Fun Cooking Bersama Akpar Pertiwi

Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya yang dilakukan oleh perguruan tinggi kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan sebagai penyebaran Tri Dharma Perguruan Tinggi serta tanggung jawab yang luhur dalam usaha mengembangkan kemampuan masyarakat, sehingga dapat mempercepat laju pertumbuhan tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Akpar Pertiwi sebagai salah satu institusi pendidikan, juga memiliki kewajiban untuk melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Dengan bidangnya sebagai industri perhotelan, dimana F&B Product menjadi salah satu keilmuwan utama, maka tak salah apabila Akpar Pertiwi melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertema Fun Cooking dengan santriwan dan santriwati dari Yayasan Griya Yatama, Dhuafa dan Pondok Pesantren Ahsanu ‘Amala pada Selasa, 13 September 2016 Pukul 08.30-12.30 WIB.

Seperti yang diketahui bersama, santri yang setiap harinya dipenuhi dengan kegiatan keagamaan tentu akan sampai pada titik jenuh apabila tidak ada variasi dalam pengajaran. Oleh karenanya, Akpar Pertiwi dengan diwakili oleh mahasiswa semester akhir, yakni Najumi, Ega, Dinda dan Evi dibawah naungan Wadir III Bidang Kemahasiswaan, yakni Pak Muhammad Heykal memberikan pengajaran berupa aneka memasak makanan ringan, seperti donut, pukis, pancake, es cendol hingga bubur sum-sum.

Kegiatan ini sangat disambut antusias oleh para santri. Aktif, gesit dan juga teliti sangat terlihat dalam raut wajah setiap santri. Mereka seakan tak sabar ingin mencoba kue hasil buatan mereka sendri. Sambil memasak, para santri terlihat berdiskusi dan bertanya dengan mahasiswa Akpar Pertiwi seputar dunia perkuliahan, cara memasak hingga pertanyaan pribadi. Sehingga tak ayal, terjalin suasana yang nyaman, bersahabat dan akrab diantara santri dengan mentornya.

Tak hanya belajar memasak, para santri juga diajarkan mengenai kebersihan pengelohan makanan atau yang biasa disebut higienis makanan. Ditambah lagi, para santri juga diajarkan cara menghitung modal dan laba untuk setiap kue yang dibuat. Semoga para santri bisa menjadi santri yang sholeh dan sholehan dan juga kaya dari wirausaha kue nantinya. Terakhir, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu para santri untuk dapat mengembangkan keterampilan dan kecerdasan dirinya.

Terima kasih Yayasan Griya Yatama, Dhuafa dan Pondok Pesantren Ahsanu ‘Amala. Sampai bertemu lagi acara berikutnya yaa.

Maknyus.

 
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *