Orasi Ilmiah dalam Wisuda AKPAR PERTIWI “Personal SWOT Analysis”

Orasi Ilmiah dalam Wisuda AKPAR PERTIWI

Personal SWOT Analysis

Dr. Freddy Rangkuti MSc

 

Pada acara wisuda bersama Perguruan Tinggi Pertiwi (13/05/15), yang berlokasi di Gedung Smesco, Jakarta. Hadir sebagai pengiri orasi ilmiah Dr. Freddy Rangkuti MSc, tema yang beliau sampaikan ialah “Personal SWOT Analysis” Dimana 

Personal SWOT analisis merupakan suatu cara untuk mengevaluasi diri sendiri, sehingga kita dapat merencanakan kehidupan kita dengan lebih baik. Prinsipnya adalah “kerjakan pekerjaan yang paling kita sukai dan impikan, maka kita akan menikmati kehidupan ini sepanjang hidup tanpa bekerja”. Loh.. kok bisa? Tentu saja bisa, karena apapun pekerjaan yang kita kerjakan dengan suka hati, penuh kecintaan dan semangat, maka perkerjaan tersebut menjadi seperti permainan. Kita tidak lagi bekerja, kita hanya bermain dengan permainan kesukaan kita. Terlebih lagi pekerjaan tersebut mendorong kita untuk mencapai kemuliaan yang lebih hakiki yaitu kehidupan di akherat. Inilah pekerjaan yang kita sukai dan impikan.

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya agar kita dapat menemukan pekerjaan yang kita impikan, yaitu dengan menggunakan metode Personal SWOT Analysis.

Tahapan dalam analisis SWOT
1. Tetapkan tujuan
Contohnya adalah:
a. Mencari pekerjaan setelah lulus
b. Mencari pekerjaan lain
c. Mencari posisi yang lebih tinggi
d. Merencanakan karir lima tahun mendatang

2. Buat strategi untuk mencapai tujuan tersebut
Contohnya adalah:
a. Melakukan strategi agresif dan proaktif
b. Melakukan strategi peningkatan kompetensi dan optimalisasi keahlian sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
c. Mencari solusi terhadap permasalahan yang ada
d. Melakukan perbaikan internal
3. Implementasikan strategi ke dalam bentuk Action Plan
Contohnya adalah:
a. Menjadwalkan kegiatan untuk peningkatan pribadi
b. Menentukan target waktu
c. Menentukan target pencapaian
d. Membuat ukuran keberhasilan
4. Laksanakan Action Plan tersebut secara konsisten

Ada lima langkah agar memiliki mental juara:

  1. Langkah pertama: Percayalah pada diri sendiri. Percayalah bahwa kita bisa meraih sukses
  2. Langkah kedua: Berfikirlah sukses. Jangan berfikir gagal. Selalu berfikir. “Saya adalah sama dengan yang paling baik” Berfikir sukses menentukan jenis pikiran kita dan membuatnya mampu membikin rencana – rencana yang menghasilkan sukses.
  3. Langkah ketiga: Selalu tanamkan dalam benak kita, bahwa “kita lebih baik dari yang kita sangka”. Orang – orang yang sukses bukan superman. Sukses tidak memerlukan super intelek. Sukses bukanlah hal yang misterius. Sukses juga bukan nasib baik. Orang – orang yang sukses adalah orang – orang biasa, yang telah memperkembangkan kepercayaan kepada diri sendiri dan kepada apa yang dilakukannya yaitu keyakinan “Pasti Bisa”.
  4. Langkah keempat: Lipat gandakan kepercayaan kita. Ukuran sukses kita sama dengan ukuran kepercayaan kita. Asyikilah tujuan – tujuan kecil, maka kita akan mendapat hasil yang kecil. Asyikilah tujuan – tujuan yang besar, maka kita akan mendapat hasil yang besar. Perhatikan kenyataan ini. Gagasan besar dan rencana besar sering lebih mudah, dan yang jelas tidak lebih sukar daripada rencana – rencana kecil.
  5. Langkah Kelima: Saat ini juga STOP MENCARI ALASAN. Orang gagal selalu mencari alasan terhadap kegagalan yang terjadi. Orang sukses berhenti untuk mencari – cari alasan. Rahasia sang juara adalah kemampuan mereka menolak menyerah pada kekalahan, mereka selalu bangkit setiap kali jatuh dan mencoba kembali dengan cara yang berbeda. Tetap semangat merupakan jalan tol menuju kesuksesan. Jangan mudah menyerah, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan dan kita harus yakin bahwa Tuhan tidak akan membebani seseorang itu sesuai dengan kesanggupannya. Gelorakan terus semangat dalam diri kita untuk terus berusaha, apalagi pada saat kita mengalami kesulitan. Bagi orang yang pertama kali mengalami kegagalan, pasti merasa bahwa gagal adalah hal yang paling menakutkan.Pikiran tersebut harus segera dihilangkan dari benak kita, karena semakin kita memikirkan kegagalan, maka kita akan semakin terpuruk dan tidak berani untuk bangkit kembali. Sebaliknya semakin cepat kita menghilangkan pikiran kegagalan, maka akan semakin cepat kita untuk meraih kesuksesan. Usaha yang kita lakukan adalah berjuang untuk mengubah keadaan dan Tuhan sangat suka dengan orang – orang yang bersemangat untuk memperbaiki keadaan, karena: Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubah keadaannya.

Download Pemaparan Orasi Ilmiah 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *