Informasi selesai kegiatan, foto akhir acara, kesan dan pesan, dll

Akpar Pertiwi – Field Trip To Pulau Tidung

Sebagai bentuk keberhasilan dalam menyelenggarakan kegiatan Pertiwi Food Festival 2017 yang berlangsung pada bulan Mei 2017 lalu, seluruh panitia yang berasal dari Mahasiswa Semester IV, baik pagi maupun malam, yang berjumlah 42 orang, melakukan kegaitan liburan bersama ke salah satu di Kepulauan Seribu, yakni Pulau Tidung. Kegiatan ini diberi nama Field Trip to Tidung Island yang diselenggarakan 15-16 Juli 2017. Adapun sebagai pendamping, Wadir III Bidang Kemahasiswaan Akpar Pertiwi, yakni Bapak Muhammad Heykal S.ST., M.Par didampingi oleh Bapak Jodi, sebagai salah satu dosen favorit di Akpar Pertiwi, ikut menemani para mahasiswa.

Sebagai Ketua Panitia, terpilihlah Muhammad Idris Leo Pahardi dan diwaliki oleh Fatur Rahman yang berasal dari kelas yang sama, yakni kelas pagi. Keduanya dan dibantu oleh panitia yang lain mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan keberhasilan acara Field Trip tersebut, mulai dari peralatan yang harus dibawa, briefing ketika snorkeling, pembagian kamar, hingga acara malam keakraban.

Dengan persiapan selama kurang lebih 2 bulan, akhirnya waktu yang ditunggu pun tiba. Perjalanan dimulai dari Kampus, semua mahasiswa berkumpul pada pukul 04.00 pagi. Lalu pergi menuju Pelabuhan Muara Angke sehabis Shalat Subuh menggunakan kendaraan dari Bus TNI AL. Tepat pada pukul 05.45 tiba di Pelabuhan Muara Angke dan ternyata keadaan disana, sudah sangat amat ramai sekali. Banyak nelayan dan juga wisatawan lokal dengan berkelompok-kelompok.

Pukul 06.00 pagi, loket pun dibuka, salah satu perwakilan membeli tiket. Tak lama kemudian, tiket di dapat dan menaiki Kapal Laut. Semuanya diwajibkan untuk menggunakan rompi air untuk keselamatan. Dalam 1 kapal, terdapat 225 penumpang dan terisi penuh. Perjalanan menuju Pulau Tidung memakan waktu hingga 2,5 jam. Perjalanan agak terlambat dari jadwal, dikarenakan ada inspeksi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengenai keselamatan dan kelayakan kapal. Walhasil, pukul 08.30 WIB, Kapal baru diizinkan berangkat. Seluruh mahasiswa mengambil posisi yang nyaman, ada yang di dalam sambal tiduran dan ada yang di pinggir kapal. Selama diperjalanan, ada mahasiswa yang tidur, melamun, bernyanyi hingga bercanda riang dengan wisatawan yang lain. Dan tak lupa, berfoto-foto juga agenda yang tak mungkin dilupakan.

Tak terasa, Kapal pun tiba di Pulau Tidung. Tour Guide yang akan menemani selama berada di Pulau Tidung, sudah siap menyambut kedatangan mahasiswa. Tour guide mengarahkan menuju penginapan sejauh 200 meter. Perjalanan di laut memang membuat mahasiswa lemas hingga membuatnya lapar, maka makan siang yang sudah siap di penginapan, pun langsung dilahap tanpa aba-aba. Hehehehe….

Agenda pada siang itu adalah agenda yang paling ditunggu, yakni snorkling. Bermain dengan ikan yang cantik serta menikmati terumbu karang, tentu pengalaman pertama yang tak akan terlupakan. Dengan dibantu oleh 4 orang tour guide professional yang bisa menyelam, para mahasiswa terlihat bersemangat. Walaupun sebelumnya ada yang khawatir karena tak bisa berenang. Snorkling dilakukan diantara Pulau Tidung dengan Pulau Payung. Laut yang jernih, gelombang yang tenang, cuaca yang cerah, membuat 3 jam snorkling jadi tak terasa.

Sehabis snorkling, destinasi selanjutnya adalah Jembatan Cinta. Sebuah destinasi yang sangat ikonik disana. Konon katanya, apabila kita berani untuk meloncat dari jembatan cinta ke laut, maka kita akan dipertemukan dengan jodoh. Ciiiieeeeee…. Karenanya, mahasiswa yang jomblo, langsung meloncat dengan modal nekat. Padahal ketinggian jembatan dengan air laut, bisa mencapai 4 meter. Demi jodoh katanya. Hehehe….Yang tak berani, ada yang bermain banana boat, bermain pasir dan makan bakso dipinggir pantai. Tak terasa, matahari pun sudah terbenam, saatnya kembali ke penginapan dan persiapan acara malam keakraban.

Tepat pada pukul 20.00 WIB, setelah melaksanakan ibadah shalat Isya berjamaah, seluruh mahasiswa berkumpul menuju pesisir pantai. Disana akan dilakukan kegaitan barbeque, bermain games, tuker kado hingga penerbangan lampion. Sambil menikmati angina yang sejuk, ditambah desiran ombak, kegiatan berjalan dengan meriah. Games pilih jujur atau lakukan membuat suasana meriah dan riuh. Tukar kado dilakukan dengan berbagai hadiah yang unik, ada yang mendapatkan topi, kaca mata bahkan ada pula yang memberikan sandal. Terakhir, acara ditutup dengan penerbangan lampion setelah dituliskan harapan di dalamnya.

Keesokan harinya, seluruh mahasiswa menikmati sunset di pinggir pantai. Sambil menikmati makan pagi dan berolahraga tentunya, sambal mencari oleh-oleh juga. Suasana dengan warga dan wisatawan sekitar juga penuh keakraban. Sekembalinya menikmati suasana pagi, akhirnya tiba waktunya untuk bersiap-siap pulang. Liburan ini memang hanya sebentar, tetapi tetap saja once in a life time!

My dad leased the restaurant

My dad leased the restaurant at the Coast Inn in the late 1950s. People’s recollection of when the Boom Boom Room became fully gay is wrong. The idea that it started 50 years ago isn’t true. ”It’s actually fitting [to be back on the wing],” he said. ”My first game for a World Cup team was on the wing against Japan back in 2007. It’s kind of nice that I get that opportunity again for my second World Cup here in New Zealand similar circumstances and the same number..

Cheap NBA Snapbacks Involve participants actively. Give speeches that are customized, not canned. Do this, and your audiences will honor you with applause and invitations to return.. Industrial policy. What follows is MH summary of Secretary Clinton and Mr. President. Living in a studio apartment without a parking space or proper airconditioning can cost as much as a four bedroom house with a pool in the sticks. Even moving to a city’s outer suburbs means spending a lot more for a lot less space, whether you’re renting or buying. This can hurt a bit if you think about it for too long.. Cheap NBA Snapbacks

Cheap Snapbacks There are many styles of hats, including flex fit hats, fitted hats, reversible hats or even cuffed knit beanies. This gives you a great selection to choose when you are looking to make a purchase. There are different materials used to make basketball hats. Cheap Snapbacks

cheap Football Snapback To generalise in this way is not helpful,” Kezelmansaid.As Dr Kelezman points out: “The challenge for those reporting or speaking about child abuse in the public arena is how to increase community awareness while minimising the risks of re traumatisation for those affected and secondary traumatisation for members of the community.”The need to put things up online ASAP seems to sometimes take precent over the need supreme hats to report ethically and fairly.Pointing out people with “damaged backgrounds” as possible sex offenders demeanors and trivializes the trauma they have suffered. There is enough protection out there, from police and corrections, to ensure people who are correctly identified as pedophiles remain isolated from children. We do not need online news sites creating hysteria and judging people based on a few characteristics. cheap Football Snapback

replica snapbacks The women were from poor backgrounds, spoke little English and were lured with promises of a better life. As part of the contract, the women would owe a debt ranging from $40,000 to $60,000 and would be “owned” by the organization until that debt was repaid.The women were often encouraged to have breast implants to make them more appealing to potential clients. The cost of the surgery was added to their debt replica snapbacks.

Semarak Ramadhan Akpar Pertiwi

Akpar Pertiwi akan mengadakan kegiatan SEMARAK (Semangat Mahasiswa Rayakan Keberkahan) RAMADHAN 1437. Aneka acara akan disajikan, seperti Kajian Islami, Motivasi dr Pembina/Ketua YPPG, Dzikir Bersama, Pembacaan Shalawat hingga aneka hiburan (standup, musik dan games) dan tak lupa berbuka puasa bersama. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Selasa, 14 Juni pukul 16.00.
Acara berupa:
1. santunan kepada santri dari yayasan miftahul jannah dan yayasan ahsanu amala sebanyak 60 santri.
2. Penyerahan barang/baju/jilbab bekas layak pakai ke yg membutuhkan.
3. Penyerahan sembako

Pertiwi Food Festival

Acara Pertiwi Food Festival yang bertema “ no CREATIVITY without EAT “ ini diselenggarakan atas dasar kesadaran mahasiswa/i dalam turut serta mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia. Dari berbagai kegiatan yang kami selenggarakan, maka Akademi Pariwisata Pertiwi dapat lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas khususnya siswa/i SMA, SMK, MA di Jabodetabek yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan mampu memberikan manfaat positif serta memotivasi setiap pengunjung untuk dapat menjadi bagian dalam meningkatkan kreatifitas di bidang kuliner.
 
Jangan Lewatkan, Sabtu 19 Maret 2016 di Kampus Pertiwi Cililitan.
Jl. Dewi Sartika Kav. 2-3 Cililitan, Jakarta Timur.
 Sabtu 19 Maret 2016
Pukul 09.00 WIB-s.d. 19.00 WIB
 

Kunjungan Alumni ke Kampus AKPAR Pertiwi

Selasa (2 Februari 2016) AKPAR Pertiwi kedatangan 4 orang tamu istimewa, yaitu alumni AKPAR Pertiwi angkatan pertama (1999). Mereka adalah Bapak Ade Uki, Bapak Imam Santosa, Bapak Juana dan Bapak Ansari Jamal. Tim AKPAR yang dipimpin oleh Ibu Rina Ekawati (Direktur AKPAR Pertiwi) pun menyambut para alumni yang juga pionir AKPAR Pertiwi ini. Hadir pula Bapak H. Rochanda yang senantiasa membimbing para alumni saat mereka masih duduk di bangku kuliah dahulu. AKPAR merasakan kebutuhan untuk berhubungan dengan alumni terkait perkembangan di dunia industri, OJT dan DW di hotel melalui jaringan alumni dan bagaimana untuk terus menumbuhkan kebanggana terhadap alma mater AKPAR Pertiwi.

 

Alumni tak lupa memberikan beberapa saran membangun bagi AKPAR agar para dosen terus memberikan teladan dan sharing pengalaman hidup, karena saat menjadi mahasiswa dahulu belum memiliki arahan dan tujuan hidup yang jelas. Dulu di awal kuliah sempat merasakan kekecewaan, karena tidak sesuai antara promosi dengan kenyataan yang ditemui di Kampus. Namun alumni juga merasakan 5 olah (olah raga, olah bati, olah hati, olah jiwa dan oleh rasa) saat menjadi mahasiswa dan berada di Kampus. Olah raga dari futsal dan basket, Olah batin dari LDK atau BLT. Olah hati dan oleh jiwa dari organisasi senat, PMR dan pecinta alam. Olah rasa dari kegiatan  berbagi di bulan Ramadhan. Saat ini AKPAR telah berkembang dan telah memiliki fasilitas laboratorium untuk praktik perhotelan di Kampus Cililitan.  

Alumni pun memiliki kebutuhan dari Kampus AKPAR saat melamar atau berpindah kerja. Pihak kantor sering melakukan verifikasi data ke kampus untuk menanyakan keabsahan ijazah dan kebenaran alumni tersebut pernah kuliah di AKPAR Pertiwi. Selain itu ada keinginan dari para Alumni (terutama angkatan 1999) untuk dapat berkumpul saat bulan Ramadhan di Kampus Cililitan sambil berbuka puasa atau berkumpul sambil memberikan santunan untuk anak yatim. Ada panggilan yang dirasakan dari alma mater. Alumni ada dan jaya karena adanya Kampus juga. Kampus pun jugadisarankan agar tidak segan atau sungkan  terhadap peran dan bantuan alumni. Alumni memiliki keinginan untuk memberikan kuliah dan berbagi pengalaman di dunia industri agar dapat menularkan motivasi bagi para mahasiswa yang sedang berkuliah di AKPAR Pertiwi saat ini.

 

EDUTRIP AKPAR PERTIWI 2015

}|

Di akhir tahun 2015 ini AKPAR PERTIWI 
mengadakan Kegiatan Education Trip atau disingkat menjadi EDUTRIP 2015. Kegiatan ini merupakan gabungan dari Basic Leadership Training, Pelatihan Table Manner, Temu Alumni dan Outbound. Keempat kegiatan tersebut dilakukan dilaksanakan di Hotel Kartika Chandra Jakarta dan Villa Tjokro Cisarua pada 16 dan 17 Desember 2015 lalu.

Basic Leadership Training (BLT) 

Materi BLT berupa Motivasi Berprestasi diberikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani S.E., MBA. Selain sebagai  Pimpinan Yayasan Pendidikan Pertiwi Global,? beliau juga berpengalaman lebih dari 30 tahun di bidang usaha pendidikan. Dari berbagai penelitian, motivasi merupakan faktor penentu kinerja dan kesuksesan seseorang.  Karyawan yang bermotivasi tinggi cenderung melakukan pekerjaannya dengan baik. Hasil pekerjaan yang dilakukannya akan baik juga bila ia menikmati pekerjaan. 

Pelatihan Table Manner
Table manner a
dalah sopan santun atau etika yang digunakan saat makan yang mencakup penggunaan peralatan dengan tepat. Materi diberikan oleh Banquet Manager Kartika Chandra, Bapak Arif. Hidangan diawali dengan sajian roti dengan butter. Memakan roti menggunakan tangan dengan peralatan pisau roti. Kemudian dilanjutkan dengan appetizer, yaitu cream soup. ?Hidangan utama adalah tenderloin steak?? yang dimasak well done? dengan mash potato?Full course diakhiri dengan desert berupa strawberry cake.

 

Temu Alumni

?Acara ini merupakan sharing pengalaman dari dunia kerja dari 4 orang kaka-kakak Alumni AKPAR Pertiwi kepada adik-adik yang masih kuliah. Secara umum, Kakak-kakak Alumni memiliki kebanggaan dan mampu berkarir cemerlang setelah menyelesaikan pendidikan dari AKPAR Pertiwi.

Kakak Asep Sofyan adalah Alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2007. Pengalamannya adalah di Cathay Singapore, Starbucks Coffe Dubai dan saat ini bekerja di kapal pesiar AIDA Cruises Germany. Beliau berpesan bahwa membiasakan berbahasa Inggris sebagai keterampilan penting di dunia kapal pesiar.

Kakak Ade Uki adalah Alumni AKPAR Pertiwi angkatan pertama (tahun 1999) yang lulus tahun 2002. Pengalamannya selama 4 tahun di RSIA Pemata Cibubur, 2 tahun di Hotel Mega Anggrek dan saat ini telah bekerja hampir 2 tahun di RS Mitra Kemayoran. Beliau berpesan agar mempererat hubungan dengan alumni sebagai jalan masuk berkarir di dunia perhotelan.

Kakak Eva Susanti adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Pengalaman beliau di bidang housekeeping di Plaza Blok M dan Mall of Indonesia. Saat ini bekerja di Plaza Indonesia sejak 2011 sebagai housekeeping manager. Menurut Kak Eva, Pendidikan itu penting. Karena merupakan persyaratan untuk promosi ke posisi Supervisor dan Manager. Selain itu jangan malu untuk memulai dari bawah. Karena membangun keterampilan diperlukan proses. 

Kakak Sapta adalah alumni AKPAR Pertiwi yang lulus tahun 2013. Sebelumnya bekerja di Hotel Crowne Plaza, Grand Hyatt Jakarta dan PT Aerofood ACS. Pengalaman beliau aktif di organisasi Karang Taruna, Ketua Senat Mahasiswa AKPAR Pertiwi, Korwil Partai Demokrat dan volunteer Onshore Sea Shepherd Conservation Society mendukung karirnya yang saat ini dipercaya sebagai Captain di bagian Food and Beverages Hotel Delonix Karawang. Menurutnya, pengalaman organisasi saat menjadi mahasiswa adalah elemen penting untuk promosi karir di dunia kerja. 

Outbound

?Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin rasa saling percaya dan memperkuat bekerja sama dalam kelompok dan organisasi.

 

 

Peluang Karier Pariwisata & Perhotelan Sangat Besar di Indonesia

Perkembangan industri pariwisata dan perhotelan yang melaju pesat mendorong kebutuhan akan sumber daya manusia profesional dalam bidang tersebut, tak terkecuali di negri kita sendiri. Indonesia, dengan keindahan alam dan budaya yang beragam, membuat Indonesia menjadi tujuan wisata para turis mancanegara.

Menurut direktur Akademi Pariwisata Pertiwi, Ibu Rina Ekawati, S.E., M.M. “semakin pesatnya perkembangan industry pariwisata dan perhotelan, maka semakin besar pula peluang kerjanya. Meski demikian, persaingan kerja di kedua industri tersebut tidak hanya mengandalkan tingginya strata pendidikan.”

Keahlian khusus dalam bidang yang dikuasai tentunya akan mempermudah SDM dalam dunia pariwisata dan perhotelan untuk diserap pada industri tersebut. Salah satu bidang dari industri pariwisata dan perhotelan yang diharuskan memiliki kemampuan khusus adalah kuliner. Dunia kuliner di Indonesia semakin diminati, terbukti dari banyaknya tayangan kuliner yang terus berkembang dan terus dicari di televisi. Diharapkan, mahasiswa dapat menangkap peluang yang terbuka lebar tersebut.

“Oleh karena itu Akpar Pertiwi memfasilitasi mahasiswa baik dengan pelatihan maupun dengan sarana dan prasana belajar yang semakin memadai,” kata Bu Rina. Ibu Rina Juga menambahkan, prospek karier di industri tersebut dapat dilihat dari jumlah lulusan akademi pariwisata yang tersebar di berbagai perusahaan maupun hotel-hotel. Baik hotel standar maupun yang berbintang lima. 

“Alhamdulillah, prospek karier Akpar Pertiwi tetap selalu menjanjikan. Terbukti, alumni kami sebagian besar tidak ada yang menganggur,” imbuhnya. 😀

 

Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi Angkatan ke-6

 Sabtu (29/12/14), Seluruh mahasiswa baru Sekolah Tinggi Bahasa Asing & Akademi Pariwisata (AKPAR) Pertiwi berkumpul dalam acara Basic Leadership Training (BLT) di Vila Tjokro, Cisarua, Bogor. Kegiatan yang merupakan pengganti dari Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus. Selain bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa mengenai kepemimpinan, acara ini juga memberikan kesempatan kepada para mahasiswa antar cabang kampus pertiwi agar dapat saling mengenal satu sama lain. Sehingga mahasiswa dapat memperluas jalinan pertemanannya, tidak sekedar mengenal kawan satu kelasnya saja.


Acara yang berlangsung selama dua hari ini, meliputi kegiatan seminar dengan materi kepemimpinan, simulasi games, out bound dan kompetisi kekompakan kelompok dalam berbagai kegiatan yang dilakukan.

Hadir sebaga pembicara dalam acara ini, Ketua Yayasan Pendidikan Pertiwi Global Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A membawakan materi mengenai kepemimpinan, serta Bapak Dr. H. Suharsono.M.Pd. MM yang membawakan materi mengenai ilmu kepemimpinan dan seni bagaimana cara agar kita dapat sukses dalam lingkungan kerja kelompok.

Setelah acara seminar mengenai kepemimpinan, pada malam harinya, mahasiswa melanjutkan ke acara penampilan kelompok maupun individual pada pentas seni, dilanjutkan acara renungan malam.

Pada hari kedua, acara dimulai selepas shalat subuh, setelah melakukan senam bersama, peserta langsung menuju arena out bound yang telah disiapkan oleh tim panitia. Dalam arena out bound tersebut, banyak sekali permainan-permainan yang di dalamnya memiliki makna mengenai kepemimpinan dan kerja sama kelompok.



Dalam acara penutup, Bapak Didi Mulyadi, SS. MM selaku Ketua STBA Pertiwi mengatakan “Acara Basic Leadership Training STBA & AKPAR Pertiwi kali ini merupakan acara yang termeriah jika dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya” Beliau mengharapkan selepas acara ini, para mahasiswa dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dilingkungan kerja dan dilingkungan kampus. Acara ini lalu ditutup dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang berprestasi serta pengenalan senat mahasiswa Perguruan Tinggi Pertiwi.

Partisipasi Aktif Akpar Pertiwi Dalam Kegiatan Anti Narkoba

Kegiatan kaderisasi dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba BNN dan akademi pariwisata pertiwi

Sebagai salah satu bidang yang bersentuhan dengan dunia hiburan, sektor pariwisata merupakan salah satu yang rentan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dan ada kalanya pelaku industri pariwisata juga turut menjadi penyalahguna atau bahkan terlibat dalam peredaran gelapnya. Untuk mencegah hal tersebut diperlukannya pendidikan dan penyuluhan bahaya narkoba sejak dini, yang dapat dilakukan melalui sosialisasi secara langsung atau dengan menggunakan media komunikasi, baik cetak maupun digital.

Menyikapi hal tersebut Akademi Pariwisata (Akpar) Pertiwi sebuah lembaga pendidikan yang meluluskan tenaga profesional di bidang pariwisata dan perhotelan selalu turut aktif dalam kegiatan anti narkoba dalam lingkungan kampus maupun yang berada diluar lingkungan kampus. Pada kegiatan luar kampus, Akpar Pertiwi selalu bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) di Indonesia, BNN memiliki tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.

Kegiatan terbaru BNN dengan Akpar Pertiwi ialah Advokasi dan Pelatihan Kader Anti Narkoba 2014 di gedung Cawang Kencana, Kramat Jati. Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri 5 Perguruan Tinggi Swasta dengan jumlah peserta 60 orang. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari (27-28 Oktober 2014). Pada hari pertama, para peserta dibina untuk menjadi kader anti narkoba yang siap mensosialisasikan tentang bahaya obat-obatan terlarang tersebut di lingkukangan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Pada hari kedua, para peserta mendapatkan pengarahan tentang bagaimana menggunakan media sosial online untuk menyebar luaskan informasi tentang bahaya narkoba. Para kader anti narkoba dapat menggunakan media sosial seperti twitter, facebook, youtube, dan yang lainnya sebagai media sosialisasi gerakan anti narkoba. Mereka dapat membuat jargon atau himbauan persuasif yang mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan kader anti narkoba ini dapat menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan bahaya narkotia dan mampu menggerakkan seluruh koponen masyarakat dalam melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia.

Pelatihan Dasar Kepemimpinan Perguruan Tinggi Pertiwi Tahun 2014

Latihan dasar mahasiswaPerguruan Tinggi Pertiwi kembali mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang ditujukan bagi calon senat mahasiswa STBA, STIE dan AKPAR Pertiwi untuk seluruh cabang Kampus Pertiwi. Kegiatan LDKM pada kali ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pelatihan selama dua hari kali ini diadakan di Kampus Pertiwi Cililitan, yang mana pada tahun sebelumnya, kegiatan dilaksanakan di Wiladatika, Bumi Perkemahan Cibubur.

Selain tempat yang berbeda, pada LDKM kali ini, selain materi kepemimpinan acara ini juga diisi dengan workshop terkait pelatihan berorganisasi dengan baik, hingga pembuatan proposal kegiatan.

Pada awal sesi, Materi pertama dengan tema “Konsep diri (soft skill) dan Kepemimpinan” di sampaikan oleh Dr. H.Suharsono, M.Pd yang kemudian dilanjukan materi Manajemen Organisasi yang disampaikan oleh Ibu Hj. Tuti Indrayani, S.E., M.B.A yang penyampaiannya disertai simulasi dan permainan terkait dengan team work building, Analisis SWOT, visi misi dalam organisasi.

Setelah sholat dan makan siang, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Kelengkapan Organisasi, materi yang memuat tentang penjelasan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga, Struktur Organisasi, serta Analisa pekerjaan disampaikan oleh Pembantu Direktur (Pudir 1) AKPAR Pertiwi, yaitu Ibu Rina Ekawati,SE.MM. Setelah jeda sholat Ashar, peserta kembali mengikuti materi lanjutan tentang bagaimana mengadakan rapat yang efektif dari Bapak Arif Nugroho yang merupakan vice presiden dari Pertiwi Group.

Pada malam harinya, peserta diberikan penyampaian materi yang menarik dari ketua STIE Pertiwi, yaitu Bapak Fakhrurazi, SE., MM, mengenai teknik pembuatan proposal yang menjual. Penyampaian materi disertai dengan workshop pembuatan proposal yang difasilitasi oleh pembantu ketua STIE Pertiwi bidang kemahasiswaan, Bapak Mutdi Ismuni, SE., MM. Pada sesi ini, para peserta diminta untuk membuat kelompok dan membuat sebuah proposal yang menarik untuk dipresentasikan keesokan harinya.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini (18-19 Oktober 2014) diakhiri setelah materi Presentasi Efektif dari Ketua STBA Pertiwi, Bapak Didi Muyadi SS., MM dan penyampaian proposal dari kelompok-kelompok peserta yang telah ditugaskan sebelumnya. Sebelum ditutup pada acara tersebut sempat dibagikan penghargaan kepada peserta yang berprestasi, pada penutupan tersebut beberapa peserta juga menyampaikan kesan dan pesan dari acara tersebut. Mereka merasa acara tersebut sangat bermanfaat sekali untuk mengasah kemampuan berorganisasi, mereka juga menginginkan apa yang telah mereka dapatkan ini, dapat diaplikasikan dalam organisasi senat di Perguruan Tinggi Peritiwi nantinya.

Dokumentasi dan Materi LDKM 2014:

  1. Manajemen Organisasi
  2. Manajemen Rapat
  3. Tim Kerja
  4. Teknik Membuat Proposal
  5. Tips For Presentation