In Camp Leadership Mapala Akpar Pertiwi

Kolaborasi Anak Gunung Dengan Anak Masjid

 

     Beberapa waktu yang lalu, Sabtu-Minggu, 21-22 Mei 2016, santri Ahsanu’ Amala yang notabene adalah anak masjid (He em) diajak berpetualang ke Gunung Bunder, Bogor, oleh Tim Mapala Akpar Pertiwi dibawah nagungan Wadir III Bidang Kemahasiswaan, yakni Pak Muhammad Heykal. Kegiatan ini diberi nama In Camp Leadership dengan tema Melatih Jiwa Kepemimpinan.

   Acaranya seru dan me……le…….lah………kan. Seluruh santri dan tim dari Mapala Akpar Pertiwi berangkat dari Yayasan Ahsanu ‘Amala (Tanah Baru, Depok) pada pukul 06.00 WIB. Semuanya berangkat dengan pola backpaker, yakni naik angkot ke terminal Depok, lalu sambung dengan kereta api ke Bogor dan terakhir naik angkot kembali ke Gunung Bunder. Perjalanan sangat menyenangkan dan tiba pukul 10.00 WIB. Sesampai di lokasi, Tim Mapala Akpar Pertiwi melakukan pembagian kelompok dan cek barang bawaan. Sesudahnya, setiap kelompok diwajbkan untuk membuat dan menyanyikan yel-yel. Pemandangan alam pegunungan yang indah ditambah lagi dengan hujan turun yang sangat deras, semakin membuat para santri semangat dalam menjalankan aneka kegiatan berikutnya.

      Berbagai konsep sudah disiapkan oleh Tim Mapala Akpar Pertiwi. Ada cerita tentang air yang hanya sebotol untuk 4 orang dan 2 hari (Kebayangkan minum apa santri setelah sebotol habis), makan yang 1 bungkus untuk 4 orang dengan lauk seadanya, jurit malam yang dimarah-marahin, berbagai perlombaan fisik dan otak, seperti mindahin bola ping-pong pakai ranting, merayap di lumpur, menurunkan sedotan dengna keseimbangan sampai memindahkan ranting dengan perut, Wow! 
Selain bermain, santri juga diberikan ilmu bertahan di gunung, seperti trik packing barang ke dalam tas carrier, menyalakan kompor portable, memasang tenda dan pengenalan peralatan naik gunung. (Ilmu baru lagi, Alhamdulillah).

      Namun ditengah kegiatan tersebut, tak lupa, di malam minggu, Anak Masjid melakukan kegiatan dzikir karena bertepatan dengan Nisfhu Sya'ban. Berdoa ditengah ciptaan Allah Yang Maha Besar. Isak tangis dari para santri mengaminkan doa-doa yang dilantunkan. Allah…kami begitu kecil di depan ciptaanMu yang lain. Allah… Allah… dan Allah. Keesokannya, kesemuanya melakukan perjalanan pendakian ke Curug Cigamea atau yang dikenal dengan Air Terjun Tiga Warna. Perjalanan naik turun dengan kontur di daerah pegunungan, tak membuat mereka lelah dan berhenti. Mereka terus berjalan sambil bertanya dalam hati, “Kapan Sampainya Nih?, Kayaknya Ga sampai-Sampai”, kata salah seorang santri.

     Tapi semuanya itu terbayarkan ketika tiba di curug yang dimaksud, para santri melepas lelah dengan bermain air terjun. Mereka menyelam, melompat, tertawa, sedikit kedinginan tetapi tetap semangat. Terakhir, sebelum kepulangan, kami berkumpul, dan melihat satu per satu para santri, dan satu kesimpulan kami sebagai Tim Mapala Akpar Pertiwi, Kami bahagia melihat mereka tertawa!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *