa perhotelan di Inna Garuda Hotel – Yogyakarta, yang bertujuan untuk menguji dan menganalisis hipotesis. Variabel yang digunakan variabel bebas, yaitu pelaksanaan SOP dengan pernyataan tujuh-item dan variabel terikat adalah kinerja room boy ini dengan pernyataan delapan-item. Kuesioner ditujukan tamu hotel ini dengan sejumlah sebanyak 14 orang dari 84 orang pada 7 lantai, dan di setiap lantai diambil 2 orang yang tinggal di dua kamar. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi sederhana yang dibantu dengan software SPSS versi 15. Hasil oj penelitian ini adalah bahwa ada mempengaruhi pelaksanaan SOP pada kinerja room boy ini di Hotel Inna Garuda – Yogyakarta. 
 
Kata Kunci: Pelaksanaan SOP, Kinerja room boy,Inna Garuda Hotel di Yogyakarta
 
?
 
PENGARUH KEPUASAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI HOTEL SAHID JAYA JAKARTA
 
Maryatun
Gunawan Supriyadi
Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi
Jl. Dewi Sartika, Kav 2&3, Cililitan, Jakarta Timur 13640, Telp. 021 8090 474
 
Abstract
The role of management as the management of human resources is required. This is the way to improving the employee productivity. Labor productivity may decrease, the possibility of unfair competition, jealousy among employees. Research variable consists of two variables. The first variable is the independent variables, namely job satisfaction. The second variable is the dependent variable, namely job productivity. Based on the research, the results shows that jobs satisfaction have an effect on productivity. It means that job satisfaction has a significant relationship with productivity.
 
Keywords: job satisfaction, productivity, achievement, and the employees themselves 
 
Abstrak
Peranan manajemen sebagai pengelolaan sumber daya manusia diperlukan. Hal ini merupakan suatu cara meningkatkan suatu produktivitas kerja karyawan. Produktivitas kerja ini dapat menurun, kemungkinan adanya persaingan yang tidak sehat, kecemburuan sosial antara para karyawannya. Variabel penelitian terdiri dari dua variabel. Variable pertama adalah variabel bebas, yaitu kepuasan kerja. Variabel kedua adalah variabel tergantung, yaitu produktivitas kerja. Bedasarkan hasil penelitian menunjukkan kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas. Artinya kepuasan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan produktivitas.
 
Kata kunci: Kepuasan kerja, produktivitas, pencapaian dan karyawan itu sendiri
 
 
 
?
PENGARUH SERVICESCAPE TERHADAP CUSTOMER LOYALTY
 
Syta Kristihandini
Dosen Tetap Akademi Pariwisata Pertiwi
 
Abstract
The background of this research was to conduct a profound study of servicescape dimensions that is ambient conditions, design factors and social factors which has a positive effect to customer loyalty on hair and beauty salon. It could not be apart from the fact that the servicescape is the most important factor from tangible dimension which has physical shape that can be seen directly and can influence customer’s decision in using a service.  Thus, servicescape is a part of physical evidence, can have a profound effect on the customer experience. The objectives of this research was: (a) the positive effect of music to customer loyalty, (b) the positive effect of aroma to customer loyalty, (c) the positive effect of cleanliness to customer loyalty, (d) the positive effect of implicit communicators to customer loyalty, (e) the positive effect of furnishings to customer loyalty, (f) the positive effect of colors to customer loyalty, (g) the positive effect of customer orientation to customer loyalty, (h) the positive effect of credibility to customer loyalty, ft) the positive effect of competence to customer loyalty, (j) the positive effect of physical attractiveness to customer loyalty. The design of this research applies a survey toward unit of analysis on hair and beauty salon by interview the customers for testing hypotheses. Meanwhile the required data consist of ten variables: music, aroma, cleanliness, implicit communicators, furnishings, colors, customer orientation, credibility, competence and physical attractiveness as independent variables and customer loyalty as dependent variable. The aggregate numbers of customer being respondent of the study are 130. Data analysis used in this research was consists of Multiple Regression Analysis by SPSS 15 as software. The result of this research conclude that variables of credibility, competence and physical attractiveness had a positive effect to customer loyalty, whereas the other variables music, aroma, cleanliness, implicit communicators, furnishings, colors, and customer orientation found had no positive effect to customer loyalty.
 
Keywords: Servicescape (ambient conditions, design factors, and social factors), customer loyalty, hair and beauty salon
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah untuk melakukan studi mendalam dimensi servicescape yang kondisi ambien, faktor desain dan faktor sosial yang memiliki efek positif terhadap loyalitas pelanggan pada rambut dan salon kecantikan. Itu tidak bisa terlepas dari kenyataan bahwa servicescape adalah faktor yang paling penting dari dimensi berwujud yang memiliki bentuk fisik yang dapat dilihat secara langsung dan dapat mempengaruhi keputusan pelanggan dalam menggunakan layanan. Dengan demikian, servicescape merupakan bagian dari bukti fisik, dapat memiliki efek mendalam pada pengalaman pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) pengaruh positif musik terhadap loyalitas pelanggan, (b) efek positif aroma terhadap loyalitas pelanggan, (c) efek positif kebersihan terhadap loyalitas pelanggan, (d) pengaruh positif komunikator implisit untuk loyalitas pelanggan, (e) efek positif perabot untuk loyalitas pelanggan, (f) efek positif warna untuk loyalitas pelanggan, (g) efek positif orientasi pelanggan terhadap loyalitas pelanggan, (h) pengaruh positif kredibilitas terhadap loyalitas pelanggan, ft) pengaruh positif kompetensi terhadap loyalitas pelanggan, (j) efek positif daya tarik fisik terhadap loyalitas pelanggan. Rancangan penelitian ini menggunakan survei terhadap unit analisis pada rambut dan salon kecantikan dengan wawancara pelanggan untuk menguji hipotesis. Sementara itu data yang dibutuhkan terdiri dari sepuluh variabel: musik, aroma, kebersihan, komunikator implisit, perabot, warna, orientasi pelanggan, kredibilitas, kompetensi dan daya tarik fisik sebagai variabel independen dan loyalitas pelanggan sebagai variabel dependen. Angka-angka agregat pelanggan menjadi responden dari penelitian ini adalah 130. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Analisis Regresi dengan SPSS 15 sebagai perangkat lunak. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel kredibilitas, kompetensi dan daya tarik fisik memiliki efek positif terhadap loyalitas pelanggan, sedangkan variabel musik lainnya, aroma, kebersihan, komunikator implisit, perabot, warna, dan orientasi pelanggan yang ditemukan telah tidak berpengaruh positif terhadap pelanggan loyalitas.
 
Kata kunci: servicescape (kondisi ambien, faktor desain, dan faktor sosial), loyalitas, rambut dan salon kecantikan pelanggan. 
 
 
 
?
PENERAPAN HYGIENE DAN SANITASI DALAM PENGOLAHAN BAHAN MAKANAN DI COFFEE SHOP HOTEL INNA GARUDA, YOGYAKARTA
 
Zulkifli
NAM Center Hotel
 
Abstract
The background of this study were discussed food safety hygiene and sanitation in the hospitality industry. Hygiene and sanitation has close relations and cannot be separated from each other. Hygiene and sanitation of public health aimed at preventing the occurrence of disease in humans. Application of the hygiene and sanitation is one of the aspects that need to be taken into account the implementation to achieve the maximum level of health in the hotel. Hygiene focuses on cleaning and hygiene for individuals / individual, concentrated in the area of sanitation, hygiene and health efforts to create an environment in the area, the cqffe shop in hotel Inna Garuda. Personal hygiene / individuals include hair, nose, mouth, ears, hands, form (form) and shoes. Although environmental kitchen sanitation includes tools and food, ceilings, walls, floors, ventilation, lighting, storage cabinets and bunkers, while the implementation of hygiene is essential for all those involved in the management of food especially Inna Garuda Hotel kitchen If the hotel pay attention to hygiene and sanitation especially in the management of food, health and safety of employees and guests can be achieved optimally. 
 
Keyword: food safety, hygiene and sanitation, hygiene personality, coofee shop hotel industry, Inna’s Garuda Hotel – Yogyakarta.
 
Abstrak
Latar belakang penelitian ini dibahas kebersihan keamanan pangan dan sanitasi di industri perhotelan. Higiene dan sanitasi memiliki hubungan erat dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Higiene dan sanitasi kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit pada manusia. Penerapan higiene dan sanitasi merupakan salah satu aspek yang perlu diperhitungkan implementasi untuk mencapai tingkat maksimum kesehatan di hotel. Anak berfokus pada pembersihan dan kebersihan bagi individu / perorangan, terkonsentrasi di bidang sanitasi, kebersihan dan kesehatan upaya untuk menciptakan lingkungan di daerah tersebut, toko cqffe di Hotel Inna Garuda. Kebersihan / individu pribadi termasuk rambut, hidung, mulut, telinga, tangan, bentuk (form) dan sepatu. Meskipun sanitasi lingkungan termasuk alat dapur dan makanan, langit-langit, dinding, lantai, ventilasi, pencahayaan, lemari penyimpanan dan bunker, sedangkan pelaksanaan kebersihan sangat penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pangan khususnya Inna Garuda Hotel kitchen Jika hotel memperhatikan kebersihan dan sanitasi khususnya dalam pengelolaan pangan, kesehatan dan keselamatan karyawan dan tamu dapat dicapai secara optimal.
 
Kata Kunci: keamanan pangan, kebersihan dan sanitasi, kepribadian kebersihan, coofee toko industri hotel, Inna Garuda Hotel – Yogyakarta.