Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

Basic Leadership Training AKPAR Pertiwi 2014

Panitia Basic Leadership Training (BLT) Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi mengajak seluruh mahasiswa baru/pindahan untuk mengikuti kegiatan wajib, bagi mahasiswa baru STBA dan AKPAR Pertiwi. Kegiatan ini sebagai pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampus, selain itu para peserta akan memperoleh pendidikan kepemimpinan dengan konsep full of Edutainment, penuh tantangan, dinamis, yang sarat dengan penanaman nilai-nilai dan pola pikir seorang pemimpin.

Pada kegiatan BLT 2014 kali ini direncanakan berlokasi di Villa Tjokro, Jl. Raya Puncak Km. 84, Ciburial, Cisarua, Puncak – Bogor. Acara akan diselenggarakan pada hari Sabtu & Minggu 15 – 16 November 2014.

Para peserta selain dapat merasakan suasana segar dengan pemandangan nan indah yang dapat membantu menyegarkan otak, para peserta juga diberikan pelatihan outdoor & indoor, serta diberikan materi kemempinan yang disampaikan oleh trainer-trainer berpengalaman.

Untuk Informasi Pendaftaran dapat melalui :

Cililitan (021.8015349), Bekasi (021.8802649), Depok (021.7703426), Tangerang (021.5511757), Karawang (0267.8452345)

 

Gebyar Ramadhan Akpar Pertiwi “Menciptakan Insan Pariwisata Berakhlak Mulia”

Datangnya bulan Ramadhan merupakan saat yang dinantikan oleh setiap insan beriman, sebab di bulan itu banyak keutamaan dan pahala yang dijanjikan. Yang dengan melakukan amalan-amalan yang dituntunkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka mereka berharap untuk bisa menuai cinta dan ampunan ar-Rahman.
Firman Allah ta’ala:
“Saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa, dan janganlah kalian saling tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran.” (QS. al-Ma’idah: 3).
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang memberikan buka bagi orang yang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu, hanya saja hal itu sama sekali tidak mengurangi pahalanya sedikitpun.” (HR. Tirmidzi, dan dia menyatakan sahih).

Terdorong oleh tekad dan semangat untuk menjadikan Ramadhan ini penuh makna dan berkah, Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan acara“GEBYAR RAMADHAN” Pengadaan program dalam rangkaian acara ini adalah untuk berbagi berkah kepada sesama karena sesungguhnya semua rahmat yang Tuhan berikan melalui kita adalah untuk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin baik untuk diri kita sendiri dan juga orang-orang yang berada di sekitar kita, khususnya yang membutuhkan.

Selain maksud tersebut di atas, kamipun dengan berjalannya kegiatan ini bermaksud agar dapat: Meningkatkan kepedulian kita untuk dapat saling menolong di antara sesama, meningkatkan nilai-nilai ketakwaan kepada Allah ta’ala, meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya nilai berbagi, mempererat jalinan ukhuwah islamiyah dan mempersiapkan bekal ilmu dalam menyambut bulan Puasa.

Acara yang dilaksanakan pada hari Minggu 6 Juli 2014 (08.30- 17.50) meliputi kegiatan Pesantren Kilat, berbuka puasa bersama mahasiswa AKPAR Pertiwi (Ifthar jama’i) dan berbagi ta’jil kepada pengguna jalan di sekitar kampus Pertiwi. Semoga acara ini dapat menjadi sebuah kegiatan Berbagi dengan sesama ini dapat menjadi rutinitas dari Akademi, baik di bulan suci Ramadhan maupun pada bulan yang lainnya.

SEMINAR “Manfaat Penampilan & Perawatan Diri Bagi Remaja”

Industri jasa merupakan industri yang berkembang dengan pesat di Indonesia. Perkembangan industri jasa telah merambah ke berbagai bidang,misalnya bidang perhotelan, pendidikan, hingga jasa medis. Bekerja di industri jasa khususnya di bidang industry jasa pariwisata dibidang perhotelan, sangat dibutuhkan tenaga ahli yang tidak hanya ahli dibidangnya atau menguasai bahasa asing, tetapi harus di dukung dengan penampilan yang rapi, bersih ditambah dengan sikap ramah dan sopan akan sangat membantu karyawan dalam memberikan pelayanan yang memuaskan (satisfication). Sebagaimana kita ketahui bahwa salah satu ciri dari pada keberhasilan hotel menjual jasa pelayanan adalah pada kepuasan tamu (guest satisfication).

Dengan demikian betapa pentingnya peranan grooming dalam dunia pelayanan jasa, khususnya pada dunia perhotelan, maka AKPAR Pertiwi mewajibkan setiap mahasiswa-nya khususnya yang akan melakukan praktek kerja lapangan untuk mengikuti pelatihan teknik berpenampilan yang baik, teknik merawat diri bagi pria dan wanita, merawat wajah agar terlihat segar, rapi, dan make up yang baik sehingga tampak terlihat tidak mencolok ketika bekerja, kegiatan ini dikenal dengan nama kegiatan “Beauty & Handsome Class.”

Untuk menciptakan hal tersebut Akademi Pariwisata Pertiwi mengadakan kegiatan Seminar Perawatan Diri “Manfaat Penampilan & Perawatan Diri Bagi Remaja” Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi betapa pentingnya merawat diri dan menjaga penampilan bagi pria dan wanita. Dalam seminar ini, mahasiswa juga dipraktekkan langsung beberapa teknik berdandan seperti menggunakan make up dengan warna yang harus disesuaikan sehingga tidak terlalu mencolok dan terlihat berlebihan bagi para wanita. Bersama instruktur  Hj. Tuti Indrayani, SE, MBA dan Ibu Lia yang sudah berecimpung di dunia kecantikan sejak tahun 70-an.

Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa/i, dosen dari AKPAR Pertiwi dan mahasiswa/i dari Universitas Krisnadwipayana. Dalam seminar ini para mahasiswa/i mengikuti dengan antusias sehingga mereka mendapatkan banyak sekali ilmu baru. Di dalam seminar ini Ibu Yeni menyampaikan mengenai betapa pentingnya merawat diri dan menjaga penampilan bagi pria dan wanita, menginformasikan tata cara teknik berdandan seperti menggunakan make up dengan warna yang harus disesuaikan sehingga tidak terlalu mencolok dan terlihat berlebihan bagi para wanita dan pria agar terlihat selalu segar dan bersih, menginformasikan cara menata rambut baik pria dan wanita harus selalu rapi dan disesuaikan dengan kondisi yang ada dan menginformasikan cara merawat diri yang efektif dan efisien yang dapat aplikasikan sendiri ketika waktu senggang tanpa harus selalu pergi ke salon kecantikan.

Di akhir acara peserta diberikan kesempatan untuk dapat berdiskusi dan tanya jawab secara langsung dengan narasumber dan tidak lupa pula pihak panitia memberikan sertifikat kepada peserta yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini. Semoga AKPAR Pertiwi dapat selalu mengadakan seminar secara rutin  dilain waktu yang sangat bermanfaat untuk para remaja. (Anisatul Auliya, SST.Par.,M.Par)

Wisuda Bersama STBA – STIE – AKPAR Pertiwi Tahun 2014

Rabu (30/04/14) Perguruan Tinggi Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) melahirkan lebih dari 300 lulusan baru dalam Wisuda Bersama Tahun Akademik 2013-2014. Berlokasi di Gedung SMESCO UKM (SME Tower) Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut para wisudawan/i memperoleh kesempatan mendengarkan orasi ilmiah dari Dr. Suharsono MPD, MM. Dalam orasinya Direktur Utama dari BBC English Training Specialist dan STBA Pertiwi tersebut membahas tentang “bagaiamana membangun budaya organisasi melalui pengembangan karakter” Beliau menyampaikan bahwa “budaya organisasi merupakan refleksi dan kepribadian serta karakter dari sebuah organisasi.”

Karakter seseorang dan organisasi dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh seseorang dan anggota-anggota organisasi. Kebiasaan yang sudah terpola akan menjadi karakter dalam suatu organisasi. Suatu kebiasaan terbentuk dari tindakan-tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang. Tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan pola pikiran yang ada pada orang tersebut. Pembentukan karakter dimulai dari pembentukan pola pikir. Pola pikir yang keliru akan membentuk karakter yang kurang menunjang dalam pencapaian visi dan cita-cita.

Karakter yang telah terbentuk dalam diri seseorang dan dalam diri anggota-anggota organisasi akan membentuk budaya organisasi tersebut. Pembentukan budaya organisasi dapat dilakukan melalui pembentukan karakter orang-orang dalam organisasi tersebut.

Dalam acara wisuda bersama ini juga diumumkan para wisudawan/i terbaik dari 3 unit Perguruan Tinggi. Terdapat 8 mahasiswa STIE, 3 mahasiswa STBA dan 3 mahasiswa AKPAR. Antara lain:

  • STIE: Siti Aminah (SDM), Ahmad Juwaeni (Pemasaran), Intan Purnamasari (SDM), Anita Murnilawati (Pemasaran), Yuliana (Perpajakan), Rukoyah Apriyanti (Auditing), Asriani Natong (Perpajakan), Ariska Pandestika (Auditing).
  • STBA: Serly Nauly Wijayanti S (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Anastasia Anggraeni (S1 Bahasa & Sastra Inggris), Dwi Deta Artio (D3 Bahasa & Sastra Inggris).
  • AKPAR: Siti Yuningsih (D3 Perhotelan), Kristin Oktaviani (D3 Perhotelan), Nia Yulianti (D3 Perhotelan).

Setelah acara pelantikan para wisudawan/i acara ditutup dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama wisudawan, senat, dosen, panitia dan keluarga Wisudawan/i.

 

Kunjungan Gubernur DKI Jakarta ke Posko Banjir Kampus Pertiwi

 

 

Posko Banjir STBA Pertiwi CililitanJumat (31/1/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama sang istri dan dua anaknya berkunjung ke tempat pengungsian korban banjir di STBA Pertiwi, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jokowi langsung blusukan ke ke belakang titik pengungsi. Dari situ Jokowi melihat rumah-rumah warga yang beberapa waktu lalu diterjang banjir luapan Sungai Ciliwung.

Iriana dan dua anaknya yang ditinggalkan Jokowi meninjau lokasi banjir ikut turun dari mobil dan berbincang dengan beberapa ibu korban pengungsi yang berada di Aula pengungsian gedung STBA Pertiwi. Ibu-ibu itu tak mengenal Iriana. Mereka hanya menjawab pertanyaan Iriana dengan seadanya.

Dilansir dari Kompas Online, Sekitar lima menit kemudian, Jokowi datang melewati kumpulan ibu-ibu itu. Ia tak menyadari sang istri berada di tengah-tengah pengungsi. Jokowi baru tersadar setelah salah satu wartawan melontarkan canda kepadanya, “Pak pengungsi ini enggak disapa?” Jokowi pun terkejut melihat sang istri berbaur di tengah pengungsi. “Loh, kok di sini? Kenalin Bu, ini Ibu Jokowi, istri saya,” ujar Jokowi.

Sontak ibu-ibu yang mengobrol dengannya tadi terkejut. “Loh, ini istrinya Pak Jokowi toh. Aduh, maaf ya Bu, enggak kenalin,” ujar ibu-ibu itu bergantian bersalaman dan berfoto bersama.

Iriana Jokowi

Setelah menyalami warga, jokowi diajak Lurah Cililitan Wawa Kartiwa untuk melihat kondisi lapangan wilayah yang terdampak banjir dari atas kampus STBA Pertiwi. Nampak rumah-rumah yang masih kotor dan ditinggal penghuninya akibat banjir.

Lurah Cililitan tersebut juga menjelaskan bahwa STBA Pertiwi termasuk salah satu posko terbesar di wilayah tersebut yang menampung korban banjir mencapai 250 jiwa. Mereka berasal dari wilayah RW 07 yang terkena dampak luapan Kali Ciliwung. Dari 16 RT di RW 07, hanya RT 05 dan 010 yang tidak terkena banjir.

Setelah menengok pengungsi di STBA Pertiwi, Jokowi kemudian mendistribusikan bantuan ke pengungsi lainnya di belakang STBA dan Gang Arus, Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pertiwi Peduli Banjir Jakarta

Hampir keseluruhan warga Jakarta mengenal siklus banjir lima tahunan, dalam catatan sejarah banjir di wilayah Jakarta, sejak tahun 1621 terjadi banjir besar di Jakarta, kemudian disusul tahun 1654, 1873 dan tahun 1918 pada zaman kolonial. Pada periode akhir, banjir besar sempat terjadi pada tahun 1979, 1996, 2002, 2007 dan belum lama ini akhir tahun 2012 atau awal 2013.

Melihat data banjir yang melanda Ibu Kota pada 1996, 2002, dan 2007, akhir tahun 2012 membuat banyak masyarakat yang memperkuat bahwa siklus banjir di Jakarta itu 5 tahun sekali. Tetapi awal 2014 ini sebagian wilayah Jakarta sudah terendam banjir akibat hujan lebat yang terus melanda di musim penghujan.

Hujan sepanjang hari di Bogor dan Depok membuat debit air di bendungan Katulampa meninggi, hal tersebut membuat penjaga pintu air Katulampa harus membuka gerbang untuk menstabilkan ketinggian air di bendungan tersebut. Akibatnya, aliran air tersebut membuat sungai Ciliwung meluap, hingga membuat banjir di wilayah Kampung Rawa Sepat, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa. bahkan ketika puncak banjir akhir pekan lalu, ketinggian air mencapai 3 meter.

Kampus Pertiwi Cililitan yang berada dekat dengan lokasi banjir tersebut melakukan aksi cepat tanggap, bekerja sama dengan Tim SAR BNPB mengevakuasi korban bencana banjir pada tahun 2014 ini ke Kampus Pertiwi yang berlokasi di Jl. Dewi Sartika Kav 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.

Perguruan Tinggi yang memiliki unit Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) ini, setiap tahun jika terjadi bencana banjir di Jakarta, kampus ini melakukan aksi cepat tanggap terhadap kejadian tersebut dengan membuka lebar kepada warga yang terkena bencana untuk mengungsi di kampus ini.

Kondisi banjir yang membuat warga terpaksa meninggalkan pemukimannya, membuat banyak warga yang tidak sempat membawa barang-barangnya. Jadi, terpaksa mereka harus tinggal dengan kondisi seadanya. Anak-anak yang sehari-harinya harus bersekolah terpaksa harus meliburkan diri, karena seragam dan peralatan sekolahnya tidak sempat di bawa saat mengungsi.

Kampus Pertiwi yang pada saat kondisi banjir selalu membuka posko aksi cepat tanggap penanggulangan bencana, selain menampung warga yang terkena musibah banjir, kampus ini juga mengadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak korban banjir tersebut. Anak-anak diberikan pelatihan Bahasa Inggris dengan penyampaian yang kreatif dan menyenangkan, dari para mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Kegiatan yang diberi tema “Pertiwi Peduli Pendidikan” English Community Program For Kids ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat dari Perguruan Tinggi Pertiwi. Semoga kegiatan yang mulia ini dapat ditiru oleh institusi lainnnya. Agar dapat meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.

Pekan Asah Terampil II Akademi Pariwisata Pertiwi

Selasa (17/12/13), Dalam rangka meningkatkan bakat dan kemampuan serta mengasah keterampilan mahasiswa Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi, maka PUDIR I bidang akademik AKPAR Pertiwi mengadakan kegiatan secara rutin yang diberi nama “Pekan Asah Terampil” Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengasah kemampuan mahasiswa di bidangnya dan sebagai nilai tambah mata kuliah yang diajarkan oleh para dosen.
 
Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 1 dan 3 ini meliputi praktek Kitchen, Housekeeping, Pastry & Bakery, Restaurant, Front Office, Bar, Banquet dan Steward. Dalam setiap praktek tersebut mahasiswa yang menjadi peserta turut aktif dan dengan tekun menjalani keseluruhan kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 WIB hingga berakhir pada sore hari.
Pekan Asah Terampil
 
Pekan Asah Terampil Akademi Pariwisata Pertiwi 2013
 
Pekan Asah Terampil
 
Pekan asah terampil kali ini bertemakan “Black and White” Dan merupakan kegiatan kedua kalinya. AKPAR Pertiwi mengharapakan agar kegiatan yang sangat bermanfaat ini tetap konsisten berjalan, agar para mahasiswa dapat terus mengevaluasi dan mengasah kemampuannya sebagai tenaga profesional di bidang Pariwisata dan Perhotelan. AKPAR Pertiwi juga menginginkan para mahasiswa lulusannya nanti mampu menjadi tenaga profesional yang unggul dan siap terjun di industri Pariwisata dan Perhotelan yang ada di Indonesia maupunn di mancanegara.

Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi 2013

 
 
Sabtu (30/11/13), Seluruh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing & Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi berkumpul dalam acara Basic Leadership Training (BLT) di Hotel Masrs’ 91, Cipayung, Bogor. Kegiatan yang merupakan pengganti dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus ini berlangsung penuh dengan antusiasme dari para peserta.
 
Acara yang berlangsung selama dua hari ini, meliputi kegiatan seminar dengan materi kepemimpinan, simulasi games, out bound dan kompetisi kekompakan kelompok dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.
alt
Hadir sebaga pembicara dalam acara ini, Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A membawakan materi mengenai kepemimpinan, serta Bapak Dr. H. Suharsono.M.Pd. MM yang membawakan materi mengenai motivasi berprestasi.
 
Setelah acara seminar mengenai kepemimpinan, pada malam harinya, mahasiswa melanjutkan ke acara penampilan kelompok maupun individual pada pentas seni, dilanjutkan acara renungan malam dan ditutup dengan acara api unggun.
 
Pada hari kedua, acara dimulai selepas shalat subuh, setelah melakukan senam bersama, peserta langsung menuju arena out bound yang telah disiapkan oleh tim panitia. Dalam arena out bound tersebut, banyak sekali permainan-permainan yang di dalamnya memiliki makna mengenai kepemimpinan dan kerja sama kelompok.
 
 
Dalam acara penutup, Bapak Didi Mulyadi, SS. MM selaku Ketua STBA Pertiwi mengatakan “terdapat empat pilar proses pembelajaran learning to know (menguasai pengetahuan), learning to do (menguasai keterampilan), learning to be (mengembangkan diri), learning to live together (hidup bermasyarakat).” Beliau mengharapkan selepas acara ini, para mahasiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dilingkungan kerja dan dilingkungan kampus. Acara ini lalu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang berprestasi serta pengenalan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.
 
Dokumentasi:

Pelatihan Internet dan E-Commerce Kampus Pertiwi

Perkembangan terknologi yang kian melaju pesat membuat kita harus selalu mengupdate pengetahuan kita tentang teknologi terkini. Tentunya tidak semua teknologi terkini kita pelajari, melainkan yang paling terkait dengan rutinitas keseharian kita serta memiliki potensi atau manfaat yang besar di masa yang akan datang.
 
Melihat fenomena tersebut, Kampus Pertiwi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) mengadakan pelatihan “Internet dan E-Commerce” Bagi seluruh mahasiswa Kampus Pertiwi (STBA, STIE, AKPAR) Cililitan.
 
E-Commerce dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan perdagangan elektronik. Pengertian dari e-commerce sendiri merupakan salah satu cara penjualan atau pemasaran barang ataupun jasa melalui sistem elektronik atau kita sebut dengan dunia internet, televisi dan jaringan komputer lainnya. Internet sendiri merupakan jaringan computer global yang menghubungkan jaringan privat dan publik untuk berbagi informasi dimana internet ini telah digunakan untuk komersial seja tahun 1995. 
 
Dahulu e-commerce ini hanya digunakan oleh sesama perusahaan besar dan sarana perusahaan memasarkan produknya ke pelanggan, kegiatan ini dikenal dengan istilah Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Consumer (B2C). Namun, seiring perkembangannya e-commerce kini berkembang dengan banyaknya kegiatan Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C). Artinya e-commerce pada saat ini telah dimanfaatkan oleh semua kalangan baik pengusaha besar, pengusaha kecil hingga antara sesama pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhannya.
 
Acara yang digelar pada Jum’at (04/10/2013) di Kampus Pertiwi Cililitan terlihat para peserta memenuhi aula tempat seminar ini diadakan. Untuk mengefektifkan pelatihan tersebut, pihak panitia membagi 2 kelompok, kelompok pertama di aula dan kelompok kedua di lab komputer.
 
Dalam pelatihan ini sebagai trainer Ubaidillah Mughni memberikan pemahaman mengenai e-commerce dengan penyampaian yang mudah dipahami, tidak seperti jika kita mengikuti mata kuliah e-commerce di dalam kelas yang membahas SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing) atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI) hingga protokol kemanan https.
 
Selain menjelaskan e-commerce dalam pelatihan ini peserta juga melakukan praktek langsung dalam pembuatan blog dengan menggunakan media publikasi wordpress dan blogspot. Selain itu, para peserta juga diberikan sekilas informasi mengenai pembuatan website berbayar.
 
Antusiasme dan keinginan belajar para peserta yang tinggi terlihat dengan terus mengalirnya pertanyaan kepada sang trainer. Namun, karena waktu yang disediakan peserta sangat terbatas, maka dari pihak panitiapun hanya bisa memberikan panduan/materi yang diberikan trainer agar praktek yang dilakukan dalam pelatihan ini dapat dilakukan di rumah masing-masing.

Testimonial Alumni AKPAR Pertiwi

1. Maksum Achsan Damanik

 http://www.youtube.com/watch`?v=SRSkUnpu58w

2. Afrizal Berd Aditya

Afrizal Berd Aditya

My first impressions during studying at AKPAR PERTIWI were I was in good hands as a transfer student, and the curriculum at the time was quite adequate. And guided by good faculty lecturers. Two days after graduation party I started my career in JW. Marriott as a banquet casual. And I got promoted as a permanent staff on February 2nd 2005 as a banquet waiter. After that I moved to Sailendra coffee shop and raised as a captain in Sailendra. And then I moved again to Asuka Japanese Restaurant, raised as a supervisor and Assistant Manager in the same place. My position right now is as an Assistant Manager at Asuka Japanese Restaurant.

3. Wendri